Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Sosok "Bayi Matahari" di "Teletubbies" Akhirnya Terungkap!

Written By Unknown on Thursday, December 25, 2014 | 4:46 PM


London - Jika dulu suka menonton serial Teletubbies, pasti ingat "bayi matahari" yang selalu tertawa di awal dan akhir episode. Kini, sosok "bayi matahari" dalam serial yang populer tahun 90an itu sudah dewasa.


Gadis yang kini berusia 19 tahun itu membuka rahasianya. Jess Smih yang berasl dari Chatham, Kent, Inggris terpilih menjadi "bayi matahari" yang tertawa di Teletubbyland saat ia berusia 9 bulan.


Serial itu kemudian menjadi sangat populer dan Smith, mahasiswi semester satu jurusan tari di Canterbury Christ Church University, Inggris, menjadi salah satu wajah yang terkenal. Namun, hanya keluarganya saja yang mengetahui wajah bayi di matahari itu adalah Smith.


Sebelumnya, sempat beredar rumor bahwa "bayi matahari" itu bernama Jessica Smith, sekarang berumur 27 tahun, bintang serial remaja Laguna Beach.


Namun, akhirnya Smith membuka rahasianya dan mengungkapkan untuk pertama kalinya seputar perannya di serial televisi yang menceritakan karakter Tinky-Winky, Dipsy, Laa Laa, dan Po.


Smith membuka rahasianya dalam sebuah permainan dengan teman kuliahnya. Dalam permainan itu, setiap pemain harus menceritakan seputar dirinya sendiri, di mana tidak seorang pun bisa menebaknya.


"Aku memutuskan untuk menceritakan kepada mereka, karena aku akan menghabiskan tiga tahun bersama mereka," ujar Smith.


Ia akhirnya membuat pengumuman melalui akun Facebook-nya. "Aku sekarang ini sedang merayakan ulang tahun ke-19 dan setelah banyak pertimbangan, aku memutuskan untuk mengatakan pada semuanya," tulisnya.


"Aku harusnya merahasiakan itu, namun setelah didorong teman-teman kuliahku, aku memutuskan untuk jujur. Aku adalah matahari di Teletubbies. Banyak orang yang dikaitkan dengan 'bayi matahari', tapi hanya aku yang bisa bercerita yang sebenarnya," tulisnya lagi.


Lalu, Smith memposting foto untuk membuktikan ceritanya di Facebook. Foto itu berisi sebuah surat yang didapat orangtuanya dari Courtyard Production di Four Elm, Kent, 17 Juni 1996. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya adalah bayi itu bukan Jessica Smith.


"Aku tidak tahu kenapa artis itu mengklaim dirinya, atau mengapa orang mengira itu dirinya. Dia berumur 10 tahun saat film itu dibuat. Ia juga tak mirip dengan bayi itu," katanya.


Smith terpilih saat ibunya, Anji Smith (44), membawanya untuk ditimbang di Rumah Sakit Edenbridge, Kent. Di sana, Ragdoll Production sedang mencari sosok bayi yang tersenyum.


Smith didudukkan di kursi yang tinggi saat proses rekaman, supaya ia melihat ke bawah seperti matahari. Ayahnya, Bill (49), membuatnya tertawa dengan boneka teddy bear di belakang kamera.


Tak seorang pun mengira serial itu bakal sukses. Saat itu, ia dibayar 250 poundsterling dan diberi sekotak mainan untuk dibawa pulang.


Penulis: Eko Priyatmono/EPR


Sumber:dailymail


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Predestination, Lika Liku Masa Lalu

Written By Unknown on Wednesday, December 24, 2014 | 4:46 PM


Predestination merupakan film tentang penjelajahan waktu oleh seorang agen yang diperankan oleh Ethan Hawke. Sebagai seorang agen, tugas utamanya adalah mundur ke masa lalu untuk menghentikan sejumlah peristiwa pemboman yang dilakukan oleh The Fizzle Bomber.


Film dimulai dengan agen tanpa mana yang gagal mencegah terjadinya ledakan. Tak hanya gagal, sang agen pun mengalami luka bakar serius di bagain wajahnya. Sang agen menjalani operasi guna mengembalikan konstruksi wajahnya yang telah rusak. Agen itu mendapatkan wajah baru.


Misi belum usai, masih ada peristiwa pemboman besar yang meluluhlantahkan kota New York. Agen kembali ke masa lalu. Dengan menggunakan kotak penyimpan biola yang berfungsi sebagai mesin waktu, agen pergi ke masa lalu bertemu dengan seorang pria yang berprofesi sebagai penulis bernama The Unmarried Mother di sebuah bar. Semacam ada kecocokan, keduanya berbicara panjang tentang masa lalu The Unmarried Mother.


“When I was a little girl...” The Unmarried Mother membuka tabir bahwa saat dilahirkan dirinya adalah seorang perempuan.


Selama hampir 30 menit, kamera mengikuti kisah hidup The Unmarried Mother. Rupanya ia adalah seorang yatim piatu yang ditinggalkan di depan panti asuhan di Cleveland. Ia tumbuh menjadi gadis yang aneh, yang tidak disukai oleh gadis-gadis lainnya. Meski menjadi anak aneh, namun ia memiliki kecerdasan di atas rata-rata.


Berkas kecerdasannya itu, ia direkrut untuk menjalani misi ke luar angka. Jane, nama gadis itu selalu mendapatkan skor tertinggi dalam berbagai tes kemampuan. Sayangnya jalan Jane terhambat karena alasan yang tidak jelas.


Jane memuutuskan bekerja sembari belajar. Jane yang selama ini belum merasakan cinta, akhirnya jatuh cinta pada pria misterius. Dari hubungannya tersebut, Jane hamil dan melahirkan seorang anak perempuan. Cobaan kembali datang ke hidup Jane, saat orang tidak dikenal menculik anaknya. Belum usai kesedihan akibat kehilangan sang putri, Jane mendapati kenyataan pahit. Pascaoperasi, Jane mengalami pendarahan hebat yang menyebabkan dokter harus mengangkat rahimnya.


Rupanya, satu kenyataan baru yang menyakitkan kembali mampir di hidup Jane. Rupanya Jane dilahirkan dengan organ intim perempuan dan lelaki. Karena organ perempuannya tidak lagi berfungsi, dokter melakukan sejumlah operasi untuk memaksimalkan organ intim pria.


Jane berpendapat seluruh hidupnya rusak setelah bertemu pria misterius. Agen pun mengajak Jane mundur ke masa lalu dan bertemu dengan si pria misterius. Lanjutan kisah Jane akan saling berkait dengan usaha sang agen untuk menghentikan The Fizzle Bomber dari niatan mengebom kota New York.


Film yang diangkat dari novel karya Robert Heinlein berjudul All You Zombies ini menampilkan seorang aktris asal Sydney Australia bernama Sarah Snook. Pujian patut diberikan kepada Sarah karena memberikan seluruh kemampuan berakting yang luar biasa. Di film ini Sarah memerankan tokoh Jane yang bertransformasi dari perempuan menjadi lelaki. Bintang berusia 27 tahun ini sukses menghidupkan tokoh penulis The Unmarried Mother dengan sempurna.


Predestination bagaikan sebuah puzzle. Penonton akan dibuat bingung dengan lompatan waktu yang terjadi terus-menerus. Film karya sineas asal Australia Michael Spierig dan Peter Spierig ini tidak membiarkan penonton terus dibuat bingung.


Di akhir film, diberikan kepingan terakhir puzzle yang akan menyatukan keseluruhan cerita. Meski cerita sudah komplet, penonton seolah dibuat untuk menyaksikan satu kali lagi film ini guna memahami seluruh loncatan waktu yang terjadi.


Walaupun film ini berpotensi membuat penonton mengerutkan dahi, namun tersembul ide brillian. Penonton akan mengangguk-angguk dan mungkin memuji ide cerita yang tidak biasa ini.


Film yang mengangkat tema soal penjelajahan waktu memang sudah banyak, salah satunya adalah Looper. Akan tetapi, Predestination jauh lebih gila dalam hal frekuensi lompatan waktu baik ke masa lalu. Mungkin penonton harus menyiapkan kertas dan pulpen untuk mencatat setiap lompatan waktu sehingga bisa dengan segera menyelesaikan puzzle kisah ini.


Penulis: Rizky Amelia/MUT


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Fairuz-Galih Ginanjar Resmi Cerai

Written By Unknown on Tuesday, December 23, 2014 | 4:46 PM


Jakarta - Akhirnya, setelah menjalani proses panjang yang melelahkan terkait urusan rumah tangganya, pesinetron Fairuz A Rafiq akhirnya resmi bercerai dari suaminya, Galih Ginanjar.


Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum Fairuz, Sandy Arifin usai sidang di Pengadilan Agama Depok, Jawa Barat, Selasa (23/12).


"Tadi di dalam, agendanya adalah pemeriksaan saksi yang merupakan kakak kandung Fairuz. Mereka memberikan kesaksian bahwa sejak setahun belakangan keduanya (Galih dan Fairuz) sering cekcok dan pihak keluarga juga telah mencoba untuk mendamaikan. Tapi mereka tetap pada keinginan, yakni berpisah secara baik-baik," ungkap Sandy.


Dikatakan Sandy, dari hasil kesaksian keduanya, akhirnya hakim memutuskan untuk mengabulkan gugatan Fairuz dan Galih. Keduanya resmi bukan lagi suami-istri terhitung sejak 23 Desember 2014.


Sementara, Fairuz mengungkapkan, kelegaannya usai putusan hakim yang menyatakan untuk mereka berpisah. Namun, Fairuz menegaskan bahwa hubungannya dengan Galih akan tetap berjalan dengan baik.


"Kami memang selama setahun ini sudah tidak tinggal serumah. Ke depan, aku akan berusaha menjaga hubungan baik dengan Galih. Dia juga akan bisa kapanpun menemui anaknya, karena memang rumah kita berdekatan," tutur Fairuz.


Sekadar informasi, Fairuz dan Galih menikah pada 5 Maret 2011. Mereka dikarunia seorang anak bernama King Faaz A Rafiq. Fairuz mendaftarkan gugatan perceraiannya pada 22 Oktober 2014 lalu.


Penulis: Chairul Fikri/EPR


4:46 PM | 0 komentar | Read More

"The Hobbit" Menangkan Persaingan "Box Office"

Written By Unknown on Monday, December 22, 2014 | 4:46 PM


Los Angeles - Film terakhir dari trilogi Hobbit berjudul The Hobbit: The Battle of the Five Armies berhasil memenangkan persaingan sengit di antara beberapa film baru yang tayang perdana pada pekan lalu. The Hobbit mencetak pendapatan sebesar US$ 56,2 juta pada pekan pertama penayangannya di Amerika Serikat (AS) dan Kanada.


Pekan lalu, perhatian penonton tertuju kepada sekuel terakhir dari trilogi Hobbit. Tak heran apabila pendapatan film pada pekan lalu didominasi oleh film besutan sutradara Peter Jackson tersebut. Pengamat film memperkirakan tingginya angka pendapatan tersebut karena film tersebut memiliki penggemar loyal yang sangat besar.


Hal tersebut ditunjukan pada hadirnya sekuel pertama Hobbit yang mendapatkan respons hangat dari pencinta film. Setelah sekuel kedua muncul, respons penonton relatif stabil dan hanya mengalami penurunan 15% pada pendapatannya. Sehingga bukanlah tidak mungkin sebagian besar dari para fan setianya tidak ingin melewatkan seri terakhir dari trilogi tersebut.


Selain itu, produser juga dinilai cerdas dalam mengakhiri seluruh trilogi tersebut. Dengan langsung membuka kisah pertarungan dengan sang Naga, Smaug, sehingga plot cerita berjalan saling berkaitan tanpa harus kembali mengulang kisah pada sekuel keduanya. Tidak hanya itu, mereka juga tepat memilih subjudul yang membuat penasaran para pecinta film,terutama para fans mereka.


Awalnya film tersebut mengangkat subjudul There and Back Again menjadi The Battle of the Five Armies. Sebab, subjudul tersebut seprti ingin mengisahkan besarnya pertarungan yang akan diangkat dalam sekuel terakhir Hobbit. Terakhir, kampanye pemasaran yang diterapkan produsen dengan menempatkan kata 'One Last Time' seolah menegaskan tidak akan ada lagi kisah yang mengangkat tema abad pertengahan tersebut di layar lebar.


Berdasarkan data boxofficemojo, The Hobbit: The Battle of the Five Armies ditonton oleh 60% pria dan 60% di antaranya berusia di atas 25 tahun. CinemaScore memberikan peringkat "A-" pada film tersebut dan itu berarti standar untuk trilogi Hobbit.


Posisi kedua ditempati oleh film baru yang juga sekuel dari Night at the Museum, dengan subjudul Secret of the Tomb. Film tersebut berhasil mencetak pendapatan sebesar US$ 17,3 juta pada pekan lalu. Pengamat menilai turunnya pendapatan Night at The Museum tidak terpengaruh besar dari nama besar Ben Stiller. Berdasarkan data 20th Century Fox, penonton dari film tersebut 51% pria dan 54% diantaranya berusia di atas 25 tahun. CinemaScore memberikan peringkat "B+" pada film tersebut.


Film tersebut baru akan tayang di Indonesia pada 24 Desember mendatang.


Selanjutnya, film remake Sony/Columbia's berjudul Annie (2014) berhasil menempati posisi ketiga dengan menghasilkan US$ 16,3 juta. Meski remake, film tersebut mendapatkan peringkt "A-" dari CinemaScore. Sedangkan posisi selanjutnya ditempati oleh jawara boxoffice pekan lalu Exodus: Gods and Kings yang menghasilkan pendapatan US$ 8 juta, disusul The Hunger Games: Mockingjay - Part 1 dengan pendapatan US$ 7,7 juta.



Top 5 Box Office


1. The Hobbit: The Battle of the Five Armies US$ 56,2 juta


2. Night at the Museum: Secret of the Tomb US$ 17,3 Juta


3. Annie (2014) US$ 16,3 juta


4. Exodus: Gods and Kings US$ 8 juta


5. The Hunger Games: Mockingjay - Part 1 US$ 7,7 juta


sumber : boxofficemojo


Penulis: IIN/YS


Sumber:boxofficemojo


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Sebar Undangan Lewat Instagram, Elton John Menikah Hari Ini

Written By Unknown on Sunday, December 21, 2014 | 4:46 PM


London - Penyanyi legendaris asal Inggris, Sir Elton John (67) resmi menikah dengan pasangan sesama jenisnya, David Furnish (52) hari ini.


Kabar bahagia itu diumumkan Elton lewat undangan pernikahan yang di-posting pertama kali di akun Instagram. Pada caption tertulis : "Silakan bergabung bersama kami pada Minggu (21/12) dan kami akan posting momen spesial di hari besar kami #ShareTheLove #EltonJohn #DavidFurnish".


Pernikahan itu akhirnya terjadi setelah otoritas setempat mengubah aturan dan mengizinkan pernikahan sesama jenis.


Seorang sumber mengatakan bahwa keduanya telah mengundang sekitar 50 orang teman dan kerabat dekat, beberapa di antaranya, yakni pasangan David Beckham dan Victoria Beckham, Elizabeth Hurley, dan Ozzy serta Sharon Osbourne.


"Elton dan David sudah merencanakan pernikahan ini selama berbulan-bulan. Hanya teman dekat dan keluarga yang diundang," kata sumber tersebut seperti dilansir Dailymail, Minggu (21/12).


Pasangan yang sudah menjalin hubungan selama 21 tahun ini dikabarkan menggelar pernikahan di Windsor Guildhall, tempat yang sama dimana Pangeran Charles menikah dengan Camilla Parker Bowles pada April 2005.


Penulis: Firda Puri Agustine/FIR


Sumber:Dailymail


4:46 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger