Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Aturan Importir Resmi Ditunda Lagi

Written By Unknown on Saturday, December 29, 2012 | 4:48 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan akhirnya secara resmi menunda kembali kebijakan Angka Pengenal Importir (API). Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk memberikan kepastian usaha bagi seluruh importir yang terdaftar.


Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Bachrul Chairi menjelaskan penundaan waktu kewajiban penyesuaian API itu semula paling lambat 31 Desember 2012. Namun diundur hingga 31 Maret 2013 mendatang.


"Keputusan penundaan tersebut diambil untuk memberikan kepastian berusaha serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan ketentuan API," kata Bachrul di Jakarta, Sabtu (29/12/2012).


Menurut Bachrul, dalam mengambil keputusan tersebut tentunya pihak Kementerian Perdagangan juga telah memperhatikan masukan dari para asosiasi, pelaku usaha dan instansi terkait. Sehingga diharapkan nantinya tidak ada pihak tertentu yang dirugikan.


"Ketentuan baru tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 84/M-DAG/PER/12/2012," tambahnya.


Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, jumlah perusahaan importir yang terdaftar mencapai 26.000 perusahaan. Tapi sejak ada kebijakan terbaru mengenai angka pengenal importir umum (API-U) dan angka pengenal importir produsen (API-P), jumlah importir yang terdaftar menyusut menjadi 16.000 importir.


Aturan ini mewajibkan pemilik API-U yang mengimpor kelompok barang lebih dari satu bagian (section), harus bisa membuktikan bahwa si importir punya hubungan istimewa dengan perusahaan di luar negeri. Hubungan istimewa itu diperoleh melalui persetujuan kontrak untuk berbagi kendali terhadap kegiatan ekonomi, kepemilikan saham, anggaran dasar, perjanjian keagenan/distributor, perjanjian pinjaman (loan agreement) atau perjanjian penyediaan barang (supplier agreement).


Permendag 84/2012 merupakan revisi Permendag Nomor 27/M-Dag/Per/5/2012 tentang Ketentuan Angka Pengenal Impor yang terbit 2 Mei 2012.


Beleid baru juga memiliki kelonggaran, misalnya, pemilik API-U boleh mengimpor lebih dari satu kelompok barang. Sedangkan aturan lama menetapkan perusahaan importir umum hanya boleh mengimpor satu kelompok barang.


Saat ini masih ada sekitar 9.000 perusahaan importir yang belum mendaftarkan diri. Dari jumlah itu, kemungkinan akan terkoreksi lagi karena 4.000-5.000 importir selama ini adalah perusahan pasif dan tidak melakukan apa-apa karena minimnya dukungan infrastruktur.


Dengan kebijakan baru, pemerintah memproyeksikan jumlah importir yang bisa memenuhi ketentuan mencapai 22.000 perusahaan.






Editor :


Erlangga Djumena









4:48 PM | 0 komentar | Read More

Nadal Batal Terjun di Australia Terbuka


MELBOURNE, KOMPAS.com — Meski sudah sembuh dari cedera lutut, petenis Spanyol Rafael Nadal memutuskan tidak terjun di turnamen grand slam pembuka tahun, Australia Terbuka, di Melbourne, 14-27 Januari, karena sakit perut.


Dalam pernyataannya, hari Jumat (28/12/2012), Nadal mengatakan mungkin tidak akan bermain tenis sampai akhir Februari karena harus menyembuhkan diri dari sakit perut yang membuatnya juga tidak bisa terjun di turnamen Abu Dhabi pekan ini. Nadal sudah beristirahat sejak bulan Juni lalu karena cedera lutut yang dialaminya sehingga dia tidak ikut serta di AS Terbuka dan juga Olimpiade London. 


Dalam jadwalnya semula Nadal akan terjun di Qatar Terbuka di Doha bulan depan, sebelum kemudian mengikuti Australia Terbuka, tetapi sekarang semuanya batal. Menurut Nadal, dia mungkin sudah akan sembuh dari sakit perut ini bulan depan, tetapi kondisi fisiknya tidak akan cukup untuk bertanding dalam pertandingan lima set di turnamen grand slam.


Menurut laporan koresponden Kompas di Australia, L Sastra Wijaya, Direktur Turnamen Australia Terbuka Craig Tiley menyatakan memahami keputusan Nadal. "Kami hanya berharap dia segera sembuh dan bisa kembali bertanding secepat mungkin. Penggemar tenis di seluruh dunia sudah lama merindukan untuk menyaksikan dia bermain lagi," kata Tiley.


Nadal sekarang ini menduduki peringkat 4 dunia dan menjuarai Australia Terbuka di tahun 2009. Tahun lalu, Nadal takluk di final dari petenis Serbia Novak Djokovic dalam pertandingan yang berlangsung selama 5 jam 53 menit, pertandingan terlama dalam sejarah Australia Terbuka dan juga sejarah final grand slam.


Nadal mengatakan, keputusannya untuk menunda kembali ke lapangan bukan disebabkan cedera lutut yang dialaminya. "Lutut saya lebih baik sekarang dan proses rehabilitasi berjalan sesuai harapan dokter," kata Nadal dalam pernyataan dari rumahnya di kawasan Mallorca, Spanyol. "Tetapi, virus di perut menyebabkan saya tidak bisa berlatih selama beberapa pekan belakangan dan karenanya saya memutuskan tidak terjun di Doha dan Australia Terbuka."


Mantan petenis nomor satu dunia ini mengatakan mungkin akan terjun pertama kali tahun depan di Acapulco (Meksiko), 27 Februari, tetapi tidak mengesampingkan terjun lebih awal bila kesehatannya memungkinkan. "Seperti dikatakan tim dan dokter saya, hal paling aman sekarang ini adalah melakukan semuanya dengan baik dan virus ini membuat saya harus menunda rencana selama beberapa minggu," ujarnya.












4:46 PM | 0 komentar | Read More

Astrid Bikin Lagu Spesial untuk Anak Pertamanya


Pasangan Astrid Sartiasari dan Arlan Djoewarsa tengah berbahagia

Pasangan Astrid Sartiasari dan Arlan Djoewarsa tengah berbahagia (sumber: Beritasatu/Yanuar Rahman)




Keinginan menulis lagu semakin menguat, sejak dirinya mengandung anak pertama.

Sebelum memiliki momongan, penyanyi Astrid pernah bercita-cita menciptakan sebuah lagu tentang anaknya.

Setelah dirinya mendapat momongan, apa yang selama ini menjadi impian seakan terwujud dalam album barunya yang bakal dirilis pada awal tahun 2013 mendatang.

"Aku memang dari dulu pengin ada satu lagu yang aku bikin sendiri. Judulnya Lagu Untuk Anakku," ucap Astrid saat dijumpai di RS Bersalin Asih, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan hari ini.

Keinginan menulis lagu itu kemudian semakin menguat, saat dirinya mengandung anak pertamanya. Hebatnya lagi, hal tersebut dijadikan resolusi oleh Astrid di tahun ini.

"Resolusi tahun kemarin bisa terwujud, tapi di tahun 2013," tuturnya sambil tersenyum.

Astrid sendiri bersama suaminya, Arlan Djoewarsa juga mengucapkan harapannya supaya sang anak yang diberi nama Alex Juara itu, bisa menjadi sosok yang berprestasi dan membanggakan kedua orang tuanya.

"Kedepannya, kita membebaskan dia mau menjadi apa yang menurut panggilan jiwanya dia suka. Kita sebagai orang tua siap memberi support," tambah Arlan.

4:46 PM | 0 komentar | Read More

Calon Pemimpin 2014 Dinilai Pentingkan Popularitas





Calon Pemimpin 2014 Dinilai Pentingkan Popularitas





Penulis : Dian Maharani | Sabtu, 29 Desember 2012 | 13:48 WIB













KOMPAS/PRIYOMBODO


Syamsuddin Haris




TERKAIT:





JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris berpendapat, hingga kini belum ada calon pemimpin yang ideal menjelang Pemilu 2014. Ia melihat, belum ada gerakan calon pemimpin yang berorientasi untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.


"Pemilu 2014 hanya tinggal hitungan bulan. Tapi, hampir tak seorang pun calon pemimpin nasional yang menjanjikan masa depan lebih baik bagi bangsa kita," ujar Syamsuddin dalam Seminar Budaya Politik Indonesia dan Kelas Menengah di Gren Alia Hotel Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (29/12/2012).


Menurutnya, saat ini partai politik justru tengah sibuk mendorong popularitas calon presiden yang diusungnya. Elektabilitas berusaha terus ditingkatkan, namun mengesampingkan visi maupun misi sebagai calon pemimpin. "Semua partai politik lebih memburu dan mengotak-atik potensi popularitas dan elektabilitas kandidatnya ketimbang mendiseminasikan gagasan alternatif terbaik untuk membenahi persoalan bangsa," terangnya.


Hal senada dikatakan Pengamat Politik Yudi Latif. Menurutnya belum ada seorang pun calon pemimpin yang muncul dengan gagasan baru untuk perbaikan bangsa Indonesia. "Sekarang ini boleh dibilang kepedulian mereka yang punya minat memimpin Indonesia ini pusat perhatiannya hanya pada segi-segi kemampuan finansial dan popularitas. Seolah-olah politik itu hanya masalah popularitas dan uang. Tidak ada seorang pun diantara calon-calon pemimpin yang datang dengan gagasan baru Indonesia ini mau dibawa ke mana," paparnya.


Menurutnya hal itu dapat berpengaruh pada keputusan masyarakat untuk menentukan pilihan di 2014. "Jadi banyak orang yang mau memimpin tapi tanpa kejelasan visi, nah ini masalahnya. Padahal tanpa kejelasan visi publik akan sulit menemukan diferensiasi untuk menentukan," ujarnya.


















4:39 PM | 0 komentar | Read More

Jokowi Siap Mediasi Warga Hang Jebat dengan Kemenkes





Jokowi Siap Mediasi Warga Hang Jebat dengan Kemenkes





Penulis : Zico Nurrashid Priharseno | Sabtu, 29 Desember 2012 | 14:37 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengunjungi warga RT 05 RW 08, Hang Jebat,  Jakarta Selatan, Sabtu (29/12/2012). Wilayah tersebut menjadi sengketa antara warga dengan Kementrian Kesehatan.


Jokowi mengatakan, dirinya  masih ingin melihat berkas-berkas surat di lahan yang bersengketa. "Saya belum ngerti status hukum, sejarah dari tanah ini. Tugas kita dan pak walikota menjadi mediator supaya nyambung. Kalau sudah nyambung sudah terlihat hasilnya jelas," tuturnya.


Di daerah yang dulunya rawa ini, sebelumnya terdapat 50 kepala keluarga. Sebagian besar dari mereka sudah pindah dengan diberi kompensasi oleh Kemenkes. Saat ini tersisa 9 KK lagi. "Dulunya rawa, dulunya di gusur dari Senayan. Status tanah ga ada, PBB ada, sertifikat tahun 98. Tadinya 50 KK sekarang 9 KK, pada pindah ke Ciputat dengan imbalan Rp 5 juta satu KK," ucap Ketua RT 05, Dirwantoro.


Selain itu warga juga mengeluhkan intimidasi yang dilakukan oleh preman-preman yang tak dikenal. Selain itu, sebuah buldozer sempat singgah di daerah itu. "Nanti akan saya telepon Kemenkes hari Rabu. Nanti saya mediasi," tutur Jokowi.


Mantan Walikota Solo itu mengatakan, hal serupa juga terjadi hal di tempat lain. Seperti di Kampung Sawah, Taman Sari. "Nanti akan dicarikan jalan keluar. Sudah ngerti kondisi lapangannya. Mungkin ada girik, PBB kemudian di kemenkes mungkin ada suratnya. Ya tapi mesti tahu sejarahnya juga." ucap Jokowi






Editor :


Erlangga Djumena















4:23 PM | 0 komentar | Read More

Menkeu Tutup Bursa, IHSG Melompat ke 4.316

Written By Unknown on Friday, December 28, 2012 | 4:48 PM





Menkeu Tutup Bursa, IHSG Melompat ke 4.316





Penulis : Didik Purwanto | Jumat, 28 Desember 2012 | 16:24 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Agus Martowardojo menutup perdagangan bursa saham Indonesia pada tahun ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir tahun ini melompat ke 4.316,69.


Nilai tersebut meningkat 34,83 poin atau 0,81 persen dibandingkan penutupan perdagangan saham di hari kemarin. Nilai terbut meningkat 12,94 persen (ytd) dibandingkan pencapaian di akhir 2011 yang ditutup di level 3.821,992.


Dengan penutupan di level tersebut, IHSG merupakan tertinggi keempat di Asia setelah bursa Hongkong yang ditutup naik 22,96 persen, bursa Tokyo 22,9 persen dan bursa Singapura 20,5 persen. Kemudian disusul oleh bursa Malaysia yang naik 9,84 persen, bursa Korea 9,38 persen dan bursa Shanghai China yang hanya naik 1,54 persen.


"Ini perlu disyukuri. Sebab di September lalu masih 4.017 dan di akhir tahun ini menembus 4.300," kata Agus di ruang perdangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Jumat (28/12/2012).


Menurut Agus, dengan pencapaian tersebut, masyarakat Indonesia patut bersyukur dengan pencapaian yang ada. Agus juga turut mengapresiasi ke seluruh pelaku pasar modal atas pencapaian tersebut.


Namun ke depan, Agus mengingatkan ke seluruh pelaku pasar modal agar terus mewaspadai kondisi pasar modal di global. Sebab, kondisi global juga masih mengalami resesi yang bisa berimbas ke dalam negeri. "Kita akan jaga level indeks setidaknya di level 4.300 ke depan," tambahnya.






Editor :


Erlangga Djumena
















4:48 PM | 0 komentar | Read More

Pasca Melahirkan, Astrid Fokus Asuh Anak


Pasangan Astrid Sartiasari dan Arlan Djoewarsa tengah berbahagia

Pasangan Astrid Sartiasari dan Arlan Djoewarsa tengah berbahagia (sumber: Beritasatu/Yanuar Rahman)




Alex Juara menjadi nama yang dipilih oleh pasangan Astrid Sartiasari dan Arlan Djoewarsa untuk bayi lelaki mereka.

Pasangan Astrid Sartiasari dan Arlan Djoewarsa tengah berbahagia. Pasalnya, pasangan selebritis ini baru saja mendapat momongan, yang lahir pada tanggal 24 Desember silam.

Bayi berkelamin lelaki yang hadir ke dunia lewat operasi caesar di Rumah Bersalin Asih, Kebayoran Baru Jakarta Selatan itu, diberi nama Alex Juara.

Setelah melahirkan, Astrid Sartiasari menyatakan dirinya tidak ingin terburu-buru mengambil tawaran menyanyi.

"Idealnya memang enggak langsung nyanyi. Aku pengin ngerasain ibu itu sepenuhnya seperti apa," ucapnya saat ditemui Beritasatu.com hari ini.

Namun, pelantun tembang Jadikan Aku yang Kedua itu tak menutup kemungkinan untuk terus berkarier di dunia tarik suara meski tetap harus mengasuh anak.

"Kalau sekiranya bisa, kecuali di luar kota masih bisa. Kebetulan pekerjaan kita berdua (dengan Arlan) bukan full-time," pungkasnya.

4:46 PM | 0 komentar | Read More

Marzuki: Kok Hanya Rekening Gendut DPR yang Diangkat





Marzuki: Kok Hanya Rekening Gendut DPR yang Diangkat?





Penulis : Sandro Gatra | Jumat, 28 Desember 2012 | 15:50 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Marzuki Alie meminta agar pengusutan rekening tidak wajar tidak hanya melibatkan anggota DPR, khususnya di Badan Anggaran DPR. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta aparat penegak hukum juga harus mengusut rekening tak wajar di luar dewan.


"Waktu dulu kan ada rekening gendut kepolisian, orang pajak. Kenapa yang diangkat hanya DPR?," kata Marzuki di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (28/12/2012).


Hal itu dikatakan Marzuki menyikapi temuan PPATK bahwa 18 anggota Banggar DPR memiliki rekening gendut dan terindikasi korupsi. Temuan itu sudah diteruskan ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Dari 18 orang itu, ada yang akumulasi nilai transaksinya mencapai ratusan miliar rupiah.


Marzuki mengatakan, dalam pengusutan tindak pidana korupsi, jangan seolah korupsi hanya dilakukan anggota dewan. Menurut dia, jangan pula karena DPR lembaga politik, lalu dibesar-besarkan.


"Padahal, banyak rekening gendut di republik ini yang harus ditelusuri dan dicari kenapa begitu. Apakah itu dari bisnis, apa pencucian uang. Jadi, silakan KPK bergerak," kata politisi Partai Demokrat itu.


Sekretaris Fraksi Partai Hanura Saleh Husein meminta agar KPK mengusut tuntas laporan PPATK itu. Jangan sampai permasalahan itu menggantung sehingga hanya membuat kegaduhan. "Jangan hanya melempar isu, tapi akhirnya tidak ada penyelesaian," ucapnya.


Seperti diberitakan, sejak 2003 hingga Juni 2012 , PPATK menerima lebih dari 2.000 laporan transaksi keuangan mencurigakan (LTKM) terkait anggota Banggar dari penyedia jasa keuangan. PPATK lalu menganalisis transaksi mencurigakan itu untuk mengetahui ada atau tidak indikasi pidana.


PPATK telah menganalisis sekitar 1.000 lebih LTKM. Dari hasil analisis itulah, diketahui ada 18 anggota Banggar yang memiliki rekening gendut. Frekuensi transaksi keuangan mereka tidak sesuai profilnya sebagai anggota DPR. Namun, aliran yang masuk ke rekening mereka umumnya transaksi tunai sehingga PPATK tidak bisa mendeteksi asal uang itu.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary















4:39 PM | 0 komentar | Read More

Jokowi Tak Tahu Kasus RSAB Harapan Kita


JAKARTA, KOMPAS.com — Berbeda dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang merencanakan untuk memberikan rekomendasi kepada Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo justru mengaku tidak mengetahui kasus seorang anak yang meninggal di ruang ICU RSAB Harapan Kita yang digunakan untuk keperluan shooting.


"Yang mana? Enggak tahu saya, belum tahu. Gimana ceritanya? Waduh saya belum mengerti," kata Jokowi, di Balaikota Jakarta, Jumat (28/12/2012).


Saat ditanya perihal kemungkinan dicabutnya rekomendasi berobat dengan Kartu Jakarta Sehat (KJS) karena sesuai amanat Undang-Undang Nomor 44/2009 tentang Rumah Sakit, ia mengatakan, Pemprov DKI berhak mengatur izin rumah sakit secara otonom.


"Tapi, urusan untuk kartunya biar diurusin sama Dinas Kesehatan, tapi saya beneran belum mengerti," ujar Jokowi.


Seperti diberitakan, Ayu Tria (9), pasien RSAB penderita leukemia, meninggal dunia pada Kamis (27/12/2012) pagi kemarin. Saat dirawat hingga meninggal, ayah Ayu, Kurnianto, merasa terganggu dengan aktivitas shooting "Love in Paris" yang dilakukan di ruang ICU. Di dalam ruangan tersebut, penjenguk harus menggunakan pakaian steril, sedangkan kru film masuk-keluar ruangan tanpa menggunakan pakaian steril.


Sampai sekitar pukul 01.30 WIB, di luar ruangan, masih ada persiapan shooting. Ruang yang berada di lantai 1 hingga ke ruang pintu masuk ICU dipasang lampu sorot. Kru film juga berlalu-lalang di ruang ICU Wijaya Kusuma sehingga pasien terganggu. Bahkan, penunggu pasien dialihkan ke pintu samping ruangan.


Aktivitas shooting ini mengganggu kenyamanan istirahat pasien dan menyebabkan sulitnya akses masuk ruang ICU. Pasien pun tidak diberi tahu terlebih dahulu bahwa ruangan akan digunakan sebagai tempat shooting saat itu.


Berita selengkapnya dapat diikuti di topik pilihan:
RUANG ICU JADI LOKASI SYUTING












4:23 PM | 0 komentar | Read More

Bulu Tangkis Lepas Peter Gade

Written By Unknown on Thursday, December 27, 2012 | 4:46 PM




Bulu Tangkis Lepas Peter Gade





Kamis, 27 Desember 2012 | 08:32 WIB













FACEBOOK


Peter Hoeg Gade sangat dikenal di Denmark





KOPENHAGEN, KOMPAS.com — Legenda bulu tangkis Denmark, Peter Hoeg Gade, akan memainkan pertandingan perpisahan menghadapi Lin Dan, Kamis (27/12) ini.

Gade (36) telah menyatakan tahun ini merupakan tahun terakhir sebagai pemain. Pemain kelahiran Aalborg, 14 Desember 1976, ini menganggap sudah saatnya mengembangkan bulu tangkis Denmark sebagai pelatih.

"Ini akan merupakan pertandingan terakhir dalam karier saya. Saya sedikit khawatir, tetapi sangat ingin menghadapi Lin Dan di hadapan publik saya," tulis Gade di akun Facebooknya.

Juara dua kali olimpiade, Lin Dan, saat ini sudah berada di Kopenhagen, Denmark. Pertandingan Gade-Lin Dan akan menjadi partai puncak turnamen Copenhagen Masters yang juga melibatkan dua ganda Indonesia, Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati dan Ricky Karanda Suwardi/Muhammad Ulinnuha.

Bulan Desember ini memang diisi serangkaian acara yang menandai mundurnya Gade. Kisah hidup Gade diputar dalam bentuk dokumenter di dua stasiun televisi Denmark, TV2 Sporten dan DR1.

Gade memang menjadi satu pemain yang melanjutkan kedigdayaan Denmark di dunia bulu tangkis sejak era Erland Kops, Svend Pri, Morten Frost Hansen, hingga Poul Erik Hoyer Larsen.

Ia pernah menjadi juara dunia yunior pada 1994, meraih gelar juara turnamen All England pada 1999 serta menjadi pemain tertua yang menempati peringkat satu dunia pada 2006.

Dengan mundurnya Peter Hoeg Gade dan Taufik Hidayat pada 2013 mendatang, dunia bulu tangkis akan menutup satu era keemasan yang ditandai dengan persaingan empat pemain besar: Gade, Taufik, Lin Dan, dan Lee Chong Wei.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Pasca Melahirkan, Astrid Fokus Asuh Anak


Pasangan Astrid Sartiasari dan Arlan Djoewarsa tengah berbahagia

Pasangan Astrid Sartiasari dan Arlan Djoewarsa tengah berbahagia (sumber: Beritasatu/Yanuar Rahman)




Alex Juara menjadi nama yang dipilih oleh pasangan Astrid Sartiasari dan Arlan Djoewarsa untuk bayi lelaki mereka.

Pasangan Astrid Sartiasari dan Arlan Djoewarsa tengah berbahagia. Pasalnya, pasangan selebritis ini baru saja mendapat momongan, yang lahir pada tanggal 24 Desember silam.

Bayi berkelamin lelaki yang hadir ke dunia lewat operasi caesar di Rumah Bersalin Asih, Kebayoran Baru Jakarta Selatan itu, diberi nama Alex Juara.

Setelah melahirkan, Astrid Sartiasari menyatakan dirinya tidak ingin terburu-buru mengambil tawaran menyanyi.

"Idealnya memang enggak langsung nyanyi. Aku pengin ngerasain ibu itu sepenuhnya seperti apa," ucapnya saat ditemui Beritasatu.com hari ini.

Namun, pelantun tembang Jadikan Aku yang Kedua itu tak menutup kemungkinan untuk terus berkarier di dunia tarik suara meski tetap harus mengasuh anak.

"Kalau sekiranya bisa, kecuali di luar kota masih bisa. Kebetulan pekerjaan kita berdua (dengan Arlan) bukan full-time," pungkasnya.

4:46 PM | 0 komentar | Read More

KPK Satu-satunya Lembaga Negara yang Diaudit BPK


JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi satu-satunya lembaga negara yang diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengatakan, audit kinerja KPK oleh BPK mulai dilakukan tahun ini.


"KPK satu-satunya lembaga negara yang diaudit kinerjanya oleh BPK," kata Abraham saat menyampaikan laporan kinerja akhir tahun di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (27/12/2012).


Dia didampingi empat wakil ketua KPK, yakni Bambang Widjojanto, Busyro Muqoddas, Zulkarnain, dan Adnan Pandupraja. Abraham melanjutkan, audit kinerja oleh BPK itu bertujuan melihat efisiensi dan optimalisasi KPK dalam menjalankan tugas organisasi yang diamanatkan undang-undang. Dia juga mengungkapkan, KPK sudah membuat road map pemberantasan korupsi untuk 2011 hingga 2023.


"Road map ini dibutuhkan untuk menentukan arah target dan fokus serta langkah sistematis untuk memberantas korupsi yang semakin kompleks dan masif," ujar Abraham.


Secara garis besar, katanya, ada beberapa hal yang menjadi fokus KPK. Ada yang disebut sebagai national interest atau hal yang menjadi kepentingan hajat hidup orang banyak. "National interest, KPK lebih fokus pada empat sektor, ketahanan pangan plus, di situ ada pertanian, kehutanan, perikanan, plus pendidikan dan kesehatan, ketahanan energi atau sumber daya alam, ketiga, yang berkaitan dengan penerimaan negara melalui sektor pajak," ujar Abraham.


Selain itu, lanjut Abraham, KPK fokus pada kasus korupsi yang tergolong besar. Kasus-kasus yang melibatkan para pengambil kebijakan, kegiatan terorganisasi, dan dalam jangka panjang. Ditambahkan Abraham, KPK tidak hanya berhenti pada penanganan kasus semata.


"Road map KPK menetapkan apa yang dilakukan di bidang pencegahan harus simultan dan terintegrasi dengan penindakan," kata Abraham.












4:39 PM | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Megapolitan

KOMPAS.com - MegapolitanKOMPAS.comNara: Kita Tidak Salah Pilih GubernurJohn Kei Pastikan Banding Vonis 12 TahunRSIA Harapan Kita Bantah "Shooting" Ganggu PasienPasien Kritis, Ruang ICU Malah Dipakai "Shooting""Ngemong" Cucu, Foke Batal Bersua JokowiJohn Kei Divonis 12 TahunHanya Delapan Perda yang Disahkan DewanJoko Widodo Sampaikan Pidato 29 MenitBank Sampah, Langkah Kecil dari Kapuk MuaraSitu Surilang Nasibmu Kini...John Kei Sapa Wartawan di Ruang SidangJokowi Diperlihatkan 14 Desain Seragam BetawiMassa Anti-John Kei Ancam Pakai Hukum RimbaSampai 2017, Jakarta Masih Rawan BanjirSidang Vonis Jhon Kei Molor


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Thu , 27 Dec 2012 16:00:39 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/16020799/Nara.Kita.Tidak.Salah.Pilih.Gubernur Thu , 27 Dec 2012 16:02:07 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/15/1512332t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sempat bersaing di Pilkada DKI, Nachrowi Ramli akhirnya mengakui bahwa warga Jakarta tak salah pilih menjadikan Jokowi-Basuki memimpin Jakarta. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/16020799/Nara.Kita.Tidak.Salah.Pilih.Gubernur">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/16020799/Nara.Kita.Tidak.Salah.Pilih.Gubernur http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15395686/John.Kei.Pastikan.Banding.Vonis.12.Tahun Thu , 27 Dec 2012 15:39:56 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/19/1909221-john-refra-kei-menjalani-sidang-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">John Kei menyatakan akan mengajukan banding atas vonis 12 tahun yang dikenakan majelis hakim PN Jakpus. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15395686/John.Kei.Pastikan.Banding.Vonis.12.Tahun">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15395686/John.Kei.Pastikan.Banding.Vonis.12.Tahun http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15315293/RSIA.Harapan.Kita.Bantah.Shooting.Ganggu.Pasien Thu , 27 Dec 2012 15:31:52 UTC+0700Rumah Sakit Ibu dan Anak Harapan Kita membantah kegiatan shooting di ruang ICU mengganggu perawatan pasien. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15315293/RSIA.Harapan.Kita.Bantah.Shooting.Ganggu.Pasien">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15315293/RSIA.Harapan.Kita.Bantah.Shooting.Ganggu.Pasien http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15234854/Pasien.Kritis..Ruang.ICU.Malah.Dipakai.Shooting Thu , 27 Dec 2012 15:23:48 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/24/1122396t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ruang ICU yang digunakan untuk shooting mengganggu pasien. Ini dialami Kurnianto Ahmad Syaiful 47, orangtua yang anaknya menderita leukimia. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15234854/Pasien.Kritis..Ruang.ICU.Malah.Dipakai.Shooting">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15234854/Pasien.Kritis..Ruang.ICU.Malah.Dipakai.Shooting http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15114285/Ngemong.Cucu..Foke.Batal.Bersua.Jokowi Thu , 27 Dec 2012 15:11:42 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/07/1822174t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Foke dan Jokowi hampir saja bertemu jika mantan Gubernur DKI itu hadir di acara PWI. Namun, rupanya, Foke lebih memilih ngemong cucu di Amerika. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15114285/Ngemong.Cucu..Foke.Batal.Bersua.Jokowi">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15114285/Ngemong.Cucu..Foke.Batal.Bersua.Jokowi http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/14575013/John.Kei.Divonis.12.Tahun Thu , 27 Dec 2012 14:57:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/18/1038114-sidang-tuntutan-john-kei-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">John Kei divonis 12 tahun penjara. Hukuman terdakwa kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel, Tan Harry Tantono, itu lebih ringan dari tuntutan jaksa. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/14575013/John.Kei.Divonis.12.Tahun">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/14575013/John.Kei.Divonis.12.Tahun http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/14573541/Hanya.Delapan.Perda.yang.Disahkan.Dewan Thu , 27 Dec 2012 14:57:35 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/06/1452064t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Selama tahun 2012, DPRD DKI Jakarta hanya mengesahkan delapan perda dari 34 perda yang ditargetkan selesai. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/14573541/Hanya.Delapan.Perda.yang.Disahkan.Dewan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/14573541/Hanya.Delapan.Perda.yang.Disahkan.Dewan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/13385629/Joko.Widodo.Sampaikan.Pidato.29.Menit Thu , 27 Dec 2012 13:38:56 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/25/1430445-jokowi-silaturahmi-natal-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyampaikan pidato selama 29 menit pada Kamis 27/12/2012 di DPRD DKI Jakarta. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/13385629/Joko.Widodo.Sampaikan.Pidato.29.Menit">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/13385629/Joko.Widodo.Sampaikan.Pidato.29.Menit http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/13325438/Bank.Sampah..Langkah.Kecil.dari.Kapuk.Muara Thu , 27 Dec 2012 13:32:54 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/27/1331233-bank-sampah-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kini, sebagian warga Kapuk Muara berebut sampah, terutama plastik bekas botol minuman ringan, kaleng, dan kemasan makanan yang bernilai ekonomi. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/13325438/Bank.Sampah..Langkah.Kecil.dari.Kapuk.Muara">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/13325438/Bank.Sampah..Langkah.Kecil.dari.Kapuk.Muara http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12564859/Situ.Surilang.Nasibmu.Kini... Thu , 27 Dec 2012 12:56:48 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/27/1220235-situ-surilang-nasibmu-kini...-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Situ Surilang Kampung Gedong, Pasar Rebo, dalam kondisi tak terurus. Eceng gondok hampir memenuhi situ tersebut. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12564859/Situ.Surilang.Nasibmu.Kini...">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12564859/Situ.Surilang.Nasibmu.Kini... http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12444132/John.Kei.Sapa.Wartawan.di.Ruang.Sidang Thu , 27 Dec 2012 12:44:41 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/04/1302204t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Terdakwa kasus pembunuhan, John Kei, sempat menyapa wartawan yang menantinya di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12444132/John.Kei.Sapa.Wartawan.di.Ruang.Sidang">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12444132/John.Kei.Sapa.Wartawan.di.Ruang.Sidang http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/1236261/Jokowi.Diperlihatkan.14.Desain.Seragam.Betawi Thu , 27 Dec 2012 12:36:26 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/29/1006397t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Perancang busana Betawi, Emma Amalia Agusbisri, menawarkan 14 desain pakaian adat Betawi untuk Pemprov DKI. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/1236261/Jokowi.Diperlihatkan.14.Desain.Seragam.Betawi">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/1236261/Jokowi.Diperlihatkan.14.Desain.Seragam.Betawi http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12284582/Massa.Anti.John.Kei.Ancam.Pakai.Hukum.Rimba Thu , 27 Dec 2012 12:28:45 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/27/1124043-anti-john-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Massa anti-John Kei mengancam akan menggunakan hukum rimba jika hakim PN Jakpus tidak menjatuhkan vonis seumur hidup atau hukuman mati. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12284582/Massa.Anti.John.Kei.Ancam.Pakai.Hukum.Rimba">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12284582/Massa.AntiJohn.Kei.Ancam.Pakai.Hukum.Rimba http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12020825/Sampai.2017..Jakarta.Masih.Rawan.Banjir Thu , 27 Dec 2012 12:02:08 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/26/1652334-uki-terendam-banjir-luapan-kali-ciliwung-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, banjir masih menghantui DKI Jakarta hingga 2017 mendatang. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12020825/Sampai.2017..Jakarta.Masih.Rawan.Banjir">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12020825/Sampai.2017..Jakarta.Masih.Rawan.Banjir http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/1152030/Sidang.Vonis.Jhon.Kei.Molor Thu , 27 Dec 2012 11:52:03 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/18/1038114-sidang-tuntutan-john-kei-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sidang pembacaan vonis Jhon Kei, terdakwa pembunuhan bos PT Sanex Steel, Tan Harry Tantono alias Ayung, molor dari waktu yang dijadwalkan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/1152030/Sidang.Vonis.Jhon.Kei.Molor">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/1152030/Sidang.Vonis.Jhon.Kei.Molor


KOMPAS.com - MegapolitanKOMPAS.comNara: Kita Tidak Salah Pilih GubernurJohn Kei Pastikan Banding Vonis 12 TahunRSIA Harapan Kita Bantah "Shooting" Ganggu PasienPasien Kritis, Ruang ICU Malah Dipakai "Shooting""Ngemong" Cucu, Foke Batal Bersua JokowiJohn Kei Divonis 12 TahunHanya Delapan Perda yang Disahkan DewanJoko Widodo Sampaikan Pidato 29 MenitBank Sampah, Langkah Kecil dari Kapuk MuaraSitu Surilang Nasibmu Kini...John Kei Sapa Wartawan di Ruang SidangJokowi Diperlihatkan 14 Desain Seragam BetawiMassa Anti-John Kei Ancam Pakai Hukum RimbaSampai 2017, Jakarta Masih Rawan BanjirSidang Vonis Jhon Kei Molor


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Thu , 27 Dec 2012 16:00:39 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/16020799/Nara.Kita.Tidak.Salah.Pilih.Gubernur Thu , 27 Dec 2012 16:02:07 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/15/1512332t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sempat bersaing di Pilkada DKI, Nachrowi Ramli akhirnya mengakui bahwa warga Jakarta tak salah pilih menjadikan Jokowi-Basuki memimpin Jakarta. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/16020799/Nara.Kita.Tidak.Salah.Pilih.Gubernur">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/16020799/Nara.Kita.Tidak.Salah.Pilih.Gubernur http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15395686/John.Kei.Pastikan.Banding.Vonis.12.Tahun Thu , 27 Dec 2012 15:39:56 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/19/1909221-john-refra-kei-menjalani-sidang-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">John Kei menyatakan akan mengajukan banding atas vonis 12 tahun yang dikenakan majelis hakim PN Jakpus. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15395686/John.Kei.Pastikan.Banding.Vonis.12.Tahun">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15395686/John.Kei.Pastikan.Banding.Vonis.12.Tahun http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15315293/RSIA.Harapan.Kita.Bantah.Shooting.Ganggu.Pasien Thu , 27 Dec 2012 15:31:52 UTC+0700Rumah Sakit Ibu dan Anak Harapan Kita membantah kegiatan shooting di ruang ICU mengganggu perawatan pasien. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15315293/RSIA.Harapan.Kita.Bantah.Shooting.Ganggu.Pasien">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15315293/RSIA.Harapan.Kita.Bantah.Shooting.Ganggu.Pasien http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15234854/Pasien.Kritis..Ruang.ICU.Malah.Dipakai.Shooting Thu , 27 Dec 2012 15:23:48 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/24/1122396t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ruang ICU yang digunakan untuk shooting mengganggu pasien. Ini dialami Kurnianto Ahmad Syaiful 47, orangtua yang anaknya menderita leukimia. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15234854/Pasien.Kritis..Ruang.ICU.Malah.Dipakai.Shooting">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15234854/Pasien.Kritis..Ruang.ICU.Malah.Dipakai.Shooting http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15114285/Ngemong.Cucu..Foke.Batal.Bersua.Jokowi Thu , 27 Dec 2012 15:11:42 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/07/1822174t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Foke dan Jokowi hampir saja bertemu jika mantan Gubernur DKI itu hadir di acara PWI. Namun, rupanya, Foke lebih memilih ngemong cucu di Amerika. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15114285/Ngemong.Cucu..Foke.Batal.Bersua.Jokowi">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/15114285/Ngemong.Cucu..Foke.Batal.Bersua.Jokowi http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/14575013/John.Kei.Divonis.12.Tahun Thu , 27 Dec 2012 14:57:50 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/18/1038114-sidang-tuntutan-john-kei-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">John Kei divonis 12 tahun penjara. Hukuman terdakwa kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel, Tan Harry Tantono, itu lebih ringan dari tuntutan jaksa. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/14575013/John.Kei.Divonis.12.Tahun">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/14575013/John.Kei.Divonis.12.Tahun http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/14573541/Hanya.Delapan.Perda.yang.Disahkan.Dewan Thu , 27 Dec 2012 14:57:35 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/06/1452064t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Selama tahun 2012, DPRD DKI Jakarta hanya mengesahkan delapan perda dari 34 perda yang ditargetkan selesai. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/14573541/Hanya.Delapan.Perda.yang.Disahkan.Dewan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/14573541/Hanya.Delapan.Perda.yang.Disahkan.Dewan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/13385629/Joko.Widodo.Sampaikan.Pidato.29.Menit Thu , 27 Dec 2012 13:38:56 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/25/1430445-jokowi-silaturahmi-natal-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyampaikan pidato selama 29 menit pada Kamis 27/12/2012 di DPRD DKI Jakarta. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/13385629/Joko.Widodo.Sampaikan.Pidato.29.Menit">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/13385629/Joko.Widodo.Sampaikan.Pidato.29.Menit http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/13325438/Bank.Sampah..Langkah.Kecil.dari.Kapuk.Muara Thu , 27 Dec 2012 13:32:54 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/27/1331233-bank-sampah-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kini, sebagian warga Kapuk Muara berebut sampah, terutama plastik bekas botol minuman ringan, kaleng, dan kemasan makanan yang bernilai ekonomi. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/13325438/Bank.Sampah..Langkah.Kecil.dari.Kapuk.Muara">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/13325438/Bank.Sampah..Langkah.Kecil.dari.Kapuk.Muara http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12564859/Situ.Surilang.Nasibmu.Kini... Thu , 27 Dec 2012 12:56:48 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/27/1220235-situ-surilang-nasibmu-kini...-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Situ Surilang Kampung Gedong, Pasar Rebo, dalam kondisi tak terurus. Eceng gondok hampir memenuhi situ tersebut. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12564859/Situ.Surilang.Nasibmu.Kini...">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12564859/Situ.Surilang.Nasibmu.Kini... http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12444132/John.Kei.Sapa.Wartawan.di.Ruang.Sidang Thu , 27 Dec 2012 12:44:41 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/04/1302204t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Terdakwa kasus pembunuhan, John Kei, sempat menyapa wartawan yang menantinya di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12444132/John.Kei.Sapa.Wartawan.di.Ruang.Sidang">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12444132/John.Kei.Sapa.Wartawan.di.Ruang.Sidang http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/1236261/Jokowi.Diperlihatkan.14.Desain.Seragam.Betawi Thu , 27 Dec 2012 12:36:26 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/29/1006397t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Perancang busana Betawi, Emma Amalia Agusbisri, menawarkan 14 desain pakaian adat Betawi untuk Pemprov DKI. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/1236261/Jokowi.Diperlihatkan.14.Desain.Seragam.Betawi">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/1236261/Jokowi.Diperlihatkan.14.Desain.Seragam.Betawi http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12284582/Massa.Anti.John.Kei.Ancam.Pakai.Hukum.Rimba Thu , 27 Dec 2012 12:28:45 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/27/1124043-anti-john-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Massa anti-John Kei mengancam akan menggunakan hukum rimba jika hakim PN Jakpus tidak menjatuhkan vonis seumur hidup atau hukuman mati. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12284582/Massa.Anti.John.Kei.Ancam.Pakai.Hukum.Rimba">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12284582/Massa.AntiJohn.Kei.Ancam.Pakai.Hukum.Rimba http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12020825/Sampai.2017..Jakarta.Masih.Rawan.Banjir Thu , 27 Dec 2012 12:02:08 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/26/1652334-uki-terendam-banjir-luapan-kali-ciliwung-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, banjir masih menghantui DKI Jakarta hingga 2017 mendatang. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12020825/Sampai.2017..Jakarta.Masih.Rawan.Banjir">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/12020825/Sampai.2017..Jakarta.Masih.Rawan.Banjir http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/1152030/Sidang.Vonis.Jhon.Kei.Molor Thu , 27 Dec 2012 11:52:03 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/18/1038114-sidang-tuntutan-john-kei-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sidang pembacaan vonis Jhon Kei, terdakwa pembunuhan bos PT Sanex Steel, Tan Harry Tantono alias Ayung, molor dari waktu yang dijadwalkan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/1152030/Sidang.Vonis.Jhon.Kei.Molor">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2012/12/27/1152030/Sidang.Vonis.Jhon.Kei.Molor


4:23 PM | 0 komentar | Read More

Salurkan BBM Subsidi, Dua Perusahaan Akan Temani Pertamina

Written By Unknown on Wednesday, December 26, 2012 | 4:48 PM





Salurkan BBM Subsidi, Dua Perusahaan Akan Temani Pertamina





Penulis : Didik Purwanto | Rabu, 26 Desember 2012 | 16:16 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) telah menunjuk dua perusahaan untuk mendistribusikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi ke daerah. Dua perusahaan ini akan menemani PT Pertamina Persero yang selama ini sudah mendistribusikan di seluruh wilayah tanah air.


"Kita telah tetapkan badan usaha pendamping Pertamina yaitu PT AKR Corporindo dan PT Surya Parna Niaga (SPN) agar pendistribusian BBM subsidi di sejumlah daerah dapat terdistribusikan dengan baik," kata Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Sommeng, di kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu (26/12/2012).


Menurut Andy, pemilihan dua perusahaan minyak ini disebabkan karena infrastruktur perusahaan tersebut sudah banyak tersedia di daerah. Sehingga akan lebih mudah dalam mendistribusikan BBM yang ada saat ini agar merata di semua wilayah.  


Andy menjelaskan, alokasi pendistribusian di tahun depan oleh AKR sebanyak 108 ribu kiloliter (kl) premium, sedangkan SPN mendapatkan jatah kuota solar subsidi sebesar 260 ribu kl. Namun jumlah tersebut belum termasuk jatah tambahan alokasi cadangan sebanyak 600 ribu kl.


Cadangan kuota BBM subsidi sebesar 600 ribu kl ini akan diberikan jika kedua badan usaha tersebut mampu mengembangkan infrastruktur tambahan yang belum ada stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).


"Jika mereka mau bangun infrastruktur nanti akan kita berikan tambahan kuota BBM subsidi. Namun kalau itu tidak dipakai maka akan dikembalikan lagi ke negara," jelas Andy.






Editor :


Erlangga Djumena
















4:48 PM | 0 komentar | Read More

Pak Jokowi, Lindungi Anak-anak Ini...

Pak Jokowi, Lindungi Anak-anak Ini...


BANDUNG, KOMPAS.com — Para atlet renang muda Jakarta tidak hanya mengalami beban kota besar, tetapi juga kurang mendapat perlindungan.

Akhir Desember selalu menjadi puncak kompetisi renang Indoensia dengan digelarnya Kejuaraan Renang Antar-Perkumpulan Se-Indonesia (KRAPSI). Ajang ini mempertemukan atlet-atlet renang terbaik perkumpulan renang se-Indonesia.

Tahun ini, KRAPSI diadakan di Kolam Renang Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, 27-30 Desember 2012. Bagi PRSI Jawa Barat, ajang ini sekaligus juga menjadi uji coba karena mereka akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 mendatang.

Tidak tanggung-tanggung, panitia pelaksana menjanjikan mesin pemanas kolam untuk mencapai suhu air sesuai standar Federasi Renang Internasional, yaitu 25 derajat celsius. Panitia juga menjanjikan akan menggunakan alat penghitung elektronik untuk menghindarkan kontroversi selisih waktu.

Ajang KRAPSI memang ajang penting buat penentuan peringkat atlet renang, baik secara nasional maupun provinsi. Baik buruknya hasil di KRAPSI dapat menentukan seorang perenang terpental dari persaingan.

Hal serupa dirasakan pula para perenang asal Provinsi DKI Jakarta. Seusai PON XVIII/Riau, September lalu, atlet renang DKI "dicekam" dengan isu masuknya atlet-atlet renang asal provinsi luar. Mereka mengincar posisi masuk dalam Pelatda DKI dan berkesempatan membela provinsi tersebut di ajang-ajang kompetisi nasional.

Ajang Kejuaraan Renang Antar-Perkumpulan Daerah (Krapda) DKI, awal Desember lalu, menimbulkan fenomena yang mengkhawatirkan atlet, pelatih, dan orang tua. Atlet-atlet renang asal provinsi lain ikut berlomba tanpa mengikuti prosedur atau tata cara kepindahan yang ada.

Fenomena atau kejanggalan itu antara lain berupa perubahan identitas atlet yang berbeda dengan provinsi asalnya, seperti yang dilakukan oleh atlet renang Eliza Delanira yang berasal dari Bandung, Jawa Barat. Dalam Krapda DKI lalu, ia turun atas nama Delanira E atas nama sebuah perkumpulan renang Jakarta.

Padahal, penentuan perpindahan atlet cukup jelas. Tiga bulan untuk perpindahan antarklub dalam provinsi dan tiga bulan untuk antarklub antarprovinsi.

Penentuan waktu perpindahan ini ditentukan untuk menghargai  keberadaan perkumpulan renang sebagai institusi pembina.  Adanya waktu 3 hingga 6 bulan ini  juga untuk menghindari fenomena "kutu loncat" ketika para perenang berpindah-pindah klub dalam waktu singkat.

Dalam beberapa kasus, perubahan identitas atlet untuk jangka panjang justru merugikan si atlet, seperti  kasus yang menimpa Bayu Fiendra, 14, atlet layar asal Batam, Kepulauan Riau, yang membela DKI Jakarta di PON XVIII/Riau lalu.

Selama PON, Bayu bertanding dengan menggunakan nama Prastio Bayu Nugroho dan meraih medali perunggu sekaligus berhak atas bonus Rp 35 juta. Namun, di piagam penghargaan PON tertulis nama aslinya, Bayu Fiendra, sesuai nama yang ia sebut ketika ditanya oleh panitia pelaksana PON. Akibat perbedaan nama ini, administrasi pemberian bonus jadi  terhambat. (Kompas, Minggu, 9 Desember).

Ketidakjelasan inilah yang dihadapi para atlet renang DKI saat ini. Mungkin memang perlu campur tangan Pak Gubernur  untuk memperjelas hal ini untuk masa depan mereka. Dalam hal disiplin, para atlet muda ini jelas lebih baik dari oknum aparat pemerintah.  Mereka memulai aktivitas keseharian mereka dengan berlatih renang pukul 04.30 sebelum menghadapi macet dan beban sekolah, tanpa terlambat pula. Sementara pada awal pelantikannya sebagai Gubernur DKI, Pak Jokowi kerap menemukan anak buahnya yang belum datang ke kantor pada pukul 08.00 pagi.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko









4:46 PM | 0 komentar | Read More

Jessica Girls Generations Beri Ucapan Selamat Natal


Jessica Girl Generations

Jessica Girl Generations (sumber: allkpop)




Personil Girls Generations itu terlihat menikmati putihnya salju di wilayah Sapporo, Jepang.

Dalam video ucapan selamat natal untuk fans setianya, Jessica, salah seorang personil Girls Generations, tampil anggun dengan gaya Putri Salju.

Dirinya juga mengatakan betapa menyenangkannya menikmati liburan Natal dan Tahun Baru kali ini dengan mengambil lokasi di wilayah Sapporo, Jepang.

"Merry white Christmas!!! The snow rose up to my height in Sapporo!! Wooheehing Iam tall kekeke, Have a warm Christmas with your family," tulis Jessica di situs resmi Girls Generations. 

Dalam foto-foto yang diunggah ke halama situs tersebut, Jessica terlihat tengah menikmati putihnya salju disela-sela liburan Natalnya kali ini.

Banyak fans yang menuliskan rasa kagum dengan suasana lokasi liburan tersebut dan menyatakan bahwa dirinya mirip dengan tokoh 'Putri Salju'.

Selain itu, sejumlah fans setia Girls Generations lainnya membalas ucapan Selamat Natal dari Jessica dengan mengirimkan komentar, "Selamat bersenang-senang dengan bermain di salju!" dan "Selamat Natal juga Jessica".

4:46 PM | 0 komentar | Read More

Temui Presiden, Taufiq Kiemas Berikan Buku Biografi





Temui Presiden, Taufiq Kiemas Berikan Buku Biografi





Rabu, 26 Desember 2012 | 15:52 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima kunjungan Ketua MPR Taufiq Kiemas di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (26/12/2012).


Taufiq tiba di Kompleks Istana sekitar pukul 13.50 WIB dan diterima oleh Presiden Yudhoyono di Kantor Presiden pada pukul 14.10 WIB.  Suami mantan Presiden Megawati Soekarnoputri itu didampingi oleh putrinya, Puan Maharani.


Selain bersilaturahim, Kiemas juga juga menyerahkan buku biografinya dalam rangka peringatan ulang tahunnya ke-70 dan diluncurkan pada 31 Desember mendatang. Sebelum bertemu Presiden, Taufiq juga mengunjungi Wapres Boediono dan menyerahkan buku biografinya juga.


"Ini merupakan buku mengenai kisah hidup saya," kata Taufiq Kiemas usai memberikan buku berjudul buku "Gelora Kebangsaan Tak Kunjung Padam" kepada Wapres Boediono di Jakarta, Rabu.


Taufiq mengatakan, buku tersebut akan diluncurkan untuk memperingati hari ulang tahunnya yang ke-70 tahun tanggal 31 Desember 2012.


Isi buku tersebut kata Taufiq, mengulas perjalanan hidupnya sejak kecil hingga saat ini. Taufiq juga menambahkan bahwa dirinya sangat terkesan dengan pengalaman hidupnya saat tinggal di Yogyakarta. Ia bercerita tentang kisah hidupnya saat kecil dan ayahnya yang merupakan seorang tentara.


Terima Kasih


Saat bertemu Presiden, Taufiq juga menyampaikan terima kasih atas bantuan tim dokter Kepresidenan selama dirinya menjalani perawatan di Singapura baru-baru ini.


Selain itu,  politisi PDI-P itu juga menyampaikan ucapan terima kasih atas keputusan pemerintah untuk memberikan gelar Pahlawan Nasional bagi Presiden Pertama RI Soekarno.


Pertemuan antara Presiden dan Taufiq Kiemas yang didampingi oleh Puan Maharani berlangsung sekitar 30 menit.



















4:39 PM | 0 komentar | Read More

Waria Zarima Diduga Dibunuh Teman Kencan





Waria Zarima Diduga Dibunuh Teman Kencan





Penulis : Alfiyyatur Rohmah | Rabu, 26 Desember 2012 | 16:04 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com — Waria yang tewas di sebuah rumah kontrakan, Zarima (27), diduga dibunuh teman kencannya, Rabu (26/12/2012) sekitar pukul 01.30. Berdasarkan pengakuan Lola, teman korban, dirinya sempat melihat sosok pria tegap berjaket coklat di kamar Zarima sesaat setelah korban berteriak.


"Pas Zarima teriak, saya langsung ke kamarnya. Saya ketok-ketok juga pintunya, tapi enggak dibuka. Akhirnya saya dobrak dan kelihatan Zarima sudah penuh dengan darah. Ada lelaki juga pakai jaket coklat," kata Lola kepada wartawan, Rabu.


Lola mengatakan, saat dirinya melihat pria tegap tersebut, dirinya langsung lari ke kamarnya dan mengunci pintu.


"Saya takut dikejar, jadi saya langsung lari lagi ke kamar dan kunci pintu," kata Lola. Lola menambahkan, kejadian itu berlangsung pada Rabu sekitar pukul 01.30.


Seperti diwartakan, Zarima (27) ditemukan tewas bersimbah darah di teras rumah kontrakannya di Jalan Bangu Nusa, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Rabu sekitar pukul 03.00.


















4:23 PM | 0 komentar | Read More

Pertamina EP Temukan Hidrokarbon di Sumatera

Written By Unknown on Tuesday, December 25, 2012 | 4:48 PM




Migas


Pertamina EP Temukan Hidrokarbon di Sumatera





Penulis : Evy Rachmawati | Selasa, 25 Desember 2012 | 16:08 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com-  Pertamina EP kembali menemukan hidrokarbon di wilayah Sumatera.


Penemuan ini dilakukan dengan menerapkan play (konsep eksplorasi) baru dalam pengeboran eksplorasi di wilayah Binjai, Sumatera Utara, dan Prabumulih, Sumatera Selatan.


Demikian disampaikan Manager Humas Pertamina EP, Agus Amperianto, Selasa (25/12/2012), di Jakarta.


Hasil uji produksi pada sumur Benggala (BGL-1) di Binjai, diperoleh kandungan migas yang terdiri dari gas bumi 13,2 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dan kondensat 857,5 BCPD. Adapun uji produksi di sumur Hibiscus Selatan (HBS-1) mengalirkan minyak 111,9 barrel per hari (BOPD) dan gas 0,2 MMSCFD.


Pemboran Sumur Eksplorasi Benggala (BGL) - 1 memiliki kedalaman 3.150 MD (meter deep) pada obyektif reservoir Formasi Tampur, Parapat dan Belumai. Penemuan minyak dan gas di Formasi Tampur, Parapat dan Belumai, itu diharapkan memicu kegiatan evaluasi lebih intesif dalam mencari potensi dan peluang Eksplorasi hidrokarbon serupa di Area Sumatra Utara.


Pemboran eksplorasi ini merupakan usaha untuk mengaktifkan kembali kegiatan eksplorasi di Blok NAD-Sumbagut setelah selama 7 tahun tidak ada kegiatan eksplorasi.


Struktur Benggala terletak di Desa Tanjung Jati, Kecamatan Binjai Barat atau sekitar 7 Km dari Kota Binjai, masuk dalam Kabupaten Binjai Sumatra Utara.


Tindak lanjut dari penemuan ini akan dilakukan evaluasi sub-surface pasca Pemboran BGL-1 dan hasilnya akan digunakan sebagai dasar untuk rencana penentuan Put On Production, pemboran delineasi maupun survey seismik 3D.


Sementara itu, keberhasilan pemboran sumur HBS-1 menambah optimisme penerapan konsep intra field exploration akan semakin terbuka lebar di Sumatera Selatan. Konsep ini akan didukung oleh data seismik di area tersebut.






Editor :


Tjahja Gunawan Diredja
















4:48 PM | 0 komentar | Read More

Putra Cino Lahir di Malam Natal




Putra Cino Lahir di Malam Natal





Senin, 24 Desember 2012 | 23:19 WIB












SEMARANG, Kompas.com - Juara dunia kelas bulu IBO Daud Yordan menjadi seorang ayah setelah istrinya, Mega Angela, melahirkan anak pertama di Rumah Sakit Fatima Ketapang, Kalimantan Barat.

Daud "cino" Yordan mengatakan, istrinya melahirkan anak laki-laki pada Senin (24/12) pukul 18.08 WIB dengan berat badan 3,5 kilogram dan panjang 50 centimeter.

Menurut petinju dengan rekor bertarung 30 kali menang (23 di antaranya dengan KO) dan dua kali kalah itu, anaknya akan diberi nama Miquel Angel Yordan Jr.

"Tentu saja saya sangat bersyukur atas kelahiran anak saya yang pertama ini. Saya berharap bisa memberikan semangat lebih kepada saya untuk menapaki karier di dunia tinju," katanya.

Menurut petinju yang mempertahankan gelar saat mengalahkan petinju Mongolia Choi Tseveenpurev di Singapura, 9 November 2012, itu dengan kelahiran anaknya ini menjadikan dirinya harus menghormati seluruh wanita.

Petinju dari Sasana Kayong Utara tersebut mengatakan karena saat melahirkan itu antara hidup dan mati."Saya harus menghormati seluruh wanita karena melahirkan itu antara hidup dan mati," ungkap Cino







Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Syuting Komedi Aksi, Olivia Jensen Takut Kulitnya Terbakar


Olivia Jensen

Olivia Jensen (sumber: Beritasatu.com/Yanuar Rahman)




"Panas dan enggak nyaman pakai kostum, karena enggak ganti-ganti".

Bermain pertama kali dalam film bergenre action comedy berjudul Potong Bebek Angsa membuat Olivia Jensen menikmati perannya itu.

"Syutingnya enggak bosan sama sekali. Kalau syuting film romantis atau keluarga statis, banyak syuting di dalam rumah," ujarnya ketika dijumpai usai Press Screening Potong Bebek Angsa di Planet Hollywood, Jakarta, Senin (24/12).

Selain dianggap menyenangkan, Olivia juga menemukan tantangan baru dalam peran yang ia mainkan di film besutan sutradara Alyandra itu.

"Panas dan enggak nyaman pakai kostum, karena enggak ganti-ganti. Dan saat syuting di pasar, parkirnya di daerah pembuangan sampah seharian, baunya enggak enak," paparnya.

Olivia dalam film terbarunya itu beradu akting dengan Ricky Harun dan Boy William. Dalam proses syuting, mereka bertiga banyak melakukan di luar ruangan dalam aksi kejar-kejaran.

Perempuan berdarah Denmark itu menyikapi hal tersebut dengan santai dan tidak berlebihan. Ketakutan Olivia justru bukan pada kekhawatiran kulitnya menjadi hitam karena berada di bawah terik sinar matahari.

"Yang aku takutin itu kulit kebakar, merah-merah, sakit. Untuk rambut perawatannya natural di rumah pakai olive oil," tukasnya.

4:46 PM | 0 komentar | Read More

Agus Harimurti dan Annisa Pohan Juga Tengok Bayi Airlangga





Agus Harimurti dan Annisa Pohan Juga Tengok Bayi Airlangga





Penulis : Sabrina Asril | Selasa, 25 Desember 2012 | 14:59 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Keluarga besar Presiden Susilo Bambang Yudhoyo (SBY) berkumpul di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Selasa (25/12/2012) siang ini. Setelah Presiden SBY dan Ibu Negara mendatangi rumah sakit, kini giliran putra sulungnya Agus Harimurti Yudhoyono bersama istrinya, Annisa Pohan yang tiba ke rumah sakit di kawasan Jakarta Selatan itu. Di RSPI, menantu Presiden, Aliya Rajasa melahirkan putra pertamanya, Airlangga Satriadhi Yudhoyono pada Senin (24/12/2012) dini hari. Airlangga merupakan putra pertama Aliya yang menikah dengan putra bungsu Presiden, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Pantauan Kompas.com, Agus dan Annisa tiba pukul 14.00 WIB, dengan menggunakan mobil Land Cruiser warna hitam bersama putrinya, Almira Tunggadewi Yudhoyono. Annisa dan Agus hanya melambaikan tangan ke arah wartawan tanpa memberikan keterangan sedikit pun. Mereka langsung masuk ke dalam lobi rumah sakit diiringi dengan sejumlah pasukan pengamanan presiden (Paspampres) berseragam safari.

Sebelumnya, rombongan Presiden SBY beserta rombongan tiba pada pukul 12.45, menggunakan mobil Mercedesz Benz warna hitam dengan nomor B 1909 RFS. Presiden datang bersama dengan Menteri Perekonomian Hatta Rajasa dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik. Sementara, Ani Yudhoyono sudah terlebih dulu datang pada pagi hari. Hingga berita ini diturunkan, keluarga Presiden SBY masih berkumpul di kamar perawatan RSPI. Hanya Jero Wacik yang sudah meninggalkan rumah sakit.

Diberitakan sebelumnya, Airlangga Satriadi Yudhoyono lahir Senin (24/12/2012) pukul 00.01 WIB. Cucu pertama Hatta dan cucu kedua bagi Presiden SBY ini lahir dari pasangan Aliya-Ibas. Airlangga lahir dengan berat 3,35 kg dalam keadaan sehat dengan kelahiran normal.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary















4:39 PM | 0 komentar | Read More

Krisis AS Akut, "Kura-kura" China Pulang Kampung

Written By Unknown on Monday, December 24, 2012 | 4:48 PM


NEW YORK, KOMPAS.com — Dulu, para pekerja China di Wall Street disebut-sebut pekerja kerah emas (gold-collar workers). Namun kini, kondisinya malah berbalik. Saat ini, mereka lebih dikenal sebagai "kura-kura laut" (sea turtles) yang belakangan memutuskan untuk "berenang" kembali ke negaranya untuk melarikan diri dari amukan badai finansial.


Hal ini terlihat dari padatnya pameran kerja (job fair) yang digelar di beberapa kota utama AS. Sabtu (20/12/2012) lalu, setidaknya terdapat lebih kurang 1.000 "kura-kura" yang memadati ballroom di sebuah hotel di New York. Mereka memang tengah menghadiri job fair yang menawarkan kesempatan bekerja di Shanghai.


Salah satu di antara mereka adalah Dong Shaw, yang sudah delapan tahun ini bekerja di Wall Street. "Krisis di AS sangat akut. Kami harus mencari pekerjaan lain yang lebih menjanjikan," kata Shaw.


Shaw sendiri sangat tertarik untuk mencari peluang di sektor finansial China yang saat ini prospek pertumbuhannya masih sangat bagus dan sehat. "Sebagai pasar baru, China penuh dengan segudang kesempatan," ungkapnya.


Gerak cepat China


Krisis finansial terburuk dalam satu dekade terakhir menjadikan perekonomian AS masuk ke jurang resesi terburuk sejak Desember 2007. Alhasil, sekitar 2 juta pekerja kehilangan pekerjaan. Industri sekuritas di New York juga telah kehilangan sekitar 16.000 pekerja.


Berdasarkan data pemerintahan setempat, pada Oktober tahun depan, total warga yang kehilangan pekerjaannya bisa mencapai 38.000 orang. Bahkan, sekitar 10.000 pekerja lagi juga akan dipangkas dari sektor-sektor lain yang memiliki keterkaitan langsung, seperti perbankan.


Beberapa kota dan perusahaan di China bergerak cepat untuk mengambil kesempatan tersebut. Mereka berupaya merekrut kembali tenaga-tenaga China berpendidikan tinggi untuk berkarya di kampung halamannya.


Hal ini tidaklah mengherankan. Pasalnya, berdasarkan data dari Pemerintah China, dari 1,2 juta warga China yang pergi ke luar negeri untuk belajar dalam 30 tahun terakhir, hanya seperempat dari mereka yang kembali ke negara asalnya.


Pameran kerja hari Sabtu lalu diprakarsai oleh Pemerintah Shanghai dan diikuti oleh 24 bank, asuransi, dan perusahaan sekuritas dari kota Shanghai, termasuk di dalamnya Shanghai Stock Exchange.


Pada awal bulan ini, Nanjing di provinsi Jiangsu, China Timur, juga pernah mengadakan acara serupa di beberapa kota utama AS. Pameran kerja itu dipadati oleh ratusan orang. (Barratut Taqiyyah/Kontan)





Sumber :


KONTAN



Editor :


Erlangga Djumena









4:48 PM | 0 komentar | Read More

Indonesia Raih Dua Gelar Juara



India Terbuka GP Gold


Indonesia Raih Dua Gelar Juara





Senin, 24 Desember 2012 | 00:06 WIB












JAKARTA, Kompas.com - Tim Indonesia akhirnya memastikan diri merebut dua gelar juara di turnamen India Terbuka GP Gold yang berakhir Minggu (23/12).

Dua gelar di rtaih di nomor tunggal pteri dan ganda campuran. Di nomor taunggal puteri, Lindaweni Fanetri keluar sebagai juara pertama turnamen yang berlangsung di Lucknnow, India tersebut.

Lindaweni memerlukan waktu satu jam 12 menit untuk mengalahkan pemain tuan rumah Sindhu PV 21-15,18-21, dan 21-18 pada babak final.

Sebelumnya, gelar pertama Indonesia diberikan ganda campuran Indonesia pasangan Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irwati ini merebut gelar juara setelah mengalahkan pasangan Thailand Nipitphon Puangpuapech/Savitree Amitrapai dengan dua set langsung 21-12 dan 24-22.

Sayangnya gelar ketiga gagal dipersembahkan oleh ganda puteri Komala Dewi/jenna Gozali menghadapi  ganda vThailand Savitree Amitrapai/Sapsiree Taerattanachai, ganda Indonesia tampil gugup dan menyerah mudah 12-21 6-21.

Namun dua gelar ini telah cukup membuat Indonesia meraih gelar terbanyak. Tiga gelar lainnya dibagi rata antara tuan rumah India, Thailand dan Korea Selatan.





Sumber :


tournamentsoftware





Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Film Nyanyian 1907 Diluncurkan di Banda Aceh


Bongkahan Terumbu karang (coral boulder) yang terbawa di Simeulue

Bongkahan Terumbu karang (coral boulder) yang terbawa di Simeulue (sumber: ibnurusydy.com)




Film ini menceritakan saksi hidup tsunami pada tahun 1907 yakni  Nenek Rukiah yang berusia 112 tahun.

Komunitas Audio Visual Aneuk Nanggroe (KAVAN) dan Yayasan Khadam Nanggroe (YKN) meluncurkan film dokumenter berjudul Nyanyian 1097 pada Selasa (25/12) pukul 20.30 WIB di Sultan II Selim ACC Banda Aceh.

“Film ini menceritakan saksi hidup tsunami pada tahun 1907 yakni  Nenek Rukiah yang berusia 112 tahun  dan tinggal di Kabupaten Simeulue,” ungkap  Faisal Ilyas panitia pelaksanan kepada Beritasatu.com, Minggu (23/12).

Faisal menjelaskan, dalam fim itu,  Rukiah menuturkan kejadian tsunami pada tahun 1907 kepada anak-anak dan  dan cucunya sebagai cerita untuk mengisi waktu senggang dan pengantar tidur  melalui budaya tutur kata  lokal nanga-nanga.

Masyarakat sekitar mengakui melalui cerita yang sering dituturkan itu mengenali tanda-tanda alam yang muncul menjelang tsunami pada tahun 2004 dengan menyelamatkan diri ke perbukitan.

“Bukti kuatnya tsunami pada tahun 1907 dengan ditemukan batu coral besar yang berasal dari kedalaman laut di daratan  kabupaten,” tambah Faisal dalam pernyataan tertulis kepada Beritasatu.com.

Faisal menyatakan budaya cerita smong  merupakan kearifan lokal warga Simeulue bermula dari tsunami pada tahun  1907. Dari cerita yang diwariskan turun-temurun itu mampu menyelamatkan warga setempat yang 95 persen tinggal di pesisir. Hasilnya, ketika tsunami pada tahun 2004  hanya 7 warga yang meninggal dunia dari jumlah pendudik lebih 78.000 di Simeulue.

“Pulau Simeulue termasuk daerah rawan gempa bumi dan tsunami. Hingga kini masih sering gempa bumi,” ungkapnya.

Peluncuran film dokumenter ini sekaligus mengenang 8 tahun gempa dan tsunami Aceh.

4:46 PM | 0 komentar | Read More

Polri Telah Kerahkan Personel untuk Pengaman Natal




Operasi Lilin


Polri Telah Kerahkan Personel untuk Pengamanan Natal





Penulis : Dian Maharani | Senin, 24 Desember 2012 | 16:08 WIB











Foto:






JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian Republik Indonesia telah menurunkan 82.633 personel untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru di seluruh Indonesia. Semua aparat kepolisian telah menempati titik-titik pengamanan dalam Operasi Lilin 2012 ini.


"Seluruh anggota yang terlibat pengamanan Operasi Lilin 2012 sudah menempati posnya masing-masing," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Agus Rianto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (24/12/2012).


Hari ini, umat Kristiani mulai melakukan ibadah Natal di gereja-gereja. Puncak perayaan Natal akan berlangsung Selasa (25/12/2012) besok. Agus mengatakan, hingga saat ini, situasi berjalan normal. Untuk mencegah gangguan keamanan, kepolisian juga telah melakukan langkah deteksi dini di gereja.


"Kita sudah lakukan langkah-langkah pendahuluan, bekerja sama dengan panitia pelaksana dalam rangka menciptakan kondisi yang aman dan tertib di lokasi kegiatan," terangnya.


Gereja-gereja besar seperti Katedral dan Imanuel menjadi prioritas pengamanan. Menurut Agus, prioritas dilakukan pada gereja-gereja yang memiliki umat dalam jumlah besar dan potensi gangguan keamanan seperti teror. Operasi Lilin akan berlangsung selama 10 hari, yakni mulai 23 Desember 2012 hingga 1 Januari 2013.


Dalam Operasi Lilin, Polri juga melibatkan TNI, instansi terkait, dan komponen masyarakat. Personel cadangan juga telah dipersiapkan untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan yang kemungkinan terjadi.


















4:39 PM | 0 komentar | Read More

Jokowi Percepat Normalisasi Ciliwung dan PAS


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meninjau dua lokasi banjir yaitu di Bidara Cina dan Bukit Duri pada Senin ini. Dalam mengantisipasi banjir yang selalu datang merendam sejumlah rumah warga, Jokowi menargetkan untuk segera mempercepat normalisasi tiga kali, yaitu Kali Pesanggrahan, Kali Angke, dan Kali Sunter (PAS). Namun, menurut Jokowi, normalisasi perlu jangka waktu yang sangat lama.

"Kalau dalam jangka panjang memang normalisasi Kali Ciliwung, Pesanggarahan, Angke, dan Sunter tidak bisa ditawar lagi," kata Jokowi, seusai meninjau banjir di Bukit Duri, Jakarta Selatan, Senin (24/12/2012).

Normalisasi itu, kata Jokowi, sudah merupakan suatu kewajiban dan Pemprov DKI akan segera melaksanakan hal tersebut mulai awal tahun mendatang. "Inginnya kita percepat agar prosesnya tidak terlalu panjang, tapi perlu konsisten," kata Jokowi.

Sementara itu, program normalisasi sungai dan saluran drainase sudah masuk dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2013. Normalisasi itu meliputi perbaikan perkuatan tebing melalui pembangunan Sheet Pile; Inventarisasi dan pembebasan lahan utamanya untuk Kali Pesanggrahan, Kali Angke, dan Kali Sunter; pembersihan sampah serta pengerukan sungai dan saluran di lima wilayah kota DKI.

Jokowi menjelaskan, melalui proyek Kanal Banjir Timur (KBT), dari 78 lokasi titik banjir, sudah terkurangi sebanyak 16 titik rawan banjir. Saat ini masih tersisa 62 lokasi titik rawan banjir.

"Setiap tahun ada progres dikurang-kurangi antara enam sampai 12 titik rawan banjir harus dapat berkurang, kurang, dan kurang, setiap tahun harus ada progres itu," kata Jokowi.

Untuk antisipasi dalam waktu dekat, kata Jokowi, yang terpenting adalah evakuasi warga jangan sampai ada korban jiwa dari peristiwa banjir itu. Selain melakukan evakuasi, distribusi bantuan kepada warga juga harus selalu lancar dan terdistribusi dengan tepat sasaran.

"Tapi memang ini proses yang sudah berpuluh tahun, masih kayak begini terus. Tapi yang paling penting diberi solusi, itu saja," kata Jokowi.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri









4:23 PM | 0 komentar | Read More

Pertumbuhan Industri TPT Menurun

Written By Unknown on Sunday, December 23, 2012 | 4:48 PM





Pertumbuhan Industri TPT Menurun





Penulis : Cyprianus Anto Saptowalyono | Sabtu, 22 Desember 2012 | 13:06 WIB













KOMPAS/C Anto Saptowalyono


Suasana wisuda di Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/12/2012).





BANDUNG, KOMPAS.com - Pertumbuhan industri pengolahan nonminyak dan gas bumi pada triwulan tiga 2012 sebesar 6,50 persen. Angka itu lebih kecil dibandingkan dengan periode sama tahun 2011 yang sebesar 6,63 persen.


Total ekspor produk industri nonminyak dan gas bumi sampai September 2012 sebesar 86,99 miliar dollar Amerika Serikat, atau turun 5,25 persen dibandingkan dengan periode sama tahun 2011. Adapun ekspor produk industri tekstil dan produk tekstil (TPT) turun 6,88 persen.


Demikian dipaparkan Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Ansari Bukhari, saat memberi sambutan pada acara wisuda Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (22/12/2012).


"Penurunan kinerja pertumbuhan sektor industri tersebut, termasuk cabang industri TPT (tekstil dan produk tekstil),  disebabkan melambatnya perekonomian dunia," kata Ansari.


Perlambatan ekonomi dunia tersebut berdampak pada memburuknya kinerja perdagangan nasional, terutama terhadap negara-negara tujuan ekspor utama seperti Eropa, Amerika Serikat, Jepang, dan ASEAN.


Meski demikian, kata Ansari, Indonesia masih memiliki banyak peluang yang bisa dimanfaatkan untuk menjaga kinerja pertumbuhan industri agar tetap tinggi. Peluang dimaksud antara lain potensi perbaikan ekonomi di Amerika dan Jepang pada akhir tahun 2012, serta besarnya pasar dalam negeri dengan jumlah kelas menengah mencapai 134 juta orang.


Selain itu juga peningkatan investasi di dalam negeri, baik penanaman modal asing maupun penanaman modal dalam negeri, serta tingginya pertumbuhan sektor tersier yang dapat dijadikan penghela pertumbuhan industri.


Peluang lainnya adalah berupa belanja pemerintah dan belanja modal Badan Usaha Milik Negara yang bisa diarahkan untuk program pemanfaatan produk dalam negeri.



















4:48 PM | 0 komentar | Read More

Lewat Renang Lanjut ke Amerika


JAKARTA, Kompas.com - Prestasi yang baik dan landasan pendidikan yang kuat membawa perenang nasional Patricia Yosita Hapsari mendapat beasiswa pendidikan ke Amerika Serikat.

Cerita tentang mantan atlet Indonesia yang hidup terlunta di masa pensiun sebagai atlet atau masa tuanya bukan hal yang baru. Sebagian besar telah jadi eksploitasi menarik buat media. Penyebabnya pun sudah jelas, pendidikan yang terbengkalai, baik karena beratnya sistem latihan, atau pun karena sebab lain.

Hal seperti inilah yang tidak ingin dihadapi oleh atlet renang nasional, Patricia Yosita Hapsari. Perenang cantik kelahiran  Jakarta 30 Juli 19931 ini akan melanjutkan pendidikannya di  California Baptist University (CBU) di Riverside, Amerika.

"Saya akan berangkat 24 Desember ini. Sementara kegiatan perkuliahan akan dimulai pada 7 Januari mendatang," kata Yosita, Sabtu (22/12) lalu. Padahal Yosita baru saja kembali ke Jakarta setelah memperkuat Indonesia di ASEAN UNiversity Games di Vientiane, Laos. Di ajang ini ia menyumbangkan  4 emas, 1 perak dan 2 perunggu.

Di Amerika Serikat,  Yosita akan mengambil jurusan Kinesiology yang mempelajari sports science dan anatomi tubuh mansuia. "Saya melihat di  Singapura, ada ahli yang membantu atlet renang mereka dengan mengetahui kondisi otot dan memaksimalkan kerjanya secara ilimiah. Ternyata mereka mempelajari khusus bidang ini," kata Yosita lagi.

Jika lancar, ia berharap akan menyelesaikan pendidikannya dalam 4 tahun. "Kalau memang harus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, mengapa tidak?" kata lulusan SMA Don Bosco, Padang ini.

Keinginan Yosita untuk melanjutkan pendidikan usai SMA  difasilitasi pelatih Yosita selama di Jakarta, Felix dan Albert Sutanto. Adalah Felix yang menginformasikan adanya beasiswa yang diberikan California Baptist University (CBU)  untuk atlet renang berprestasi. Kebetulan, mantan pelatih nasional Lisa Siregar menjadi asisten pelatih kepala di CBU.

Karena memperoleh beasiswa dari CBU, Yosita dibebaskan dari  tuition fee sebesar 28 ribu dolar AS. "Ini termasuk akomodasi dan makan. Namun di luar  biaya untuk beli buku atau bacaan kuliah lainnya,"kata Yosita .

Untuk kebutuhan tersebut atau kebutuhan harian lainnya, ia mendapat bantuan beasiswa unggulan" dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar 12 ribu dolar AS per tahun. ""Beasiswa unggulan dari Kemendikbud ini  diberikan kepada siswa berprestasi dari segala bidang, bukan hanya olah raga," kata Yosita lagi.

Fasilitas beasiswa unggulan"" ini masih sedikit diamanfaatkan oleh atlet-atlet nasional mau pun daerah yang berprestasi. "Biasanya yang mendapat fasilitas ini tidak memberi tahu yang lainnya," ungklp Yosita. Untung saja ia mendapat informasi ini dari Sekretaris Umum Pengprov DKI, NUrsyamsu yang puterinya -mantan atlet Zasa Pinkan- juga mendapatkan fasilitas ini. "Ternyata prosesnya sangat mudah dan cepat."

Namun di Amerika, tuntutan buat puteri pasangan Yusuf Sudaryanto dan Damiana Danita ini bukan sekadar prestasi akademik. Ia juga dituntut  meningkatkan kemampuannya sebagai atlet renang nasional. Untungnya,  di sana ia juga akan ditangani oleh mantan pelatih renang Nasional, Lisa Siregar. "Pelatih kepalanya Rick Rowland, sementara Tante Lisa sebagai asisten pelatih kepala," katanya.

Di Amerika, dengan catatan waktunya sebagai atlet nasional Indonesia, Yosita masuk dalam kompetisi Divisi II National Collegiate Athletic Association (NCAA). "Sebagai perbandingan, perenang nasional AS, Missy Franklin masuk di divisi I," kata Yosita. Ia akan bersaing dengan perenang-perenang wakil-wakil perguruan tinggi AS.

Menurut Yosita, Januari-Februari merupakan jadwal padat buat kompetisi renang NCAA. "Di Januari ada dua  jadwal lomba. Sementara Februari ada tiga."

Untung saja dia sudah terbiasa menjalani jadwal latihan yang padat dan berat selama di Indonesia. "Di sana saya berlatih lima hari dalam sepekan. Pagi dua jam dan sore dua jam. Belum ditambah latihan fisik di gym."

Meski tinggal di Amerika, Yosita berharap tetap dapat membela Indonesia di ajang-ajang internasional. Ia bahkan berharap akan mampu tampil di Olmp[iade Rio De Janeiro 2016 mendatang. "Berat memang, tetapi ini tetap masuk target hidup saya."

Nama Yosita memang masuk dalam tim pelatnas Indonesia ke SEA Games Myanmar 2013 mendatang. Hanya ia masih bingung soal pengaturan waktunya. "SEA Games kali ini berlangsung Desember, bersamaan dengan exam atau ujian.  Saya serahkan kepada tante Lisa (siregar) Saja soal ini.  Saya sih optimistis saja, karena orang Amerika -termasuk institusi pendidikan- katanya sangat memandang tinggi orang atau atlet yang bertanding membela negaranya."




Saya sih optimistis saja, karena orang Amerika -termasuk institusi pendidikan- katanya sangat memandang tinggi orang atau atlet yang bertanding membela negaranya."









Editor :


A. Tjahjo Sasongko









4:46 PM | 0 komentar | Read More

Ziarah ke Yogya, Slank Tanam Pohon di Merapi


Jumpa pers Slank dengan wartawan di Jakarta Selatan

Jumpa pers Slank dengan wartawan di Jakarta Selatan (sumber: Yanuar Rahman)




Selain tanam pohon, Slank juga ziarah ke makam Kiai Mufid, di pesantren Pandanaran.



Personel grup band ibukota Slank menanam sejumlah pohon di lereng Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. "Aksi peduli lingkungan ini dalam rangka perjalanan X-Traligi Slank dan Ki Ageng Ganjur yang ke 41," kata produser Slank, Arifah Fauzi, di Yogyakarta, Sabtu (22/12).



Menurut Arifah, selain menanam pohon, Slank juga menyempatkan diri berdoa bagi para korban bencana letusan Gunung Merapi 2010. "Perjalanan religi Slank di kota Yogyakarta ini dimulai dengan ziarah ke makam Kiai Mufid Masud di komplek Pondok Pesantren Pandanaran, Ngaglik, Sleman. Ziarah ke makam Kiai Mufid ini untuk jasa-jasa beliau agar bisa ditiru," katanya. 



Arifah mengatakan, perjalanan X-Traligi Slank bersama dengan Ki Ganjur sebelumnya juga dilakukan di 40 kota-kota besar yang ada di Sumatra dan Jawa. "Kali ini giliran Slank hadir di Kota Yogyakarta. Saat ini Slank datang dengan personel lengkap yakni Bim-bim (drum), Kaka (vokal), Ivanka (bass), Ridho (gitar), dan Andee (gitar)," katanya. 



Ngatawi Al-Zastrow atau Kiai Ganjur mengatakan, perjalanan yang dilakukan Slank ke pesantren-pesatren merupakan metamorfosis religius. "Setiap orang mengalami perjalanan religius dan apa yang dialami Slank pada waktu-waktu sebelumnya, pada saat terkena narkoba, juga merupakan perjalanan religiusnya," katanya. 


4:46 PM | 0 komentar | Read More

SBY Tidak Tegas, Kasus Diskriminasi Meningkat





SBY Tidak Tegas, Kasus Diskriminasi Meningkat





Penulis : Sabrina Asril | Minggu, 23 Desember 2012 | 15:58 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com — Ketegasan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam mengusut kasus-kasus diskriminasi dipertanyakan. Pasalnya, selama delapan tahun memerintah, kasus diskriminasi justru meningkat menjadi 1.483 kasus. Direktur Yayasan Denny JA, Novriantoni Kahar, mengatakan, berdasarkan catatan yayasan yang bergerak di bidang keberagaman itu, setidaknya ada 915 kasus kekerasan diskriminasi yang terjadi pascareformasi tahun 1998-2004. Dari jumlah itu, kekerasan diskriminasi per tahun mencapai 150 kasus.


Sementara saat Presiden SBY menjabat, kasus diskriminasi meningkat menjadi 1.483 kasus dengan rata-rata kekerasan diskriminasi yang terjadi setiap tahunnya mencapai 210 kasus. "Ketidaktegasan Presiden SBY dalam melindungi keberagaman ikut membuat kekerasan memburuk," ujar Novriantoni, Minggu (23/12/2012), dalam jumpa pers di kantor Lingkaran Survei Indonesia (LSI) di Jakarta.


Novriantoni menuturkan, kekerasan dan diskriminasi yang terjadi pascareformasi bersifat primordialis dan komunal, tidak lagi pada tataran ideologi seperti dalam masa Orde Baru. Konflik lebih terjadi berkaitan dengan perbedaan agama ataupun etnis.


Selain itu, Lingkaran Survei Indonesia juga merilis hasil survei yang dilakukan dengan menggunakan metode quick poll. Survei dilakukan pada 14-17 Desember 2012 dengan menggunakan teknik pengambilan sampel multistage random sampling. Ada 440 responden di semua provinsi di Indonesia yang dilibatkan dalam ruvei ini. Margin of error survei ini adalah +- 4,8 persen.


Hasil survei itu menunjukkan, mayoritas responden menganggap Presiden SBY kurang maksimal dalam melindungi keberagaman. Sebanyak 67,5 persen menilai Presiden SBY kurang maksimal melindungi keberagaman, sedangkan jumlah responden yang menilai maksimal berjumlah 23,4 persen. Sebanyak 9,1 persen menjawab tidak tahu.


Jika dibandingkan dengan presiden-presiden lainnya, Presiden SBY juga berada di posisi terendah dalam hal persepsi publik terkait perlindungan terhadap pemeluk agama/etnis, yakni 41 persen. Presiden yang dianggap mampu melindungi keberagaman hanya Bung Karno (82 persen) dan Gus Dur (81 persen). Sementara dalam hal perlindungan atas keberagaman ideologi, Presiden SBY ada di posisi ketiga dibandingkan presiden-presiden RI dengan 55 persen. Di atas Presiden SBY masih ada Bung Karno (85 persen) dan Gus Dur (83 persen).


















4:39 PM | 0 komentar | Read More

Eksploitasi Seksual Anak Harus Segera Dihentikan





Eksploitasi Seksual Anak Harus Segera Dihentikan





Penulis : Firly Anugrah Putri | Minggu, 23 Desember 2012 | 15:38 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com — Seks bebas di Indonesia kian menjamur. Ironisnya, tren pelakunya semakin muda. Semakin banyak remaja yang menjadi korban eksploitasi seks komersial. Menurut Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA), sepanjang tahun 2012 setidaknya ada 673 kasus eksploitasi seksual komersial yang menimpa remaja.


"Jumlah ini meningkat dibandingkan pengaduan 2011, yakni 480 kasus. Korban yang dijadikan eksploitasi seksual umumnya berusia 13-17 tahun," kata Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait kepada Kompas.com, Sabtu (22/12/12).


Arist mengatakan, dirinya menyayangkan ada sebagian remaja yang terlena akan gaya hidup yang glamor. Mereka juga merasa perlu mengikuti perkembangan gadget terkini. Hal itu juga diperparah dengan adanya pihak yang sengaja memanfaatkan kelemahan ini untuk mereguk keuntungan. Para remaja pun diiming-imingi gadget terbaru asalkan rela bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK).


Arist mengatakan, terkait fenomena ini, masyarakat tak dapat menyalahkan para remaja. Bagaimanapun, mereka adalah anak yang masih menjadi tanggung jawab orangtua, dan patut dilindungi, serta diberikan arahan.


"Tidak hanya dari kalangan tidak mampu. Di kalangan menengah atas, saat ini banyak remaja yang menjadi pekerja seks komersial. Itu terjadi karena mereka umumnya merasa tidak nyaman di rumah atau gaya lingkungan hidupnya mewah," kata Arist.


Arist mengimbau para remaja tersebut untuk menghentikan pekerjaan itu. Mereka dipandang rentan terjangkit HIV/AIDS.


















4:23 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger