Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Menkopolhukam: PP 99/2012 Tidak Akan Dihapus!

Written By Unknown on Saturday, July 13, 2013 | 6:49 PM






JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menegaskan Peraturan Pemerintah nomor 99 tahun 2012 yang mengatur tentang pembatasan remisi bagi terpidana kasus korupsi, narkoba, dan terorisme tidak akan dihapus.

Menteri Koordinato Politik, Hukum, dan HAM Djoko Suyanto mengatakan, hanya saja mekanisme pelaksanaan atas PP itu yang akan diperbaiki.

"PP tetap dibelakukan untuk menjamin keadilan dan hak-hak napi tetap terjamin. Tapi, komitmen pemerintah dan masyarakat atas kejahatan extra ordinary crime tetap harus dijalankan yakni kejahatan narkoba, terorisme, dan korupsi," ujar Djoko dalam jumpa pers usai rapat terbatas di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Sabtu (13/7/2013).

Djoko mengatakan PP ini juga tidak berlaku surut. Artinya, PP tersebut hanya berlaku sejak tanggal ditetapkan. Nantinya, Djoko mengaku akan ada penyempurnaan terhadap petunjuk pelaksanaan dari PP ini.

"Misalnya, narapidana narkoba harus dipisahkan antara pengguna dan pengedar. Selama ini selalu diberlakukan campur aduk. Nanti akan dipisahkan baik lokasi, maupun aturan yang mengatur pelaksanaan," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPR I Gede Pasek Suardika menuding PP 99/2012 menjadi salah satu penyebab membludaknya penghuni di Lapas. Ia menilai tidak adanya remisi bagi narapidana kasus korupsi, narkoba, dan terorisme membuat lapas penuh sesak.

Selain itu, Pasek juga menilai dicampunya narapidana dari ketiga jenis kejahatan itu membuat situasi di dalam lapas tak terkontrol. Narapidana korupsi dianggap bisa memimpin dan menggerakkan massa demikian pula dengan narapidana terorisme.

Sementara itu, narapidana narkoba didominasi para korban sakit hati yang akan dengan mudah digerakkan napi lain.

Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin mengaku sudah bertemu dengan 10 orang perwakilan narapidana di Lapas Tanjung Gusta. Sebagian besar dari mereka, diakui Amir, mengeluhkan keberadaan PP 99/2012 itu.

Hal ini pula yang menjadi penyebab kerusuhan di dalam Lapas beberapa waktu lalyu. "Mereka mengeluh karena takut tak dapat remisi. Saya luruskan, mereka tidak kena karena PP ini tidak berlaku surut," imbuh Amir.




Editor : Bambang Priyo Jatmiko
















6:49 PM | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


4:48 PM | 0 komentar | Read More

Ramadan Tak Menjadi Batasan Afgan Tetap Berkarier


Jakarta - Datangnya bulan suci Ramadan ternyata tidak memengaruhi penyanyi Afgan Syahreza dalam meniti karier, terlebih Afgan mengaku tak ada jadwal manggung yang berubah meskipun dirinya harus berpuasa. Hal itu diungkapkan pelantun Terima Kasih Cinta saat mengadakan acara buka puasa bersama para Afganisme, sebutan bagi penggemar Afgan, di Fx Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (12/7).


"Buat aku Ramadan tidak pernah menjadi halangan untuk tetap berkarier dan mengadakan show meskipun aku sedang berpuasa. Kalau teman musisi enggak mau terima banyak job, kalau aku malah ada tur ke Makassar, Kalimantan, nyanyi di panti asuhan, aku tetap menerima job," tutur lajang berdarah Minang itu.


Lebih lanjut Afgan sendiri tidak pernah memamnjakan dirinya meski tengah menjalankan ibadah puasa. Baginya batasan yang diberikannya selama bulan Ramadan tak dianggap sebagai penghambat dirinya dalam berkarier.


"Enggak ada batasan. Alhamdulillah banyak job meski puasa," lanjut pria kelahiran 27 Mei 1989 itu.


"Beda tahun ini dengan tahun lalu, kan jelas. Tahun lalu aku hanya fokus di studi aku di Malaysia. Nah, tahun ini aku hampir tiap hari full bekerja. Buat aku enggak masalah, toh sama saja kerja di bulan puasa sama bulan-bulan biasa, bedanya kalau puasa aku harus merasakan haus, tapi no problemo," ungkap pria penyuka Rendang Balado itu.


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Gedung Sekolah di Jatinegara Akan Jadi Lokasi Penampungan PKL





JAKARTA, KOMPAS.com — Pemprov DKI Jakarta akan mengubah fungsi sebuah gedung SD dan SMP di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, menjadi tempat penampungan pedagang kaki lima (PKL).


Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengatakan, gedung SMP Negeri 14 yang berlokasi di dekat Pasar Grosir Jatinegara, Jakarta Timur, akan dialihfungsikan menjadi tempat relokasi PKL. Selama ini, gedung itu digunakan oleh tiga sekolah. Selain SMP 14, gedung itu juga dipakai untuk SD Negeri 03 Bali Mester dan SMP Darul Mukminin.


"Di sana banyak PKL yang berdagang di pinggir jalan. Setelah diriset, sekolah akan dijadikan penampungan untuk mereka," kata Taufik di Jakarta, Sabtu (13/7/2013).


Taufik menampik pengalihan itu lantaran SMP Negeri 14 sepi peminat. Ia menjelaskan, kondisi ruangan yang ada sudah tidak ideal untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). Lokasi sekolah dan bangunannya juga tidak pas untuk KBM.


Rencananya, siswa-siswi SMP Negeri 14 akan dipindahkan ke SMP Negeri 62 yang berlokasi di Komplek Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur. Gedung SMP Negeri 62 akan direhab total dan akan menjadi bangunan tiga lantai.


Sementara siswa-siswi SD Negeri 03 Bali Mester akan dipindah ke SD Negeri 01 dan SD Negeri 02 Bali Mester, yang terletak di dekat Mapolres Jakarta Timur.


Untuk siswa SMP Darul Mukminin belum ditemukan tempat pengganti. Taufik mengatakan, pihaknya masih terus mencarikan tempat yang paling tepat.


Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengakui bahwa penataan PKL di kawasan Jatinegara belum berjalan baik. Ia mengatakan, karena ada kekurangan tempat untuk menampung PKL yang berjualan di pinggir jalan, dia berpikir untuk mengubah sekolah menjadi tempat relokasi PKL.

"Penataan PKL di Pasar Jatinegara memang ada kekurangan tempat untuk beberapa PKL. Untuk jangka panjangnya, kami akan mengubah SD dan SMP menjadi tempat PKL," kata Basuki beberapa waktu lalu.





Editor : Egidius Patnistik
















4:24 PM | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa

Written By Unknown on Friday, July 12, 2013 | 4:48 PM


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


4:48 PM | 0 komentar | Read More

Lelang Kepala Sekolah Disinergikan dengan Kemendikbud






JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan akan membuka pendaftaran lelang kepala sekolah dengan online mulai Oktober 2013. Lelang kepala sekolah ini juga akan disinergikan dengan peraturan di tingkat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Kita boleh melakukannya secara terbuka tapi di sana sudah ada ketentuan misalnya, sekarang ini sudah ada ketentuan lembaga yang juga berhak untuk mengakses seorang calon kepala sekolah. Ternyata, di Kementerian ada lembaganya. Nah, ini bagaimana kita mensinergikan. Saya ingin melihat secara sinerginya supaya bisa berjalan," ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (12/7/2013).

Menurut Taufik, seleksi kepala sekolah ini akan dilakukan secara terbuka bagi guru-guru yang ada di lingkup pendidikan, namun terbatas pada wilayah DKI Jakarta saja. Para calon kepala sekolah nantinya akan menjalani tes akademik, psikotes, wawancara dan paparan dan dilakukan dengan akuntabel dengan melibatkan lembaga seperti Dinas Pendidikan, Inspektorat, BKD dan lainnya.

Di DKI Jakarta, Taufik mengatakan terdapat 2.220 Sekolah Dasar Negeri. Sementara untuk tingkat sekolah menengah pertama, terdapat 289 sekolah. Pada tingkat sekolah menengah atas ada 117 sekolah negeri. Untuk sekolah menengah kejuruannya ada 63 sekolah.

"Dilihat dari jumlah komposisi ini, nanti akan dilakukan secara bertahap," lanjut Taufik.

Mengenai mekanisme, saat ini masih dalam penggodokan. Diharapkan, lelang jabatan kepala sekolah ini mampu mendapatkan kepala sekolah yang mempunyai nilai-nilai kepemimpinan yang lebih baik.

"Prinsipnya, ini suatu kesempatan mendapatkan kepala sekolah-kepala sekolah yang lebih baik. Walaupun yang sekarang saja sudah baik ya," ujar Taufik.




Editor : Ana Shofiana Syatiri


















4:24 PM | 0 komentar | Read More

Angka-angka Penting Jelang GP Jerman

Written By Unknown on Thursday, July 11, 2013 | 4:46 PM





SAXONY, KOMPAS.com - Tahukah Anda, bahwa kemenangan Valentino Rossi pada GP Belanda di Sirkuit Assen, dua pekan lalu, membuat total nilai yang dikumpulkan pebalap Italia tersebut sepajang karier balap roda dua menjadi 4.646? Angka ini senada dengan nomor motor yang dipakai Rossi membalap, 46.

Ini hanya salah satu angka menarik yang hadir jelang balapan GP Jerman di Sirkuit Sachsenring, akhir pekan ini. Berikut fakta dari angka-angka menarik lainnya:

44 tahun - Pada hari kualifikasi GP Jerman, Sabtu (13/7/2013), akan tepat 44 tahun sejak pebalap Inggris, Dave Simmonds menang GP 125cc di Sirkuit Sachsenring pada 1969. Dia jadi pebalap pertama yang menjadi juara dunia dengan menggunakan motor Kawasaki.

24 - Sebelum GP Belanda, 24 balapan sebelumnya selalu menempatkan Jorge Lorenzo dan/atau Dani Pedrosa di podium. Balapan terakhir saat keduanya tidak naik podium adalah GP Valencia 2011, saat Casey Stoner finis pertama, diikuti Ben Spies dan Andrea Dovizioso di posisi dua dan tiga.

23 - Dominique Aegerter yang finis ketiga pada balapan GP Belanda di kelas Moto2, adalah kali ke-23 dia berhasil meraih poin secara berturut-turut.

21 tahun - Pada sesi latihan bebas hari pertama GP Jerman, Jumat (12/7), adalah genap 21 tahun sejak Eddie Lawson menang di GP Hongaria kelas 500cc, untuk memberi kemenangan pertama bagi pabrikan Cagiva.

19 - Dua pebalap Moto3 merayakan ulang tahun yang ke-19 pada pekan GP Jerman, yakni Niklas Ajo pada Rabu (10/7), dan John McPhee pada hari balapan, Minggu (14/7).

11 tahun - Cal Crutchlow jadi orang Ingrgis pertama yang berhasil menjadi pole-sitter kelas primer dalam 11 tahun terakhir. Sebelumnya Jeremy McWilliams melakukannnya pada GP Australia 2002 di Phillip Island, dengan mengendarai motor dua tak, Proton KR.

Ke-7 - Aleix Espargaro yang menempati posisi start ketujuh pada balapan GP Belanda, merupakan hasil kualfikasi terbaik untuk pebalap CRT (Claiming Rule Team).

7 - Lois Salom dan Maverick Vinales sama-sama selalu berhasil naik podium dalam tujuh seri berjalan kelas Moto3. Ini adalah kali pertama sejak Kazuto Sakata pada 1993. Salom untuk sementara memimpin klasemen, diikuti Vinales di urutan dua.

Ke-5 - Jorge Lorenzo yang finis kelima di Assen, adalah kali ketiga dia finis di luar empat besar (selain tidak finis dan tidak start), sejak musim 2009.  Dua lainnya adalah finis keenam di Assen 2011 dan finis ketujuh di Le Mans 2013.

3 - Sukses finis ketiga pada GP Belanda, membuat Cal Crutchlow menjadi pebalap Inggris pertama yang bisa naik podium tiga kali dalam satu musim, sejak Ron Haslam pada 1985.

0,416 detik - Finis kelima kelas Moto3 pada GP Belanda, Alex Marquez berhasil melewati garis finis hanya 0,416 detik setelah sang juara, Luis Salom. Ini adalah jarak waktu finis terpendek untuk posisi lima besar di kelas ringan, sejak GP Italia 2008.




Editor : Pipit Puspita Rini















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Tak Memeluk Agama Islam, Regina 'Idol' Ikut Berpuasa


Jakarta - Meskipun bukan umat muslim dan tidak diwajibkan untuk berpuasa di bulan Ramadan, Regina Inova tetap menghormati orang-orang yang berpuasa. Juara Indonesian Idol musim ke tujuh ini mengaku selalu berusaha menahan diri untuk tidak makan dan minum di depan orang-orang yang tengah berpuasa.


"Walaupun mereka bilang nggak apa-apa, tapi nggak enak juga kalau makan atau minum di depan mereka. Kecuali kalau memang lapar banget dan sudah waktunya makan siang. Aku pasti akan cari restoran yang tertutup yang memang dikhususkan untuk yang tidak berpuasa," kata Regina saat ditemui Beritasatu.com di Jakarta, Rabu (10/7) malam.


Bahkan karena sempat memiliki pacar seorang muslim, Regina juga pernah ikut berpuasa.


"Sebagai bentuk toleransi, kadang aku juga ikutan berpuasa walaupun banyak yang gagalnya. Tapi kalau sudah niat sih biasanya berhasil sampai magrib," ujar penyanyi kelahiran Jakarta, 4 Desember 1986 ini.


Selain untuk menghargai pasangannya yang tengah berpuasa, Regina juga menjadikan puasa sebagai cara untuk berdiet.


"Kadang sih memang untuk sekalian menurunkan berat badan. Tapi parahnya waktu buka puasa makanku banyak banget. Jadi memang susah juga ya, karena puasa itu sebenarnya bukan hanya menahan haus dan lapar, tapi juga menahan amarah dan hawa nafsu, termasuk menahan nafsu makan yang berlebihan ketika buka puasa," ujarnya.


Regina juga mengaku sangat menikmati euforia di bulan Ramadan. Apalagi menjelang Lebaran karena mayoritas jalanan di Jakarta menjadi lebih lengang.


"Kalau bulan puasa itu biasanya banyak makanan yang enak-enak. Acara di televisi juga bagus-bagus, jadi sangat membantu kalau aku lagi susah tidur," ucap Regina yang baru saja merilis single keduanya berjudul Terlalu Indah.


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Siti Fadilah, Tidak Tahu dan Lupa ...


KOMPAS.com - Sidang dugaan kasus korupsi pengadaan alat kesehatan dan perbekalan dalam rangka wabah flu burung 2006-2007 tak hanya menjawab teka-teki lama mengapa Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari saat itu begitu benci kepada peneliti asing. Sidang secara tidak sengaja juga menguliti dugaan keterlibatan Siti Fadilah Supari dalam proyek-proyek penunjukan langsung terkait upaya mengatasi wabah flu burung.


Menyedihkan sekaligus menggelikan. Begitulah kira-kira suasana sidang yang digelar pada Senin (8/7). Sidang itu digelar untuk terdakwa Ratna Dewi Umar, mantan Direktur Bina Pelayanan Medik Kementerian Kesehatan.


Di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari (2004-2009), yang kini menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden, juga dihadirkan sebagai saksi. Apa yang disampaikan Siti di persidangan awalnya datar saja karena yang bersangkutan sering menjawab lupa atau tidak tahu.


Suasana memanas ketika giliran Ratna menyampaikan sanggahan. Seolah tanpa beban, Ratna membuka semua pertemuannya dengan Siti yang semakin menguatkan dugaan bahwa Siti ikut berperan dalam perintah penunjukan langsung proyek flu burung.


Ibarat wasit, Hakim Ketua Nawawi Ponolongo hari itu tampil gemilang untuk menjadi penengah yang adil bagi kedua perempuan paruh baya itu. Predikat perempuan paruh baya ini diberikan Nawawi ketika melihat perselisihan keduanya meningkat menjadi begitu tajam.


Ratna mengaku beberapa kali bertemu dengan Siti. Kata Ratna, Siti mengatakan proyek itu dilakukan dengan metode penunjukan langsung dan Siti juga menyebut nama Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo.


”Apa itu bukan tender, Bu? ’Tidak, itu kan sudah ada SK (surat keputusan) saya soal KLB (kejadian luar biasa)’,” kata Ratna menirukan dialognya dengan Siti. Dua paruh baya


Siti berang dan membantah ucapan Ratna, mantan anak buahnya. Nawawi untuk kesekian kalinya memperingatkan Siti. ”Makanya tadi saya katakan, jawablah dengan berpikir dulu. Gimana tanggapan Saudara?” tanya Nawawi.


”Tidak ada (perintah penunjukan langsung), saya sudah bersumpah. Saya shock mendengar ini,” kata Siti.


Nawawi pun mencoba menetralkan situasi. ”Saya sekarang berhadapan dengan dua perempuan paruh baya. Saya tahu mana raut muka yang shock dan mana yang tidak.”


Namun, Ratna menegaskan bahwa yang dia katakan adalah benar. ”Saya sampai kapan pun, sampai mengembuskan napas terakhir, akan tetap mengatakan ini benar adanya,” kata Ratna.


Ratna juga mengaku pernah dimarahi Siti karena mendengar perusahaan lain akan masuk dalam lelang. ”Kamu jangan coba- coba melanggar perintah saya, berikan ke Rudi,” kata Ratna menirukan omelan Siti.


”Aneh sekali. Saya shock mendengar ini. Saya tak pernah seperti itu. Saya tahu persis Rudi itu rekanan dia sejak di Palembang sebelum saya jadi menteri,” Siti giliran menuding.


Ratna tak peduli dengan tudingan itu dan terus membeberkan data pertemuan dirinya dengan Siti.


Pada Oktober 2007, Ratna mengaku dipanggil Siti. ”Rat, itu ada anggaran lagi. Metodenya sama ya dengan penunjukan langsung. Berikan ke Tatat dari Kimia Farma. Nanti tak suruh menghadap ke kowe,” kata Ratna menceritakan omongan Siti.


Sekali lagi, Siti membantah keterangan Ratna itu.


Pada 21 Oktober 2009, ketika pisah sambut antara Siti dan menteri kesehatan yang baru, Endang Rahayu, Ratna yang sudah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi bersalaman dengan Siti. Saat itulah, kata Ratna, ”Saksi (Siti) bilang, ’Kowe aman, ya, Rat?’ Saya bilang, saya tidak tahu aman atau tidak.” Ratna menirukan ucapan Siti kepadanya.


”Saya tidak ingat apa salaman dengan beliau. Seingat saya, ketemu dengan beliau saja tidak,” kata Siti membantah.

Barang Rudi Bagus


Ratna juga membeberkan reaksi Siti ketika Ratna melapor ke Siti terkait penyelidikan dari KPK terkait proyek tersebut. ”Saya melaporkan harus gimana, Bu? Tolong saya. Beliau berdiri dari kursinya, ’Saya kan enggak tahu apa-apa, saya kan enggak dapat duit dari Rudi. Saya hanya bilang barang Rudi bagus’,” kata Ratna.


Ketika sidang akan usai, Hakim Ketua Nawawi menawarkan Siti untuk bersalaman dengan Ratna yang baru saja berseteru. Siti tertegun beberapa saat di kursinya. Namun, dia akhirnya memutuskan untuk menerima tawaran salaman dari hakim.


4:39 PM | 0 komentar | Read More

Ditangkap Kemarin, Puluhan Preman Dibebaskan Hari Ini






JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya akan membebaskan puluhan preman pada Kamis (11/7/2013). Para preman yang ditangkap kemarin itu dilepaskan karena tidak terbukti melakukan tindakan kriminal.

Para preman itu ditangkap di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Lebak Bulus, dan Terminal Pulo Gadung, pada Rabu (10/7/2013). Mereka ditangkap berdasarkan laporan warga.

"39 preman ini dari beraneka profesi seperti pengamen, calo, temer, supir tembak yang sesuai penampilan menurut masyarakat penampilannya intimidasi dan meresahkan," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Kamis (11/7/2013) di Mapolda Metro Jaya.

"Karena tidak melakukan tindak pidana, mereka akan segera dikembalikan ke masyarakat," kata Rikwanto.

Razia preman itu merupakan bagian dari Operasi Cipta Kondisi. Operasi Cipta Kondisi akan dilakukan polisi hingga beberapa pekan mendatang.




Editor : Tjatur Wiharyo
















4:23 PM | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa

Written By Unknown on Wednesday, July 10, 2013 | 4:48 PM


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


4:48 PM | 0 komentar | Read More

China Juara, Indonesia Fokus Perorangan





KOTA KINABALU, Kompas.com - China keluar sebagai juara Asia Junior Championship U-19, setelah di final berhasil mengalahkan Korea Selatan 3-1, Rabu (10/7).

China merebut poin melalaui nomor  ganda campuran,  ganda putera dan tunggal puteri. Sementara Korea Selatan hanya mampu meraih satu poin melalui tunggal putera mereka, Jeon Hyuk Jin yang mengalahkan pemain China, Lin Guipu 22-20, 21-17.

Sementara setelah terhenti di babak semifinal beregu, pemain-pemain junior Indonesia langsung fokus ke nomor perorangan di Asia Junior Championships 2013. Langkah Indonesia dihentikan Korea lewat pertarungan sengit dengan skor akhir 1-3.
 
“Sekarang kami langsung fokus ke nomor perorangan. Targetnya minimal sama dengan tahun lalu yang dapat satu gelar, tapi kalau bisa lebih baik. Mudah mudahan hasil di perorangan lebih bagus dari yang beregu” kata Chafidz Yusuf, Manajer Tim Indonesia seperti dikutip badmintonindonesia.
 
Nomor ganda putra menjadi satu-satunya penyumbang gelar pada ajang Asia Junior Championships 2013 lewat pasangan Arya Maulana Aldiartama/Edi Subaktiar. Kini, Arya yang diduetkan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo kembali membidik gelar di ganda putra. Pasangan ini juga difavoritkan untuk juara dan diunggulkan di tempat pertama.
 
Pertandingan nomor pereseorangan akan dimulai siang ini, diawali dengan nomor tunggal. Ruselli Hartawan, Fitriani dan Intan Dwi Jayanti akan memulai laga perdananya di nomor perorangan tunggal putri AJC 2013. Sementara Hanna Ramadini yang diunggulkan di tempat kedua mendapat bye dan langsung ke babak selanjutnya.
 




Editor : Tjahjo Sasongko















4:47 PM | 0 komentar | Read More

Olga Lidya Jaga Pola Asupan Makan Disertai Olahraga


Jakarta - Berkarier di dunia entertainment, penampilan harus dijaga selalu. Baik wajah maupun bentuk fisik seseorang menjadi hal yang paling utama diperhatikan. Begitu juga dengan kesehatan agar selalu tampil sehat dan fit.


Presenter dan model Olga Lydia selalu menjaga penampilan dalam dan luar, baik secara jasmani maupun rohani. Diakuinya, hal terpenting adalah olahraga, namun juga memperhatikan pola asupan makanan yang masuk dengan baik.


“Saya makan pagi cukup ya, makan siang juga, termasuk juga makan malam. Tapi saya enggak suka ngemil. Saya membatasi jumlah makanan yang masuk, tapi tidak ada pantangan apapun. Dengan begitu, saya bisa menikmati makanan lebih lama, bahkan sampai umur berapa pun saya juga tetap bisa menikmatinya,” ucapnya ketika dihubungi Suara Pembaruan, belum lama ini.


Pemilik tinggi badan 171 cm dan berat 50 kg ini juga tidak memiliki pantangan makanan tertentu. Menurutnya, dia hanya menerapkan prinsip tidak berlebihan terhadap porsi makanan yang dikonsumsi.


Meski demikian, Olga mengaku tidak melakukan diet khusus untuk menguruskan tubuhnya maupun agar tetap menjaga tubuhnya tetap tampil sempurna. Ia biasa mengonsumsi suplemen dari buah kiwi, lalu tidur yang cukup dan minum air putih secukupnya.


“Enggak ada diet khusus, tapi memang saya terbiasa tidak ngemil. Ini yang membedakan. Dulu sewaktu masih kecil, saya dipaksa gemuk. Tapi saat sudah besar, yah kebetulan badan saya juga masih seperti ini yang tetap terjaga,” jelas dia.


Bintang film ”7 Hati 7 Cinta 7 Wanita” itu juga merasa aneh akan tanggapan orang lain yang menganggap bahwa tubuhnya yang kurus merupakan hasil diet. Olga pun membantahnya. Ia hanya makan dengan porsi normal.


"Banyak yang menanyakan saya diet atau nggak. Saya sih merasa makan saya sudah cukup. Apalagi saya termasuk suka tiga hari mengonsumsi kiwi dengan teratur karena bisa melancarkan saluran pencernaan. Hal ini manfaatnya untuk kesehatan," ujar pemain film ”Ekskul” itu.


Selain itu, Olga juga memperhatikan asupan cairan yang dikonsumsinya. Minum air 2 liter sehari itu juga perlu diperhatikan, bukan terdiri dari sirup, teh, atau kopi. Yang penting, 2 liternya itu harus air putih. Asupan cairan bisa membantu untuk tetap fit menjalani aktivitas sehari-hari.


“Berat saya cuma sekitar 48-50 kg. Kadang turun kadang naik. Ya paling maksimal sampai 50 kg. Kalau sudah sampai itu saya sudah tenang. Selain itu, untuk membakar kalori dalam tubuh, olahraga harus diterapkan. Jenis olahraganya saya jalani adalah lari dan gym,” urai wanita yang memegang prinsip you are what you eat.


Wanita kelahiran 4 Desember 1976 ini selalu menyempatkan diri untuk lari pagi dua kali seminggu. Hari Minggu ia di Sudirman. Sementara hari lain di Senayan. Dalam sehari saya lari 3-5 kilometer.


Dengan demikian tubuh pun menjadi ideal, sehingga tidak memerlukan diet khusus apalagi diet ketat dengan mengonsumsi obat diet yang mengandung pengawet dan bahan kimia lainnya. Baginya hal itu tidak diperlukan sama sekali.


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa

Written By Unknown on Tuesday, July 9, 2013 | 4:48 PM


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


4:48 PM | 0 komentar | Read More

Crutchlow: Marquez Seperti Kucing





KOMPAS.com - Cal Crutclow jelas berhasil menarik perhatian para pecinta MotoGP musim ini. Tergabung di tim satelit, pebalap Inggris ini berhasil mengusik dominasi para pebalap dari tim pabrikan.

Tapi Crutchlow sadar, bintang MotoGP saat ini bukanlah dia, tapi rookie yang kini memperkuat Honda, Marc Marquez. Di musim pertamanya, Marquez sudah mencatat beberapa hasil sensasional, termasuk jadi pebalap termuda yang menjuarai kelas primer.

Crutclow menyebut rider yang punya gaya balap cukup ekstrim tersebut sebagai pesaing terkuat musim ini. Dia mengomentari penampilan Marquez saat masih di kelas Moto2, musim lalu.

"Motor (Moto2) Marquez lebih buruk dari motor (Pol) Espargaro. Tidak ada pebalap Suter yang lebih dari dia dan tidak ada pebalap lain yang bisa melakukan apa yang dia lakukan dengan motor itu," tegas Crutchlow.

Bahkan, Crutchlow menyebut Marquez sebagai rider terbaik saat ini. "Kamu hanya melihat pebalap seperti Marquez datang setiap 15 tahun dan rider yang sebelumnya adalah Valentino (Rossi)," tambahnya.

"Lihat saat di Mugello (ketika Marquez jatuh di lintasan lurus), tidak ada pebalap lain yang berpikir untuk memiringkan motor, memposisikannya di antaranya dirinya dan tembok.

"Di pintar. Dia seperti saat kamu menjatuhkan kucing dan dia selalu mendarat dengan kakinya terlebih dahulu. Seperti itu dan ini luar biasa. Tapi itulah keahlian khususnya," papar rider Yamaha Tech 3 tersebut.

"Saya ingat salah satu orang yang saya temui di Showa ketika saya bekerja dengannya di pabrik Honda (BSB). Saya bertanya padanya, 'siapa pebalap terbaik yang pernah bekerja bersama kamu?' Dia pernah bekerja bersama Valentino, Colin (Edwards), Max (BIaggi), dan banyak lagi di Suzuka 8 Hours dan beberapa hal lainnya.

"Dia menjawab 'Marc Marquez', yang ketika itu masih berusia 14 atau 15 tahun. Dia mengatakan Marquez lebih dari sekadar hebat, dan memberi masukan yang terbaik," lanjut Crutchlow.

Dari tujuh seri yang sudah berjalan musim ini, Marquez selalu berhasil naik podim, kecuali ketika mendapat kecelakaan dan gagal finis di GP Italia.




Editor : Pipit Puspita Rini















4:47 PM | 0 komentar | Read More

Orang Ketiga, Penyebab Kandasnya Cinta Chika Jessica-Ade Govinda


Jakarta - Rumor tentang putusnya hubungan asmara antara artis Chika Jessica dengan gitaris Govinda, Ade Nurulianto, akhirnya terjawab. Hubungan yang telah dibina selama 2 tahun itu putus dikarenakan adanya orang ketiga dalam hubungan mereka.


Ade "Govinda" dituduh berselingkuh dengan seorang gadis bernama Ananda. Hal itu diungkapkan Chika saat menggelar jumpa pers terkait rumor kandasnya hubungan mereka di sebuah kafe di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (8/7) malam.


"Namanya orang pasti ada salah ya, masalah aku putus sama pasangan aku (Ade Govinda) enggak apa-apa, mungkin jalannya sudah kayak begini," ujar Chika.


Meski hubungan asmaranya baru kandas, tak tersirat raut kesedihan dari Chika saat menggelar jumpa pers tersebut. Nada suara dan ekspresi wajah Chika justru terlihat ikhlas menerima putusnya hubungan cinta itu.


"Jujur, aku sebenarnya kecewa. Karena aku sudah dibohongi sama dia (Ade), karena selama kita menjalani hubungan ini dia komitmennya mau aku selalu jujur. Makanya aku kecewa banget. Tapi sudahlah, kan sudah putus juga, mungkin ini jalan yang terbaik," terang pemain film "Merantau" itu.


Chika menjelaskan bahwa kandasnya hubungan mereka karena Chika dikirimi beberapa foto dari seorang wanita yang mengaku punya hubungan dengan sang gitaris band Govinda itu.


"Aku tahunya Ade selingkuh karena ada seorang wanita yang mengirim foto kemesraan antara dirinya dengan Ade. Awalnya aku pikir dia cuma fans aja. Ketika dia terus menerus kirim foto, aku coba cari tahu. Makanya, ketika tahu (tentang hubungan mereka), ya udah kita selesai," kata Chika.


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Menteri Agama: Tanpa Sidang Isbat, Kami Otoriter







JAKARTA, KOMPAS.com
— Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin berpendapat, pemerintah tidak perlu menggelar sidang isbat untuk menentukan awal Ramadhan. Menurut Din, sidang isbat hanya menghamburkan uang rakyat.


Bagaimana tanggapan Suryadharma Ali?

Ia mengatakan, sidang isbat harus dilakukan karena ada proses untuk menetapkan awal Ramadhan. Pengambilan keputusan harus dilakukan dalam forum dengan melibatkan berbagai pihak.


"Kalau Menteri Agama memutuskan tanpa forum, kalau ada pihak yang menggugat, bisa saja Menteri Agama dikatakan otoriter, memutuskan sepihak. Sidang isbat keputusannya tidak sepihak, tapi ada proses ilmiah, bukan dogmatis," kata Suryadharma, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (9/7/2013).


Suryadharma mengatakan, selama masih ada perbedaan penetapan kriteria posisi hilal, akan terus berpeluang terjadi perbedaan penetapan awal Ramadhan. Inti perbedaan terletak pada penetapan kriteria posisi hilal pada berapa derajat.

"Ada yang 6, ada 4, ada 2, ada di bawah 1," katanya.


Melihat masih adanya perbedaan penetapan awal Ramadhan oleh berbagai kelompok dengan keputusan pemerintah, menurut Suryadharma, pihaknya akan terus berkomunikasi dengan mereka.

"Penetapan berapa derajat ilmu pengetahuan. Gimana kita mau bantah, itu ilmu pengetahuan,"  ucapnya.


Suryadharma menambahkan, pihaknya akan mengakomodasi permintaan berbagai pihak agar pemerintah menambah peralatan untuk menetapkan awal Ramadhan. Jika diperlukan, pemerintah akan membeli teropong yang lebih besar seperti yang dimiliki Malaysia.


Seperti diberitakan, sebelum sidang isbat digelar, PP Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan hari ini. Lantaran sudah menetapkan awal Ramadhan, perwakilan Muhammadiyah tidak hadir dalam sidang isbat. Hasil sidang isbat, pemerintah menetapkan awal Ramadhan 2013 pada 10 Juli.


Editor : Inggried Dwi Wedhaswary











Ada 14 Komentar untuk artikel ini


















4:39 PM | 0 komentar | Read More

Basuki: Jalan Akses Baru ke SMPN 289 Dibuat Pengusaha






JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan Pemprov DKI akan membuat akses baru menuju SMP Negeri 289, Cilincing, Jakarta Utara. Pihak swasta yang akan diminta Pemprov DKI membuat akses jalan baru.

"Kita bikin jalan baru, kebetulan ada pengusaha yang mau buat gudang. Jadi kita bisa mewajibkan mereka membuat jalan keluar," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Selasa (9/7/2013).

Selain itu, Basuki mengatakan, Gubernur DKI Joko Widodo telah menyelesaikan permasalahan sengketa lahan tersebut. Apalagi lahan sekolah itu dipastikan merupakan milik Pemprov DKI Jakarta.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengaku telah diperintahkan untuk segera memanfaatkan gedung sekolah tersebut secepat mungkin. Sebab, di kawasan Kelurahan Sukapura tidak ada SMP selain SMP Negeri 289.

Mantan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI itu juga memastikan lahan SMPN 289 milik Pemprov DKI. Hanya saja, lahan jalan akses bukan milik Pemprov DKI.

"Pak Gubernur sudah menyampaikan urusan lahan untuk akses jalan sudah dibuka oleh beliau. Akses jalan itu masih harus dibangun karena akses itu masih berupa rawa-rawa atau empang," kata Basuki.

Sengketa lahan SMPN 289 ini bermula dari klaim Gubar selaku Ketua RW 05 Cilincing yang meminta ganti rugi hingga miliaran rupiah atas lahan itu. Gubar mengklaim telah menggarap tanah seluas 2,8 hektar itu sejak 1987.

Saat sekolah itu mulai dibangun pada 2009, Gubar mengaku sudah mengingatkan Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk segera memberi ganti rugi atas lahan tersebut. Gubar pun menunjukkan surat keterangan dari Lurah Sukapura Ade Himawan, yang menjabat pada tahun 2008. Surat itu menerangkan bahwa Gubar telah mengawasi, menjaga, merawat, dan menggarap tanah di Kampung Sukapura RT 01 RW 05, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, tersebut.

Selain surat keterangan dari Lurah, Gubar juga memperoleh surat dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta dengan nomor surat 1428/-076.77, yang dilampiri keterangan permintaan Gubar diberi kompensasi sebesar 25 persen dari nilai jual obyek pajak tanah setempat.

"Saya minta uang ganti rugi garapan saya Rp 2.250.000.000 karena dari tahun 1987 saya menggarap sampai saat ini," kata Gubar.




Editor : Ana Shofiana Syatiri


















4:23 PM | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa

Written By Unknown on Monday, July 8, 2013 | 4:48 PM


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


4:48 PM | 0 komentar | Read More

Akhirnya, Andy Murray Raih Gelar Perdana di Wimbledon





LONDON, KOMPAS.com — Novak Djokovic dan Andy Murray melangkah masuk ke Centre Court All England Club untuk menjalani laga final turnamen Grand Slam Wimbledon, Minggu (7/7/2013).

Murray dengan dukungan penuh publik Inggris membuka pertandingan dengan cemerlang. Petenis 26 tahun ini mencatat lima ace yang membawanya menutup set pertama dengan 6-4 dalam 59 menit.

Djokovic membuka set kedua dengan mematahkan servis Murray pada game keempat yang membawanya unggul 4-1. Namun, Murray mengejar hingga skor imbang 5-5.

Murray berbalik memimpin dengan mematahkan servis Djokovic pada game 11 dan unggul 6-5. Serving for the set, Murray akhirnya menutup set kedua dengan 7-5, dalam pertarungan selama 69 menit.

Set ketiga diawali dengan Murray mematahkan servis pembuka Djokovic. Pria kelahiran Skotlandia ini memimpin 2-0.

Namun Djokovic bangkit, menyamakan angka dengan mematahkan servis Murray, dan akhirnya berbalik unggul dengan 3-2.

Dua game berikutnya berlangsung ketat dan kedua pemain saling mematahkan servis. Djokovic masih memimpin 4-3.

Namun, Murray bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan. Di game berikutnya, dia kembali mematahkan servis Djokovic yang membawanya unggul 5-4 dan serving for the match.

Setelah melewati empat kali deuce dan mendapat matchpoint keempat, Murray akhirnya menutup set ketiga dengan 6-4 dalam 61 menit.

Hasil ini memastikan Andy Murray meraih gelar pertamanya di Wimbledon, atau gelar Grand Slam kedua setelah US Open 2012.

Murray resmi jadi orang Inggris pertama yang menjuarai Wimbledon, sejak Fred Perry melakukannya pada 1936.




Editor : Pipit Puspita Rini

















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Waljinah: Mau "Go International"? Jadilah Penyanyi Keroncong


Senyum bahagia membingkai wajahnya yang sudah menunjukkan kematangan usia. Bulir air mata meleleh di masing-masing matanya. Wanita yang mendapat julukan "Ibu Keroncong" ini sangat bahagia. Ia bahagia, karena sekali lagi, karier dan karyanya mendapat apresiasi.


Waljinah, ialah wanita yang baru saja mendapat penghargaan Lifetime Achievement dari Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2013. Waljinah mendapat penghargaan atas baktinya pada musik keroncong dan langgam Jawa. Sudah 53 tahun ia mengabdi pada musik tradisional yang menjadi salah satu ciri khas bangsa Indonesia.


"Aku rasanya ingin menangis. Bahagia sekali, di umurku yang sudah setua ini masih ada orang yang memberi penghargaan. Semoga saja penghargaan yang aku terima ini bisa memberi inspirasi bagi banyak orang," ungkap Waljinah saat ditemui usai menerima penghargaan di AMI Awards 2013 di Studio 8 RCTI, pekan lalu.


Berkiprah di musik keroncong dan langgam Jawa selama berpuluh-puluh tahun, bagi Waljinah sangatlah indah. Hanya dengan menyanyikan lagu-lagu tradisi khas Jawa saja, ia sudah bisa mengelilingi dunia. Beberapa kali ia mendapat tawaran untuk bernyanyi di luar negeri. Sebut saja di negara Malaysia, Singapura, Jepang, Selandia Baru, Belanda, hingga Yunani. Bagi Waljinah, predikat penyanyi go international bukan sesuatu yang baru. Hebatnya lagi, Waljinah pun pernah membuat rekaman musik keroncong yang diaransemen kembali di Jepang dan Tokyo.


Berkaca pada kesuksesan Waljinah untuk go international, ia pun berpesan agar generasi muda mau mengikuti jejaknya. Waljinah sadar, saat ini banyak sekali penyanyi muda Indonesia yang mati-matian berusaha agar bisa melaju dan berkarier di dunia internasional. Bahkan ada yang bersedia menciptakan dan menyanyikan lagu bahasa Inggris agar bisa diterima oleh orang asing. Bagi Waljinah, usaha itu sangat disayangkan. Sebab, orang asing justru semakin menghargai penyanyi Indonesia bila mereka tetap konsisten pada budaya dan tradisi.


"Sebenarnya gampang kalau mau go international. Jadi penyanyi keroncong atau langgam Jawa saja. Aku yakin di luar sana penyanyi seperti aku ini jarang. Makanya, setiap kali mendapat tawaran bernyanyi di luar negeri, penontonku pasti banyak," kata wanita kelahiran Solo 7 November 1946 ini.


Ditambahkan Waljinah, menjadi penyanyi keroncong atau langgam Jawa memang tidak mudah. Dibutuhkan tekad, keberanian, dan kesabaran agar bisa bertahan. Sebab, penyanyi keroncong bukan seperti penyanyi pop, rock, atau jazz. Penyanyi keroncong harus menguasai teknik-teknik bernyanyi yang sulit, lengkap dengan notasi tinggi, rendah, pelan, kencang, dan masih banyak yang lainnya. Namun, di balik kesulitan-kesulitan itu, ketika menjadi penyanyi keroncong atau langgam Jawa, menurut Waljinah, seseorang akan merasakan kebanggaan yang luar biasa. Bangga bisa menyanyikan musik keroncong serta bangga menjadi orang yang mau melestarikan budaya khas Indonesia.


Ratu Keroncong
Kiprah Waljinah di dunia musik keroncong dan langgam Jawa juga dimulai sejak ia masih muda. Tepatnya ketika ia menginjak usia 12 tahun, Waljinah pun jatuh cinta pada keroncong. Waljinah kecil saat itu mengikuti lomba Ratu Kembang Katjang yang diadakan RRI Solo pada tahun 1968. Saat itu, Waljinah yang berasal dari keluarga tidak mampu itu berhasil menjadi juara kedua. Lucunya, karena ia masih terlalu kecil maka ketika bernyanyi Waljinah menggunakan “dingklik” alias kursi kecil untuk menopang tubuhnya. "Dingklik" digunakan agar mulutnya sampai ke mikropon.


Usai mengikuti lomba ini, perlahan tapi pasti, karier Waljinah terus meningkat. Ia mendapat undangan untuk menyanyikan lagu keroncong di luar negeri. Tidak hanya undangan bernyanyi, untuk urusan album Waljinah pun tak terkalahkan. Berdasarkan catatan ISI Solo, terdapat 34 album piringan hitam, 176 album kaset, dan total lagu sebanyak 1.766 buah.


Dari 1.766 buah lagu, ada dua lagu yang paling melekat di diri Waljinah. lagu itu berjudul "Walang Kekek" dan "Jangkrik Genggong". Selain dua lagu tersebut, Waljinah juga seringkali membawakan lagu-lagu karya Gesang, Andjar Any, dan Ismail Marzuki. Berkat kesetiannya menyanyikan lagu keroncong ia pun menerima anugerah seni dari yayasan musik Hanjaringrat di Solo.


Sebagai bukti kecintaan Waljinah pada keroncong, wanita yang sudah berusia paruh baya ini juga mendedikasikan hidupnya untuk mengajar. Ia menjadikan garasi rumahnya sebagai tempat pendidikan muda-mudi yang ingin belajar menyanyi keroncong atau langgam Jawa. Hebatnya lagi, Waljinah tidak memungut bayaran kepada siapa saja yang mau belajar lagu keroncong dan langgam Jawa.


"Ada yang mau belajar saja aku sudah bersyukur. Aku berharap murid yang masih 25 orang ini akan terus bertambah. Jadi ke depannya, Indonesia tetap bisa memiliki penyanyi keroncong. Dan lagu keroncong atau langgam Jawa tidak akan punah," harap Waljinah.


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Sepekan Pascagempa, Presiden Akan Pantau Langsung Kondisi Aceh






JAKARTA, KOMPAS.com
 — Sepekan pascagempa, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan berangkat ke Aceh, besok, Selasa (9/7/2013). Presiden menyatakan ingin melihat penanganan korban gempa di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, Aceh.


"Saya ingin berkunjung untuk memastikan bahwa yang diperlukan, baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, sudah dipenuhi. Dengan demikian, proses rehabilitasi dan rekonstruksi akan berjalan lebih cepat dan lebih baik," kata Presiden saat membuka sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (8/7/2013).


Sidang kabinet paripurna tersebut membahas masalah gempa di Aceh, kebakaran di Riau, dan persiapan memasuki bulan Ramadhan. Sidang diikuti jajaran kabinet dan unsur pemerintahan terkait.


Presiden mengatakan, dia setiap hari mendapat laporan bagaimana penanganan korban gempa. Ia juga berkomunikasi langsung dengan unsur pimpinan di Aceh. Seperti pekan lalu, Presiden berkomunikasi melalui telekonferensi dengan jajaran pemerintah di Aceh.


Seperti diberitakan, gempa mengakibatkan 40 orang tewas dan empat orang lainnya masih hilang. Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat, sebanyak 22.135 orang mengungsi setelah rumah mereka hancur atau rusak ringan.





Editor : Caroline Damanik









Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Gempa Aceh











4:39 PM | 0 komentar | Read More

Jokowi Malu Cerita Transportasi DKI ke Gubernur Negara Lain




Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (memegang mike) mencanangkan pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, pada acara soft launching di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Kamis (2/5/2013). Pembangunan MRT tahap Pertama, yaitu jurusan Lebak Bulus - Bundaran HI, dinyatakan dimulai. Tiga paket underground yang akan dikerjakan; dua paket diantaranya dikerjakan oleh perusahaan pemenang tender yaitu joint venture Shimizu-Obayashi-Wijaya Karya-Jaya Construction, dan satu paket lainnya dikerjakan oleh Sumitomo Mitsui Construction Company (SMCC)-Hutama Karya. | KOMPAS/LASTI KURNIA









JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Joko Widodo mengaku minder atas kondisi sejumlah moda transportasi di DKI Jakarta, apalagi ketika ia bertemu dengan gubernur negara lain.


"Saya ingin sekali mendambakan memiliki MRT, satu kilometer saja deh. Di Kuningan, gitu kan," ujar Jokowi saat memberikan kuliah umum bagi para mahasiswa Magister Manajemen Universitas Indonesia, Jakarta, Senin (8/7/2013) siang.


Namun, yang terjadi malah sebaliknya. Meski Jakarta telah merencanakan pembangunan mass rapid transit (MRT) sejak 24 tahun lalu, hingga kini, moda transportasi itu belum juga terwujud. Negara-negara lain seperti Singapura, Thailand, dan Malaysia, justru sudah mewujudkannya meskipun mereka baru merencanakan MRT sekitar belasan tahun lalu. Itulah yang membuat Jokowi merasa malu.


"Kalau ketemu sama gubernur negara lain, mereka sudah cerita MRT, monorel. Lah kita, mau cerita bus saja enggak bisa, masak cerita kopaja," ujar Jokowi yang langsung disambut tawa mahasiswa.


Meski demikian, Jokowi tak khawatir karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah berkomitmen untuk mempercepat pembangunan sejumlah moda transportasi di Jakarta. MRT direncanakan rampung enam tahun yang akan datang, sementara monorel akan rampung sekitar 3,5 tahun lagi.


"Jadi, kalau cerita juga enggak malu, biar bisa sombong juga kalau cerita," kata Jokowi.





Editor : Laksono Hari Wiwoho




















4:23 PM | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa

Written By Unknown on Sunday, July 7, 2013 | 4:48 PM


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


4:48 PM | 0 komentar | Read More

Djokovic dan Murray, Saat Rivalitas Geser Persahabatan





LONDON, KOMPAS.com - Novak Djokovic dan Andy Murray adalah sahabat sejak masih junior. Mereka lahir di bulan dan tahun yang sama, Mei 1987. Murray yang lahir tanggal 15, lebih tua tujuh hari dari Djokovic.

Tapi malam nanti, untuk kesekian kalinya mereka harus saling mengalahkan dalam laga besar. Mereka akan bertemu di final turnamen Grand Slam Wimbledon, Minggu (7/7/2013). Artinya, untuk sementara mereka harus melupakan urusan pertemanan.

"Saat kami muda, kami lebih bersahabat. Kami punya persahabatan yang profesional sekarang," ucap Murray.

"Ini berat saat bermain di pertandingan besar, dengan banyak tekanan. Kamu tidak bisa menjadi sahabat saat itu terjadi.

"Saya tetap mengirim pesan padanya kadang-kadang. Kami sudah menghabiskan banyak waktu untuk berdiskusi tentang kejadian dalam tenis, dan melakukan sesuau yang menurut saya kadang jadi peristiwa terbaik dalam olahraga.

"Saya rasa sekarang tak bisa lebih dari itu. Saya berharap, saat kami berhenti bermain ini akan berubah."

Murray dan Djokovic pertama saling berhadapan saat berusia 13 tahun di Tarbes, Perancis. Djokovic selalu ingat pertemuan tersebut.

"Itu mungkin pertandingan internasional pertama saya. Dia mengalahkan saya! Saya ingat rambut keritingnya.

"Kami sudah saling mengenal sejak berusia 11 tahun. Di dalam dan luar lapangan kami saling menghargai. Sekarang kami rival berat dan ini sulit.

"Kami tidak makan malam dan pesta bersama, tapi kami saling berbicara dan ingat hari-hari menyenangkan yang kami miliki saat masih junior," kenang Djokovic.

Murray dan Djokovic juga pasti akan selalu ingat saat turun berpasangan di nomor ganda, pada Australian Open 2006.

"Kami manusia, dan saya selalu punya hubungan yang baik dengan Andy sejak masih kecil. Semoga kami bisa meneruskan ini sampai akhir hidup kami.

"Kami punya banyak kesamaan. Kami bermain dari baseline, sama-sama punya servis dan pengembalian yang bagus. Dia suka anjing, saya suka anjing. Dia punya hubungan yang stabil (dengan kekasih), saya punya hubungan yang stabil," tegas Djokovic.

Djokovic menjalin hubungan asmara dengan kekasihnya, Jelena Ristic, sudah lebih dari tujuh tahun. Sementara Murray dan Kim Sears berpacaran sejak 2006 hingga sekarang.




Editor : Pipit Puspita Rini

















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Tak Lagi Perankan Batman, Christian Bale Tak Mau Serakah


Dengan kesuksesan film "Man of Steel" di box office, produsen film Warner Bros akan segera membuat film gabungan superhero komik DC. Proyek film superhero "Justice League" atau biasa diartikan "Liga Keadilan AS" pun semakin terbuka lebar. Hal itu diyakini mampu menandingi kumpulan jagoan komik Marvel, "The Avengers".


Namun, sebelum film ini digarap, sudah muncul pernyataan dari pemeran utama di trilogi "Batman: The Dark Knight", Christian Bale. Buat Bale, bermain di ketiga film itu sebagai Batman sudah cukup untuknya. Ia tak mau lagi memerankan pahlawan bertopeng tersebut.


Aktor kelahiran Inggris itu menyatakan dirinya akan pensiun berperan sebagai Bruce Wayne.


"Kami sangat beruntung bisa membuat tiga film Batman. Itu sudah cukup. Aku tak ingin serakah," ujar Christian seperti dilansir Entertainment Weekly.


Sebelumnya, meski sudah dibujuk serius untuk ambil andil di proyek ”Justice League”, Christian menolaknya. Ia sudah benar-benar enggan melakoni peran yang kian membumbungkan namanya di dunia perfilman internasional. Baginya, itu semua sudah sangat cukup dan tak mau serakah.


Bale mengaku tak mau lagi berperan sebagai Batman kecuali sang sutradara, Christopher Nolan, bersedia melanjutkan film Batman keempat. Namun Nolan telah menyatakan tak ada kelanjutan film ”The Dark Knight Rises”.


Naskah film "Justice League" digarap oleh David Goyer --penulis naskah untuk "Man Of Steel". Rencananya, “Justice League” akan mempertemukan superhero DC yang paling terkenal. Tokoh-tokoh superhero dari Superman, Batman, Wonder Woman, Aquaman, Flash dan banyak lagi bersatu untuk melawan kekuatan jahat. Film itu seperti "The Avengers" versi DC Comics.


Bale yang tahun ini berusia 39 tahun mengaku tak memiliki informasi apapun tentang "Justice League". Ia juga tak pernah mendiskusikannya dengan Warner Bros. Pictures dan DC Comics. Jadi Bale berpendapat kemungkinannya untuk memerankan Batman sangat kecil.


"Aku tak punya informasi apapun, aku tak tahu tentang apapun. Aku hanya tahu mereka akan membuat 'Justice League', itu saja. Aku yakin peran ini (Batman) adalah sesuatu yang harus diserahkan dari satu aktor ke aktor lainnya. Jadi aku menikmati dan menunggu-nunggu siapakah yang akan memerankan peran itu selanjutnya,” katanya panjang lebar.


Senada dengan Bale, Nolan juga memutuskan hengkang dari proyek "Justice League". Alih-alih mencoba membuat manusia kelelawar lewat formula baru, dirinya lebih memilih untuk membuat karya sci-fi baru berjudul “Insterstellar”.


Film "Justice League" direncanakan tayang pada tahun 2015 mendatang. Selain mengangkat nama Will Beall sebagai penulis naskah, beberapa nama besar juga sempat dipertimbangkan untuk duduk di kursi sutradara, termasuk sang sutradara jenius, Christopher Nolan.


Warner Bros dikabarkan tengah mencari sosok aktor yang lebih muda sebagai Batman untuk tampil di film "Justice League". Bruce Wayne alias Batman akan terlebih dahulu nampang di film tersebut sebelum tampil di film Batman selanjutnya.


Rumor yang beredar, Armie Hammer menjadi kandidat kuat untuk menjadi pahlawan kota Gotham. Bale sendiri mengaku tak sabar melihat sosok yang akan menjadi suksesornya sebagai Batman.


"Itu seperti obor yang harus diserahkan dari seorang aktor ke aktor lain," ujarnya.


Saat ini Christian sedang disibukkan syuting untuk film karya Terrence Malick berjudul “Knight Of Cups”, ada pula sebuah film yang belum diketahui judulnya, film besutan David O. Russell berjudul “American Hustle”, dan sebuah film bergenre thriller dengan judul "Out Of The Furnace" yang akan ditayangkan pada 29 November 2013.


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Mahfud MD: Kalau Aturannya Jelas, Banyak yang Ikut Konvensi Demokrat






JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD belum memutuskan untuk mengikuti konvensi calon presiden Partai Demokrat. Mahfud akan menunggu adanya aturan yang jelas dari partai berlambang mercy itu.


Menurut Mahfud, jika aturannya jelas dan objektif, maka akan banyak yang mengikuti konvensi untuk menjaring calon presiden itu. "Yang penting aturannya jelas, nanti disikapi. Kalau aturannya menjamin objektivitas, saya kira banyak yang mau ikut. Tapi kalau tidak menjamin objektivitas, orang kadang tidak mau mempertahankan, mempertaruhkan reputasinya," kata Mahfud di Rumah Sekretariat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII), Jakarta Selatan, Minggu (7/7/2013).


Ia mengatakan, jika peraturan mengikuti konvensi diumumkan hari ini, maka ia kan mempelajarinya terlebih dahulu. Dirinya tak mau gegabah terkait hak dan kewajibannya yang didapat dalam mengikuti konvensi itu.


"Kalau sudah diumumkan peraturan, tentu saya dan tim saya akan mempelajari, kemudian memutuskan ikut atau tidak," katanya.


Beberapa hal yang belum jelas, kata Mahfud, adalah aturan mengenai nasib figur yang ikut mendaftar ketika Partai Demokrat nyatanya gagal dalam pemilihan legislatif dan tak bisa berkoalisi. Bagi Mahfud, hal itu harus diatur jelas supaya tak ada pihak yang dirugikan.


Selain itu, Mahfud juga ingin memastikan apakah konvensi Partai Demokrat itu digelar terbuka, objektif, dan terukur.


Konvensi merupakan strategi Partai Demokrat untuk menjaring capres di 2014. Sederet nama telah mengemuka dan dikaitkan dengan konvensi tersebut, seperti Ketua DPR RI sekaligus Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie serta Menteri Perdagangan Gita Wirjawan.


Pendaftaran peserta konvensi calon presiden akan dimulai pada Agustus 2013. Konvensi ini digelar semi-terbuka dan hanya figur potensial yang diperbolehkan masuk di dalamnya.


Partai Demokrat akan menetapkan kriteria tertentu untuk menjaring setidaknya 15 calon. Setelah itu, akan ada tahapan kampanye ke daerah-daerah dan dilanjutkan dengan survei sebelum akhirnya resmi diusung menjadi capres dari Partai Demokrat.


Pada Minggu (7/7/2013) malam nanti, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono akan menggelar konferensi pers tentang konvensi. Rencananya acara tersebut digelar di Nusantara Ballroom Hotel Dharmawangsa, Jakarta.





Editor : Laksono Hari Wiwoho




















4:39 PM | 0 komentar | Read More

Dalam Sepekan, 700.000 E-Ticket KRL Komuter Hilang






JAKARTA, KOMPAS.com
- Lebih dari separuh tiket elektronik KRL commuterline hilang sejak penggunaan tiket itu diberlakukan pada 1 Juli 2013.


Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Ignasius Handoyo mengatakan, selama sepekan pemberlakuan e-ticketing tersebut, jumlah kartu single trip yang hilang mencapai 700.000 dari jumlah total 1,1 juta lembar kartu.


"Jumlah tersebut tidak sedikit dan tentunya akan mengganggu penumpang, apalagi untuk biaya pengadaannya cukup mahal dan prosesnya lama," kata Jonan dalam konferensi pers di Ruang Rapat, Stasiun Gambir, Petojo, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (7/7) siang.


Ia menambahkan, hilangnya tiket tersebut itu disebabkan oleh petugas yang lalai dan penumpang yang nakal karena tidak mengembalikan kartu tersebut kepada petugas. "Masih banyak penumpang yang nakal, salah satunya ke luar melalui jalan tikus di stasiun," katanya.


PT KAI menyediakan dua tipe tiket elektronik, yakni untuk single trip dan multipletrip. Tiket single trip hanya berlaku untuk satu kali perjalanan sesuai dengan tujuan perjalanan penumpang. Adapun tiket multipletrip dapat dilakukan berulang-ulang sesuai nominal dalam tiket. (Mohamad Yusuf)





Editor : Laksono Hari Wiwoho


















4:23 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger