Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Grup Bosowa Rayakan 40 Tahun Usianya

Written By Unknown on Saturday, February 23, 2013 | 4:48 PM


JAKARTA, KOMPAS.com -- Grup Bosowa, salah satu perusahaan besar yang di antaranya bergerak di bisnis industri semen, jalan tol, media, pertambangan dan pembangkit listrik, merayakan ulang tahunnya yang ke-40, mulai Jumat (22/2/2013) hingga Minggu (24/2/2013), dengan menggelar 12 acara besar. Acara itu di antaranya adalah pekan olahraga, turnamen golf, Bosowa 10 K, sujud syukur, dan aksi sosial.


Ketua panitia HUT Bosowa Subhan Aksa menyatakan, perayaan dipusatkan di Makassar, kota tempat Bosowa berdiri empat puluh tahun silam. Dan untuk meramaikan acara tersebut panitia mengajak sejumlah artis, di antaranya Krisdayanti & Bubu Giri, Project P, Coboy Jr dan Fikri Carlina.


"Namun hal terpenting dari HUT Bosowa ini adalah ucapan syukur kepada Allah SWT, sebab Bosowa mampu berkembang dan menjadi salah satu perusahaan besar nasional," ujar Subhan, salah seorang putera pendiri Bosowa Aksa Mahmud. Subhan juga dikenal sebagai pembalap kelas dunia.


Lahirnya Bosowa bermula dari didirikannya sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan umum bernama CV Moneter di Makassar, Sulawesi Selatan pada 22 Februari 1973 oleh HM Aksa Mahmud. Pada tahun 1978 perusahaan itu mendapatkan hak eksklusif sebagai dealer resmi mobil produksi Jepang Datsun untuk kawasan Indoensia Timur. Pada tahun yang sama nama perusahaan diganti menjadi PT Moneter Motor.


Bosowa makin dikenal ketika mendapat kepercayaan dari Mitsubishi Motors menjadi sales dan distributor mobil merek Mitsubishi untuk kawasan Indonesia Timur pada bulan Oktober 1980. PT Moneter Motor pun berganti nama menjadi PT Bosowa Berlian Motor yang menjadi tonggak penting kemajuan Bosowa.


Pada tahun 2006, Aksa Mahmud, pendiri perusahaan ini, mempercayakan jabatan chief executive officer (CEO)  kepada putra sulungnya, Erwin Aksa. Erwin yang menjadi tumpuan harapan generasi kedua Bosowa menjawab tantangan itu dengan membawa Bosowa ke wilayah strategis.


Dalam proses transformasi ini Bosowa kian kuat bermain di bisnis strategis, di antaranya pertambangan, jalan tol, media, jasa keuangan, pabrik semen dengan produksi mendekati 10 juta ton per tahun, pembangkit listrik, tenaga uap dengan kapasitas 250 megawatt. Dalam tiga tahun mendatang, kapasitas pembangkit listrik Bosowa akan mencapai 1.000 megawatt.


"Kami mensyukuri semua keberhasilan ini, semoga grup ini makin berkembang dan bermanfaat bagi bangsa dan negara," ujar Erwin Aksa, Sabtu (23/2/2013).












4:48 PM | 0 komentar | Read More

Ahsan/Hendra Hadapi Lawan Berat




Ahsan/Hendra Hadapi Lawan Berat





Sabtu, 23 Februari 2013 | 14:33 WIB












JAKARTA, Kompas.com - Pelatih pelatnas ganda putra, Heri Iman Pierngadi, mengatakan Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan harus kerja keras mengerahkan kemampuan mereka berdasarkan hasil "drawing" turnamen bulu tangkis All England 2013 yang kurang menguntungkan untuk pasangan tersebut.
     
"’Drawing’ kurang bagus, pemain top berkumpul di atas semua. Tetapi harus ditembus, mereka harus kerja keras," katanya di sela pelepasan atlet bulu tangkis ke turnamen Eropa di Senayan National Golf Club di Jakarta, Jumat (22/2) malam.
    
Pada babak pertama yang akan berlangsung 5 Maret 2013, kayanya, Ahsan/Hendra sudah harus mewaspadai pasangan China, Biao Chai/Nan Zhang, apalagi kedua pasangan belum pernah saling bertemu.  "Dari putaran pertama mereka harus hati-hati karena ketemu pasangan China," kata Heri.
     
Ia menargetkan Ahsan/Hendra bisa menembus semifinal.  "Jika mereka sudah bisa lewati semifinal, ’feeling’ saya mereka bahkan bisa masuk final," katanya.
     
Menurut Heri, Ahsan/Hendra sudah melakukan persiapan yang baik menjelang laga pertama pasangan itu di All England.  "Persiapan mereka bagus, sekarang mereka sudah kompak dan seirama," katanya.

Ganda Ahsan/Hendra menjadi tumpuan baru pada perhelatan turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu. Pasangan yang baru mengikuti lima turnamen itu, melesat setelah merebut gelar perdana mereka di Malaysia Terbuka pada 20 Januari 2013. Pasangan yang baru terbentuk setelah Olimpiade 2012 itu, saat ini duduk di peringkat 37 dunia.

Sebelumnya, Ahsan yang berpasangan dengan Bona Septano gagal mempersembahkan medali di Olimpiade London. Mereka pun memilih berpisah dan melanjutkan karier bulu tangkis mereka masing-masing dengan pasangan baru.
     
Hendra, sebelumnya berpasangan dengan Markis Kido yang juga memilih bercerai dengan rekannya. Pasangan juara Olimpiade Beijing 2008 itu sempat menjadi ganda yang cukup ditakuti.
     
Sebanyak 35 atlet dilepas untuk tiga turnamen Eropa --Jerman Terbuka, All England, dan Swiss Terbuka-- oleh Gita Wirjawan, beserta jajaran pengurus yang dihadiri pula Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia Rita Subowo.
     
Rombongan pertama, 17 atlet yang akan bertolak lebih dulu ke Mulheim an der Ruhr pada 24 Februari 2013 untuk mengikuti Jerman Terbuka 2013. Ahsan/Hendra akan menyusul bersama 15 atlet lainnya untuk berangkat ke Birmingham, Inggris pada 3 Maret 2013.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Para Artis Senior Dukung Deddy Mizwar Terjun ke Politik


Deddy Mizwar mengatakan keputusannya terjun ke dunia politik bukan untuk mencari popularitas semata.

Jakarta - Keputusan artis dan pemain film senior Deddy Mizwar untuk terjun ke dunia politik ternyata mendapat dukungan dari beberapa artis senior diantaranya Sys Ns, Bebby Silvia, Cintami Atmanegara, Daan 'Project Pop'  dan beberapa artis senior lainnya.

Terbukti mereka menyempatkan diri dalam kampanye terakhir pasangan Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar di Lapangan Gasibu Bandung, Jumat (22/2) malam.

"Kami mendukung langkah Bang Deddy Mizwar untuk maju menjadi calon wakil gubernur Jawa Barat. Alasan kami mendukung beliau karena beliau mempunyai visi dan misi yang baik untuk memajukan kesenian daerah Jawa Barat," ujar Sys Ns mewakili teman-temannya.

Deddy Mizwar mengatakan keputusannya terjun ke dunia politik bukan untuk mencari popularitas semata.

"Saya mau mendampingi Kang Aher karena saya ingin memajukan kesenian tradisi Jawa Barat," ungkap Deddy Mizwar.

Pilkada Jawa Barat yang kali ini diisi oleh para artis dianggap membuktikan bahwa pekerja seni mampu berbuat banyak bagi bangsa dan negara.

"Banyaknya artis seperti saya, Rieke Diah Pitaloka, Dede Yusuf di Pilkada Jawa Barat membuktikan bahwa pekerja seni bukan hanya bisa jadi pelengkap, tapi pekerja seni mampu mendongkrak popularitas dan mempunyai misi dan visi yang tak kalah dengan para politisi murni, semoga siapapun yang menang di Jawa Barat bisa memajukan kesenian Jawa Barat khususnya, dan nasional pada umumnya," ungkap Deddy Mizwar.


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Anas Akan Cerita Panjang soal Kongres Demokrat


JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum berjanji akan mengungkap berbagai hal dalam Kongres Partai Demokrat di Bandung, Jawa Barat, pada 2010. Menurut Anas, apa yang dia alami saat ini berkaitan dengan kongres tersebut.


"Kalau mau ditarik agak jauh ke belakang, sesungguhnya ini pasti terkait dengan kongres Partai Demokrat. Saya tidak ingin cerita panjang. Pada waktunya saya akan cerita lebih panjang," kata Anas saat jumpa jumpa pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Sabtu (23/2/2013).


Dalam jumpa pers itu, Anas menyatakan mundur sebagai Ketua Umum setelah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek Hambalang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Anas didampingi beberapa petinggi dan puluhan kader Demokrat.


Anas mengatakan, inti dari kongres tersebut, ibarat bayi lahir, dirinya adalah bayi yang tidak diharapkan. Setelah terpilih sebagai Ketua Umum Demokrat dalam kongres itu, Anas mengaku merasakan banyak rangkaian peristiwa politik dan organisasi di Demokrat.


Namun, Anas belum mau terbuka. "Pada titik ini saya belum akan sampaikan secara rinci. Tapi ada konteks yang jelas menyangkut rangkaian peristiwa politik itu," kata mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam itu.


Ketika memutuskan terjun ke dunia politik dengan menjadi kader Demokrat, Anas mengaku sadar bahwa politik terkadang keras dan kasar. Intrik, fitnah, maupun serangan dalam dunia politik, kata dia, tidak sulit untuk temukan. Dia pun sadar akan hal itu sehingga tau konsekuensinya.


"Ketika saya tahu konsekuensi, maka saya tidak akan pernah mengeluh dengan keadaan ini. Saya punya keyakinan kuat dan semangat untuk terus hadapi termasuk dengan resiko dan konsekuensi. Itu lazim saja, tidak ganji, tidak aneh, apalagi di dalam sistem politik demokrasi kita yang muda, termasuk Demokrat yang juga tradisinya masih muda," kata Anas.


Seperti diberitakan, KPK menyangka Anas melanggar Pasal 12 Huruf a atau Huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal 12 UU Pemberantasan Tipikor antara lain menyebutkan, "Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliaran."


Huruf a dan b dalam Pasal 12 UU Pemberantasan Tipikor memuat ketentuan pidananya, yakni pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya, yang bertentangan dengan kewajibannya.


Nama Anas pertama kali disebut terlibat dalam kasus ini oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin. Dalam penyelidikan KPK terkait kasus Hambalang, Anas diduga diberi mobil mewah Toyota Harrier oleh Nazaruddin tahun 2009 . KPK telah memperoleh bukti berupa cek pembelian mobil mewah tersebut sejak pertengahan tahun lalu. Cek pembelian ini sempat tidak diketahui keberadaannya.


Baca juga:
Demokrat Akan Jadi Partai Santun atau Sadis?
Anas Yakin Tak Terlibat dalam Korupsi Hambalang
Anas: Ketika Diminta Fokus, Saya Sudah Divonis
Anas Mundur sebagai Ketua Umum Partai Demokrat
Anas: Loyalitas Bagian yang Indah dan Menyegarkan


Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Skandal Proyek Hambalang












4:39 PM | 0 komentar | Read More

Mayat Diduga Dibunuh di Dekat Rumah Agung Laksono





Mayat Diduga Dibunuh di Dekat Rumah Agung Laksono





Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Sabtu, 23 Februari 2013 | 13:30 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com - Sesosok mayat pria berlumuran darah ditemukan warga di dekat kediaman Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono, di Jalan Cipinang Cempedak, RT 11 RW 03, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (23/2/2013) pukul 05.30 WIB. Informasi yang dihimpun Kompas.com menyebutkan, mayat dengan baju kaos hitam dengan celana jins itu ditemukan pertama kali oleh seorang tukang sapu yang tengah membersihkan jalanan itu. Ia pun terkejut melihat sesosok pria tergeletak dengan luka di kepala dan seluruh tubuhnya.


Tukang sapu itu kemudian memanggil warga sekitar hingga menyebabkan kerumunan. Tidak ada satu pun warga yang mengenali pria malang itu. Tak lama kemudian, petugas Kepolisian Sektor Metro Jatinegara datang untuk olah TKP. Tidak ditemukan identitas pada tubuh korban. Setelah itu, jasad pria malang yang masih dalam kondisi berlumur darah tersebut langsung dibawa ke ruangan jenazah RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo) untuk menjalani autopsi.


Kepala Kepolisian Sektor Jatinegara, Kompol Suminto membenarkan penemuan jasad pria tersebut. Pihaknya pun belum bisa memastikan apa penyebab tewasnya pria yang diperkirakan berusia 30 sampai 40 tahun tersebut. "Sudah dikirim ke RSCM. Belum, masih dalam penyelidikan," kata Suminto.






Editor :


Hertanto Soebijoto















4:23 PM | 0 komentar | Read More

Hingga Tengah Hari, Usulan Calon Gubernur BI Belum Sampai ke DPR

Written By Unknown on Friday, February 22, 2013 | 4:48 PM


JAKARTA,KOMPAS.com - Hingga tengah hari, Jumat (22/2/2013), surat usulan calon Gubernur Bank Indonesia (BI) dari Presiden belum diterima Sekretariat Jendral DPR. Hari ini adalah batas waktu terakhir bagi Presiden menyerahkan usulan calon 'komandan' bank sentral tersebut.

"Saya pantau dari Sekretariat Jendral, sampai tadi menjelang shalat Jumat belum ada surat (usulan Gubernur BI) itu," kata Wakil Ketua DPR Sohibul Iman, Jumat (22/2/2013) siang. Dia mengatakan kalau misalnya ada komunikasi langsung dari Sekretariat Negara ke DPR, selain jalur surat, biasanya yang dihubungi adalah Ketua DPR.

"Kita tunggu saja. Hari ini kan masih sampai pukul 24.00 WIB," ujar Iman. Dia pun mengatakan kalau surat usulan itu masuk, isinya akan dibacakan pada sidang paripurna yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (26/2/2013).

Iman tak mau menebak-nebak siapa calon yang bakal diusulkan Presiden untuk kursi Gubernur BI. Tetapi dia berharap Presiden tak hanya mengajukan satu nama calon. "Biar DPR benar-benar melakukan fit and proper test," ujar dia. Jika calon hanya satu menurut dia DPR tak diberi pilihan.

Pengusulan satu nama calon saja, menurut Iman juga terlalu berisiko. Kalau sampai satu calon tersebut ditolak DPR, Presiden akan 'kehabisan waktu' untuk mengajukan calon pengganti. Berdasarkan UU BI, pengajuan calon Gubernur BI maksimal tiga bulan sebelum masa jabatan berakhir. Periode jabatan Gubernur BI Darmin Nasution akan berakhir pada 22 Mei 2013.

Beberapa nama disebut-sebut masuk bursa pencalonan ini. Selain Darmin, muncul nama-nama lain seperti Deputi Gubernur BI Hartadi A Sarwono dan Halim Alamsyah, mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu, dan mantan Sekretaris Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Raden Pardede.


Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan dia sudah diminta masukan oleh Presiden soal kandidat Gubernur BI untuk periode mendatang. Namun dia menolak menyebutkan siapa saja kandidat tersebut. "Tunggu saja, nanti dikirimkan. Paling lambat (usulan diserahkan) 22 Februari 2013, sesuai (ketentuan) UU," ujar dia, Senin (18/2/2013).


Hatta hanya menyebutkan persyaratan yang mendasari penentuan bakal calon Gubernur BI. "Tentu ada track record (dan) integritas di bidang moneter, (integritas) di bidang makro juga diperhatikan, (lalu) kemampuan koordinasi ke sektor riil," sebut dia.


Menurut Hatta jabatan Gubernur BI sangat vital di Indonesia. Dia mengatakan gubernur yang tidak dipilih langsung oleh rakyat hanya ada dua, Gubernur BI dan Gubernur Lemhanas.









Editor :


Palupi Annisa Auliani









4:48 PM | 0 komentar | Read More

Debut Greysia/Anggia di GP Jerman




Debut Greysia/Anggia di GP Jerman





Jumat, 22 Februari 2013 | 11:44 WIB












JAKARTA, Kompas.com - Turnamen German Open Grand Prix Gold 2013 menjadi pertandingan pertama yang akan diikuti pasangan ganda putri baru Greysia Polii/Anggia Shitta Awanda. Setelah dari Jerman, Greysia dan Anggia langsung terbang ke Birmingham untuk berlaga di All England 2013.
 
“Walaupun belum banyak pengalaman, Anggi adalah pemain yang potensial. Ia masih muda dan memiliki smash yang keras, semoga kami bisa tampil baik di Jerman nanti” ujar Greysia yang dijumpai setelah sesi latihannya di Pelatnas Cipayung kepada badmintonindonesia.
 
Pemain senior-junior ini mulai dipasangkan awal tahun ini. Greysia sebelumnya berpasangan dengan Meiliana Jauhari. Turnamen Malaysia Open Superseries 2013 pada Januari lalu menjadi turnamen terakhir keduanya sebelum berpisah.
 
Sementara Anggia merupakan peraih medali perak Kejuaraan Dunia Junior 2011 bersama Shela Devi Aulia. Pasangan asal klub PB Jaya Raya Jakarta ini berpisah setelah turnamen India Open Grand Prix Gold 2012.
 
“Saya senang mendapatkan kesempatan untuk berpasangan dengan Greysia yang lebih senior dan tampil di kejuaraan bergengsi. Dengan pengalaman dan gerakannya yang cepat di depan net, saya optimis untuk kedepannya” tutur Anggia.
 
Pada babak pertama German GP Gold yang akan berlangsung minggu depan, Greysia/Anggia akan bertemu dengan juara dunia junior dua kali asal Korea, Lee So He/Shin Seung Chan. Jika lolos, pasangan China unggulan kelima, Ma Jin/Tang Jinhua sudah menanti di babak kedua.
 
Selain Greysia/Anggia, Indonesia juga mengirimkan pasangan Tiara Rosalia Nuraidah/Gebby Ristiyani Imawan serta Vita Marissa/Variella Aprilsasi. Daftar undian lengkap German GP Gold dapat diakses di sini.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Sule Punya Tugas Baru Jaga Tokek Harga Miliaran


Jakarta - Gaya komedian Entis Sutisna atau biasa disapa Sule, memang terbilang cukup menghibur. Hal itu terlihat dari acara televisi komedi Opera Van Java (OVJ). Kini ia dan teman-teman artis lainnya akan menghibur penggemarnya lewat film layar lebar bergenre komedi action dengan tajuk ”Sule Detektif Tokek”.

Film garapan Rumah Kreatif (RK) 23 ini nantinya tidak hanya menampilkan lawakan-lawakan segar khas Sule, namun juga kombinasi animasi pop art dan gambar full color yang tercipta dalam adegan film. Hal inilah yang membuat film komedi ini berbeda dari lainnya.

Menurut sang produser, Erna Prita, tidak mudah membuat film bergenre komedi, apalagi ini film komedi pertama RK23. Walau cerita film dibuat sederhana, banyak pesan moral dan sosial yang tertuang didalamnya.

"Semuanya mengalir begitu spontan. Hasil upaya sang sutradara menjadikan Sule bermain pada batas kenyamanannya, tanpa merubahnya menjadi pribadi yang lain. Unsur pop art sesuai kekinian untuk menarik penonton remaja, biar pesan yang kita sampaikan juga sampai. Ini pengalaman baru buat kita membuat fillm komedi,” katanya saat jumpa pers di Sate Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (21/2).

Sutradara Reka Wijaya berusaha membuat cerita yang ingin disampaikannya dalam film tersebut terkesan sederhana. Ia pun memberikan kebebasan pada pemain utama, Sule, untuk berakting sesuai batas kenyamanannya tanpa harus mengubah pribadi asli bintang OVJ itu.

Sule sendiri berperan sebagai seorang detektif. Dalam cerita ini seorang kolektor yang sangat mengidolakan tokeknya selalu ketakutan suatu saat piaraan kesayangannya akan dicuri. Akhirnya dia menyewa detektif Sule yang ditugaskan untuk menjaga seekor tokek yang harganya miliaran rupiah.

”Hal itu termasuk rekaan karena di Indonesia detektif jarang didengar. Sule jadi detektif yang bertugas menjaga tokek milik seseorang yang diancam untuk dicuri. Pesan moral juga ada di film ini, yakni hubungan anak dan orangtua. Jadi, kesibukan Sule jadi detektif mengancam kehidupan anaknya. Jadi disini ada hubungan dan pelajaran orang tua dan anaknya,” jelas Reka.


Tampilkan Keluguan
Dikatakan, Sule memiliki keahlian bukan seperti detektif lain pada umumnya, namun menampilkan keluguan dan kelucuan dalam aktingnya.
Reka berharap semoga film komedi ”Sule Detektif Tokek” dapat diterima masyarakat. Film ini merupakan tontonan keluarga yang tak ada tendensi dengan konten yang sangat luar biasa.

Komedian Sule sendiri mengaku film tersebut merupakan untuk yang kedua dengan genre komedi. Pria dengan rambut panjang yang dikuncir itu berpikir judulnya sama dengan soundtrack lagunya, karena film itu diambil dari cerita lagu ”Papa Telepon” karya Congky,” katanya.

”Saya bersyukur karena proses pembuatan hingga dirilisnya film kedua ini berjalan dengan baik. Kalau dilihat dari pembuatan filmnya alhamdulillah sangat cepat. Itu hanya 8 hari, luar biasa, karena penulisnya luar biasa juga, karena biasanya rata-rata film layar lebar paling cepat dua minggu,” ungkapnya bangga.

Selain itu, Sule juga kaget melihat poster dan trailer filmnya. Ia merasa tertipu karena mengaku tak pernah diberi tahu bagaimana poster dan judul film yang sebenarnya.

“Sangat terkesan dan tertipu. Seharusnya saya tampil ganteng, tetapi ini beda. Tetapi tidak apa-apa, kerja keras teman-teman luar biasa sekali. Saya enggak digambar-gambarin gitu mukanya,” ucapnya.

Selain Sule, film tersebut juga dibintangi oleh Mpok Nori, Poppy Sofia, Uli Auliani, Pierre Grunno dan anak Sule, Rizky. Dua single milik Sule, “Papa Telepon” dan “Mimin I Love You” juga turut menyemarakkan film ini. Rencananya, Sule Detektif Tokek akan ditayangkan di bioskop-bioskop di Indonesia pada 14 Maret 2013 mendatang.


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Elda Bantah Berikan Mobil kepada Luthfi Hasan


JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Umum Asosiasi Pembenihan Indonesia, Elda D Adiningrat melalui pengacaranya, John Pieter Nazar mengakui pembicaraannya melalui telepon dengan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq yang menyinggung soal mobil. Luthfi merupakan salah satu tersangka kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi pada Kementerian Pertanian.

“Karena waktu itu memang Bu Elda sebagai basa-basi menanyakan ke Pak Luthfi, ‘Mobilnya enak ya Pak, dipakai?’,” kata John saat mendampingi kliennya, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (22/2/2013).

Dia menjawab pertanyaan wartawan mengenai dugaan pemberian mobil dari Elda kepada Luthfi. Adapun, Elda diperiksa KPK sebagai saksi bagi tersangka kasus daging sapi impor lainnya, Ahmad Fathanah.

John menegaskan, pembicaraan soal mobil itu bukan berarti kliennya telah memberikan mobil kepada Luthfi. Menurutnya, Elda menanyakan itu hanya sebagai basa-basi untuk membuka pembicaraan. Saat itu, katanya, Elda bertanya karena mendapatkan informasi dari Ahmad Fathanah kalau Luthfi tengah bersafari dakwah di Lampung dengan mengendarai Range Rover.

“Dia tidak memberikan mobil, dia bertanya karena dia dapat informasi dari Ahmad Fathanah bahwa Pak Luthfi safari dakwah di lampung memakai mobil Range Rover itu,” ungkap John.

Dia juga mengakui, kliennya menjadi perantara antara Direktur Utama PT Indoguna Utama Elisabeth Liman dengan Luthfi. Melalui Fathanah, Elda mempertemukan Luthfi dengan Elisabeth. Meskipun demikian, kata John, kliennya bukanlah broker proyek karena Elda tidak mendapatkan keuntungan materil dari jasanya mempertemukan Elisabeth dan Luthfi.

Elda juga mengaku tidak tahu mengenai pemberian hadiah uang dari PT Indoguna kepada Luthfi tersebut. Menurut John, pernah terjadi pertemuan antara Luthfi, Elisabeth, dan Menteri Pertanian Suswono yang berlangsung di Medan beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, katanya, dibahas perbedaan data soal daging sapi antara yang dimiliki Kementan dengan yang dipegang asosiasi perdagingan.

Meski demikian, menurut John, kliennya tidak terlibat dalam pembahasan. Elda hanya diminta Luthfi untuk mencatat hasil pertemuan tersebut. Luthfi pun menyarankan agar kemudian dibuat seminar yang menindaklanjuti hasil diskusi dalam pertemuan di Medan. “Untuk itu ditugaskan oleh Pak Luthfi kepada Elda, tolong catat ini hasil pertemuan saya. Lalu sama Elisabeth, kamu adakan seminar, bikin notulennya sama Ibu Elda,”ucapnya.

Dalam kasus dugaan korupsi impor daging sapi, KPK menetapkan Luthfi dan tiga orang lainnya sebagai tersangka. Selain Luthfi, tiga orang yang menjadi tersangka adalah teman dekat Luthfi, Ahmad Fathanah; serta dua Direktur PT Indoguna Utama, Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi. Luthfi bersama-sama Fathanah diduga menerima Rp 1 miliar dari Juard dan Arya terkait kuota impor daging sapi untuk PT Indoguna Utama.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









4:39 PM | 0 komentar | Read More

Warga Tanah Merah Pedongkelan Antusias Tunggu Jokowi





Warga Tanah Merah Pedongkelan Antusias Tunggu Jokowi





Penulis : Lariza Oky Adisty | Jumat, 22 Februari 2013 | 16:08 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Kampung Pedongkelan, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, menunggu dengan antusias kedatangan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufry, Jumat (22/2/2013) sore. Anak-anak dan kaum ibu tampak duduk beralaskan tikar di depan panggung yang sudah disediakan.


Jelang kedatangan Jokowi, pembawa acara pun sibuk memilih empat anak jalanan yang akan mengajukan pertanyaan pada dialog dengan Jokowi dan Salim. "Nanti mereka akan mengajukan pertanyaan, supaya nanti tidak berebutan. Supaya pertanyaannya juga nanti nyambung," kata si pembawa acara.


Hingga pukul 15.43, rombongan Jokowi dan Salim belum tampak hadir. Meskipun demikian, warga Kampung Pedongkelan dihibur oleh penampilan beberapa bocah pengamen yang menunjukkan kebolehan mereka bernyanyi. Anak-anak lain tampak berlarian di lapangan atau sekadar membeli jajanan dari pedagang yang mangkal di tempat tersebut.


Dalam acara ini, Gubernur DKI dan Mensos akan berdialog dengan anak-anak jalanan di lokasi tersebut. Mensos juga akan membagikan sumbangan kepada mereka.


Berita terkait dapat dilihat dalam topik "Gebrakan Jokowi-Basuki".


















4:23 PM | 0 komentar | Read More

Peserta KKF Minta Tambah Ruang Interview

Written By Unknown on Thursday, February 21, 2013 | 4:48 PM


SURABAYA, KOMPAS.com - Sejumlah perusahaan yang berpartisipasi dalam Kompas Karier Fair (KKF) 2013 Surabaya sepertinya melihat banyak pelamar yang potensial dari Surabaya. Karena itu, mereka meminta penyelenggara untuk menambah ruang interview bagi pelamar perusahaannya.


Marketing Communication KKF 2013, Nasthasya Ayu Prima, mengatakan, awalnya penyelanggara hanya menyediakan enam buah ruang untuk interview langsung, namun sejumlah perusahaan meminta tambahan dua buah ruang lagi.


''Sepertinya mereka tidak melihat banyak potensi tenaga kerja bagus sehingga harus langsung diinterview,'' katanya Rabu (21/2/2013).


Selain interview langsung, beberapa perusahaan kata dia juga menggelar tes tulis di lokasi KKF di di ICBC The Square Ballroom, Jl Basuki Rahmat Surabaya. ''Untuk proses selanjutnya, itu terserah masing-masing perusahaan, karena para perusahaan sudah memiliki data pelamar yang dikirim melalui sistem online,'' tambahnya.


KKF 2013 di Surabaya setidaknya diikuti oleh 60 perusahaan dengan ratusan posisi lowongan pekerjaan, dari berbagai perusahaan besar skala nasional seperti BTPN Syariah, Bank Mandiri dan Bank Syariah Mandiri, Lippo Karawaci, Mattel Indonesia, Kompas Gramedia group, dan Surya Group.


Setelah sukses digelar di Surabaya, selanjutnya KKF 2013 juga akan digelar di sejumlah tempat seperti di Medan, Malang, dan berakhir di Jakarta. Sebelum di Surabaya, bursa kerja terbesar di Indonesia ini juga sukses digelar di Bandung dan Jogjakarta.






Editor :


Erlangga Djumena









4:48 PM | 0 komentar | Read More

Pelari Kenya dan Atlet Nasional Ramaikan Bosowa 10K di Makassar


MAKASSAR, KOMPAS.com - Dua pelari Kenya telah memastikan ambil bagian dalam lomba lari Bosowa 10K Road Race di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/2/2013). Mereka adalah David Mutai (kelahiran 1974; pemilik catatan waktu terbaiknya di lomba Marathon Karlsruhe, German 2011: 2:13:34) dan Charles Kipsang.

Kedua atlet dari negeri penghasil para pelari kelas dunia itu akan beradu stamina dan kecepatan dengan sejumlah atlet kebanggaan Indonesia.

Para atlet nasional yang turut meramaikan HUT ke-40 Bosowa Group itu adalah I Gusti Gede Karangasem (raih medali emas di PON XVIII-2012 untuk jarak 42,195 KM - marathon), Agus Prayogo (pemegang rekor nasional 5000m putra) dan M. Ridwan.

Ketiganya atlet papan atas Indonesia yang sudah sarat prestasi nasional dan regional. Di kelompok putri ada Rini Budiarti (pemegang rekornas nomor lari 1.500 meter putri dengan 4 menit 18,69 detik), Feri Marince Subnafeu (juara lari maraton putri di PON Palembang 2004), Novita Andriani, dan Unik Setyorini yang kesemuanya berlabel nasional.

Mereka inilah yang diperkirakan jadi pusat perhatian di sepanjang rute lomba di Jalan Tanjung Bunga yang diawali dari lokasi start di Celebes Convention Centre.




Bosowa ke depan ingin menjadikan event ini ajang lomba lari kebanggaan daerah Sulawesi Selatan yang akan diselenggarakan setiap tahun. Acara ini diharapkan membantu pemerintah Provinsi Sulsel mempromosikan daerah ini.


-- Subhan Aksa




Ribuan peserta akan tumplek di rute itu karena acara ini juga terbuka buat umum, baik dalam katagori 10 Km maupun 5 Km. Peserta 10 Km dilepas start terlebih dahulu pada pukul 06.00 Wita dan 20 menit kemudian disusul pelepasan peserta 5 Km pada rute yang sama.

“Bosowa ke depan ingin menjadikan event ini ajang lomba lari kebanggaan daerah Sulawesi Selatan yang akan diselenggarakn setiap tahun. Acara ini diharapkan membantu Pemerintah Provinsi Sulsel mempromosikan daerah ini. Bosowa berharap di masa depan dapat menggelar event yang lebih besar dan megah, half marathon bahkan marathon,“ kata Subhan Aksa, Ketua Panitia Bosowa 10 K road race dalam siaran persnya, Kamis (21/2/2013) sore.

Lomba yang memperebutkan hadiah total Rp 80 juta ini dikelompokkan dalam 4 kelas pemenang, masing-masing untuk kelompok putra dan putri dengan kategori jarak 10 km dan 5 km.

“Untuk semua peserta kami menyediakan kaos eksklusif Bosowa 10K, tas, nomor dada anti air, air minum di sepanjang rute, dan chip pencatat waktu yang bisa dibawa pulang sebagai kenang-kenangan. Khusus untuk 10K, semua finisher akan mendapat medali,” terang race organizer runID.

Ditambahkan kalau sistem pencatatan waktu Bosowa 10K Road Race ini menggunakan teknologi chiptag dari MyLaps®. Timing system ini sudah digunakan banyak event bergengsi seperti Boston Marathon 2012 dan Rotterdam marathon 2013, namun baru kali ini digunakan di wilayah Indonesia Timur.

Akurasi waktunya diklaim 100 persen benar karena sensornya berada di badan pelari itu sendiri. Dan, itu akan memudahkan penetapan pemenang di garis finish, terutama jika ada yang menyentuh finish di saat bersamaan.












4:46 PM | 0 komentar | Read More

Sutradara Palestina Nominator Oscar Sempat Ditahan Imigrasi AS


Ia ditahan pihak imigrasi karena dianggap tidak memiliki dokumen yang lengkap untuk membuktikan bahwa ia menjadi nominator Oscar.



Los Angeles - Petugas imigrasi Amerika Serikat (AS) menahan sutradara Palestina yang baru saja tiba di Los Angeles untuk menghadiri acara penghargaan Academy Awards di mana film dokumenternya "5 Broken Cameras" masuk dalam nominasi Oscar.



Emad Burnat mengatakan dia tiba di Bandara Internasional Los Angeles dari Turki bersama istri dan anaknya berumur 8 tahun pada Selasa (19/2) malam waktu setempat. Lalu ia ditahan pihak imigrasi karena dianggap tidak memiliki dokumen yang lengkap untuk membuktikan bahwa ia menjadi nominator Oscar.



"Kemarin malam, dalam perjalanan saya dari Turki ke Los Angeles, keluarga saya dan saya ditahan imigrasi AS selama satu jam dan diinterograsi soal tujuan saya ke AS," katanya dalam siaran persnya.



"Walau ini merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan, ini adalah hal biasa yang dialami warga Palestina, setiap hari, di West Bank," ujarnya.



Burnat sebelumnya menghabiskan hampir enam jam di pos pemeriksaan Israel saat dia mengendarai mobil menuju Amman untuk mengejar penerbangannya ke AS.



Penahanannya di AS itu pertama kali dilaporkan oleh sutradara film dokumenter terkenal di AS sekaligus teman Burnat, Michael Moore, yang mengatakan ia menerima pesan darurat dari Burnat dari penjepit bolpoin di bandara.



Menurut unggahan di blog Moore, dia meminta Burnat memberitahu petugas imigrasi nama dan nomor telepon Moore sehingga ia dapat menjelaskan mengapa Burnat berada di AS.



Burnat baru saja berada di AS dua minggu sebelumnya untuk melakukan sesi wawancara bersama seorang sutradara yang ikut membantunya membuat film, aktivis Israel Guy Davidi.



Pihak Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan tidak berkomentar mengenai kasus tersebut, tapi dalam pernyataannnya pihak bea cukai mengatakan mereka "berusaha memperlakukan semua pengunjung dengan hormat dan cara yang profesional untuk menjaga fokus mereka untuk melindungi semua warga negara dan pengunjung di AS".



Film "5 Broken Cameras" menceritakan perjalanan Burnat dalam merekam ragam peristiwa dengan kameranya itu. Tapi ia tak pernah berhasil menjaga kameranya untuk tetap utuh, sehingga kemudian lelaki asal Palestina ini terpaksa mengganti kameranya hingga lima kali.

Burnat mengabadikan protes warga Tepi Barat melawan perluasan pembangunan pemukiman oleh otoritas Israel di tanah Palestina, serta pemaksaan secara brutal pembangunan pemukiman Yahudi di desa Bil'in di wilayah Tepi Barat yang diduduki Israel.



Dari setiap kameranya yang rusak itu terdapat sejarah dan menjadi saksi bisu atas berbagai kekerasan yang ia dan warga desa Bil'in alami.


4:46 PM | 0 komentar | Read More

2013, Anggota Dewan Sibuk Dekati Pemilih


JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Hasrul Azwar mengakui, berkurangnya anggota DPR yang beraktivitas di Kompleks Parlemen saat ini berkaitan dengan masa persiapan Pemilu 2014. Para anggota Dewan tengah sibuk mendekati konstituennya di daerah pemilihan masing-masing.


"Ya memang sekarang ini tidak ada kegiatan. Saya melihat, hari Kamis sudah tidak ada kegiatan. Jadi, mereka memilih ke dapilnya sejak Rabu hingga Minggu. Ini, kan, tahun politik," ucap Hasrul, Kamis (21/2/2013), di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.


Di daerah pemilihan, kata Hasrul, para anggota Dewan melakukan diskusi dengan warga di sana. Mereka bertemu dengan kalangan taruna, lembaga swadaya masyarakat, dan kalangan ulama.


"Biasalah di daerah cipika-cipiki (cium pipi kanan-cium pipi kiri) dengan ulama, tebar pesona dengan warga, senyum sana, senyum sini. Yang biasanya tidak datang ke dapil, jadi rajin," ucap Hasrul.


Hasrul mengakui, sebagai anggota Dewan, mereka juga tidak bisa begitu saja meninggalkan tugasnya di DPR. Fraksi PPP, lanjutnya, hanya memperbolehkan kunjungan ke dapil selama tidak mengganggu agenda di DPR. Kendati demikian, tetap ada anggota Dewan yang meninggalkan tugasnya.


"Makanya, kami dari fraksi juga memberikan surat teguran. Bisa dilihat banyaknya surat teguran yang saya buat. Alhamdulillah, habis ditegur tidak lagi mengulangi kesalahannya," ucap Hasrul.


Awal tahun 2013 ini suasana berbeda terjadi di Kompleks Parlemen. Para anggota Dewan tak lagi terlihat hilir-mudik di Kompleks Parlemen. Ruang-ruang komisi pun sepi dari agenda rapat. Padahal, pada 2012, aktivitas di rumah wakil rakyat itu penuh sesak dengan berbagai aktivitas, mulai rapat komisi hingga rapat paripurna. Belum lagi rapat-rapat yang digelar oleh alat kelengkapan DPR, seperti Badan Legislasi, Badan Anggaran, dan Badan Kehormatan.


Pada tahun itu, rapat-rapat bahkan digelar sejak pagi hingga tengah malam. Namun, saat ini yang ada justru pembatalan sejumlah agenda rapat seperti yang terjadi dalam rapat Komisi II tentang RUU Pilkada. Rapat ini dibatalkan hingga dua kali. 












4:39 PM | 0 komentar | Read More

Panggil Rasyid "Mas", Hakim Mungkin Keceplosan





Panggil Rasyid "Mas", Hakim Mungkin Keceplosan





Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Kamis, 21 Februari 2013 | 15:52 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com — Panggilan "mas" oleh ketua majelis hakim, J Soeharjono, terhadap terdakwa Rasyid Amrullah Rajasa saat sidang mengundang tanda tanya. Diduga hakim keceplosan.


Djaniko Girsang dari bagian Humas PN Jakarta Timur, yang sekaligus menjadi hakim anggota dalam sidang Rasyid itu, mengaku, ucapan yang terucap dari ketua majelis hakim memang di luar kebiasaan. Namun, panggilan itu diakuinya sah-sah saja dilakukan.


"Sehari-hari memang panggilnya saudara terdakwa, kadang namanya. Bisa juga Pak Soeharjono keceplosan manggil mas," ujar Janiko saat dikonfirmasi wartawan seusai persidangan, Kamis (21/2/2013) siang.


Menurut dia, tidak ada peraturan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang mengatur tata cata dalam memanggil unsur-unsur persidangan, semisal terdakwa, penasihat hukum terdakwa, dan saksi. Menurut dia, hal tersebut adalah kebiasaan saja.


Janiko mengakui, kebiasaan dalam memanggil unsur-unsur dalam setiap persidangan turut dipengaruhi oleh latar belakang sang hakim. "Kadang malah kalau hakimnya orang Batak seperti saya, bilang saja, coba kau ke sini, gitu. Memang tidak ada peraturan yang mengatur hal itu," ucap Janiko.


Ia pun membantah pemanggilan "mas" kepada putra Hatta Rajasa tersebut adalah salah satu bentuk ketidakindependenan hakim dalam persidangan. Ia meminta publik tak terlalu membesar-besarkan kejadian tersebut.


Hakim J Soeharjono memanggil terdakwa Rasyid dengan panggilan "mas" saat memintanya maju ke depan untuk melihat bukti. "Sini, Mas, periksa dulu barang bukti yang ada," panggil hakim J Soeharjono.






Editor :


Ana Shofiana Syatiri















4:23 PM | 0 komentar | Read More

Konsumsi Elpiji 3 Kg Bertambah 5 Juta Ton

Written By Unknown on Wednesday, February 20, 2013 | 4:48 PM


JAKARTA, KOMPAS.com — PT Pertamina mencatat konsumsi elpiji bersubsidi kemasan 3 kilogram tahun 2013 diperkirakan bertambah 5 juta ton. Kenaikan tingkat konsumsi elpiji tersebut disebabkan ada penambahan jumlah penerima paket perdana program konversi minyak tanah ke elpiji di sejumlah provinsi.


Hal ini disampaikan Wakil Presiden Elpiji dan Produk Gas PT Pertamina Gigih Wahyu Hari Irianto dalam temu media, Rabu (20/2/2013), di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta.


Data Pertamina mencatat, konsumsi elpiji bersubsidi tahun 2013 tumbuh dari 3,9 juta ton menjadi 4,4 juta ton. Kenaikan konsumsi itu terjadi karena ada tambahan daerah di 10 provinsi yang akan dikonversi. "Dalam APBN 2013, ada tambahan jumlah penerima paket perdana konversi minyak tanah ke elpiji 2,3 juta keluarga," ujar Wakil Presiden Komunikasi Korporat PT Pertamina Ali Mundakir.


Tambahan jumlah penerima paket konversi itu di sejumlah kabupaten di 10 provinsi, yaitu Bangka Belitung, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, dan Aceh.


"Jadi, di masing-masing provinsi itu, ada kabupaten yang belum masuk program konversi," kata dia.


Gigih menjelaskan, dulu elpiji merupakan produk sampingan minyak tanah. Setelah ada program konversi minyak tanah ke elpiji untuk mendukung program energi bersih dan mengurangi konsumsi minyak tanah, konsumsi elpiji saat ini terus meningkat.


Sementara itu, konsumsi elpiji nonsubsidi tahun ini diperkirakan mencapai 1,1 juta ton. Hal ini berarti ada kenaikan konsumsi elpiji nonsubsidi sekitar 200.000 ton dibandingkan dengan realisasi konsumsi elpiji nonsubsidi tahun lalu yang mencapai sekitar 900.000 ton.






Editor :


Marcus Suprihadi









4:48 PM | 0 komentar | Read More

Tetap Main di WRC, Subhan Aksa Siap Pimpin IMI Sulsel


MAKASSAR, KOMPAS.com - Pereli internasional Subhan Aksa menyatakan siap maju sebagai kandidat Ketua Pengprov IMI (Ikatan Motor Indonesia) Sulawesi Selatan melalui Mukerda (Musyawarah Kerja Daerah) pada Minggu (24/2/2013) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.




Saya tak akan menanggalkan status aktif sebagai pereli dan karenanya harus pintar membagi waktu. Saya justru ingin memberikan contoh langsung bahwa atlet Sulsel ini punya potensi prestasi di level kejurnas maupun internasional.


-- Subhan Aksa




Selain evaluasi dan penyusunan program ke depan, salah satu agenda penting Mukerda ini adalah pemilihan Ketua Pengprov IMI Sulsel masa bhakti 2013-2017.

Ubang – panggilan pereli Indonesia yang masuk 5 Besar PWRC (Production World Rally Championship) gelaran FIA 2012 itu memang putra asli Sulsel yang sudah dikenal luas sebagai penggiat olahraga otomotif, khususnya reli mobil.


Prestasinya pun mumpuni sebagai juara Indonesia musim 2009, 2010 dan 2012. Berangkat dari aktivitas dan reputasi itulah Ubang kemudian diusulkan sejumlah klub selaku pemilik suara untuk maju menjadi calon Ketua Pengprov IMI Sulsel.


Apalagi, Ubang dan perusahaan Bosowa Group yang dijalankan keluarganya pun selama ini dikenal aktif menggairahkan otomotif daerah Sulsel dengan sejumlah event lokal maupun nasional.  Bosowa adalah salah satu perusahaan kebanggaan Sulsel yang berkiprah di kancah bisnis nasional.

“Usianya muda, sangat mengerti dunia otomotif dan juga memahami potensi Sulsel di bidang otomotif. Itu yang penting dan kami yakin organisasi ini akan lebih baik di bawah kendalinya,” ujar salah seorang tokoh masyarakat dan mantan ketua IMI Sulsel periode 2000 – 2004, Ir. Susilo M T Harahap.

Dukungan diapungkan juga dari seorang pebalap motor kebanggaan Makassar, Iswandi Muis, yang saat sekarang bertarung di ajang Indoprix dari tim Honda Astra, ”Sebagai pelaku aktif olah raga bermotor dan berprestasi baik nasional maupun internasional merupakan modal tersendiri baginya dalam mengemban tugas mulia memajukan olah raga bermotor di Sulsel sekaligus sebagai contoh yang baik bagi kami-kami yang akan mengikuti jejak beliau.”

Menyikapi itu Ubang merasa tak punya alasan menolak karena kecintaannya pada dunia otomotif dan keinginan kuatnya membangun olahraga otomotif di kampung halaman sendiri.

“Saya harus siap jika nantinya teman-teman menjatuhkan pilihan kepada saya. Tentu saya harus siap juga dengan konsekuensinya. Terutama dalam hal waktu, tenaga dan pikiran,” tegas Ubang dalam siaran pers, Rabu (20/2/2013) sore.

Ia menambahkan, tantangan terbesarnya jika nanti terpilih adalah waktu. Sebab, pada 2013 ia akan tetap terjun di kejuaraan reli mobil dunia. Setelah 5 Besar PWRC musim lalu, tahun ini ia akan berlomba di kelas WRC2 yang levelnya hanya setingkat di bawah kelas utama WRC. Selain itu, Ubang pun tetap berkompetisi di Kejurnas untuk bawa nama Sulsel.

“Saya tak akan menanggalkan status aktif sebagai pereli dan karenanya harus pintar membagi waktu. Saya justru ingin memberikan contoh langsung bahwa atlet Sulsel ini punya potensi prestasi di level kejurnas maupun internasional. Saya melihat banyak atlet berbakat di sini, hanya saja infrastrukturnya belum memadai untuk mewadahi bakat-bakat tadi agar kemudian berubah jadi sebuah prestasi. Tentu sangat penting peran sponsor pada tahapan selanjutnya. Tapi, saya tahu pasti tak akan ada sponsor yang tergerak jika potensi itu tadi belum tergarap,” tandasnya.

Karena itu Ubang pun ingin mewujudkan keinginan lamanya untuk membangun sebuah sirkuit permanen di Sulsel. Tak hanya untuk menggelar event nasional dan mungkin juga internasional, tapi yang utama adalah mewadahi bakat balap anak-anak muda Makassar yang memang menonjol.


Keberadaan sarana itu bisa menghentikan atau setidaknya mengurangi aktivitas balap liar yang belakangan menjadi problem sosial di Makassar dan beberapa kota lainya. Ia mengaku sangat prihatin karena sering sekali muncul dalam tayangan televisi nasional seputar kebut-kebutan liar serta keributan yang ditimbulkannya, entah dengan pihak berwajib maupun warga sekitar.

“Solusinya adalah lahan penyaluran, yakni sirkuit. Saya sudah lama menginginkan hal itu. Itu bukan janji agar terpilih memimpin IMI Sulsel. Hanya saja setelah di IMI nanti, gagasan tersebut mungkin akan lebih leluasa untuk direalisasikan,” tambah putra bungsu H. Aksa Mahmud yang dikenal sebagai tokoh Makassar ini.

Ubang tak sendirian maju sebagai kandidat. Nama lain yang muncul sebagai calon adalah Rusdi Masse yang saat ini menjabat Bupati Kabupaten Sidrap dan pengusaha muda Yasir Mahmud. Ketua Pengprov IMI Sulsel periode sekarang, Hudli, sampai saat ini belum ada konfirmasi pasti apakah tetap maju ke periode berikutnya atau lebih suka menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada figur yang terpilih dalam Mukerda nanti.

Menyikapi para kompetitornya, Ubang menyatakan keberatan dengan istilah kompetitor atau pesaing itu. Menurutnya lebih bayak calon akan jadi lebih baik agar nantinya terpilih pribadi yang benar-benar diyakini mampu memajukan Pemprov IMI Sulsel baik dari segi kualitas organisasinya maupun aktivitas di lapangan.


“Saya lebih suka menyebut mereka sebagai mitra ketimbang pesaing. Saya yakin semua niatnya sama, yakni meningkatkan kualitas organisasi maupun aktivitas otomotif di daerah Sulsel,” tutupnya.












4:46 PM | 0 komentar | Read More

Mayangsari Prihatin Ashanty Sakit Radang Selaput Otak


Jakarta - Artis dan penyanyi Ashanty kini hanya bisa tergolek lemas di ruang perawatan di RS MMC Kuningan, Jakarta Selatan.

Sakitnya istri dari Anang Hermansyah ini pun mendapatkan simpati dan keprihatinan dari banyak pihak. Salah satunya adalah artis Mayangsari, yang datang menjenguk Selasa (19/2) malam. Menurut Mayangsari, dirinya prihatin dengan penyakit yang diderita oleh sahabatnya itu.

"Prihatin-lah. Siapa sih orang mau sakit? Kita kan maunya sehat," ungkap Mayangsari, saat menjenguk Ashanty di RS MMC Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (19/2) malam.

Pelantun lagu "Harus Malam Ini" itu pun mengaku tidak banyak mengobrol dengan Ashanty, karena istri Anang itu tengah beristirahat. "Saya tadi ngelihat dia lagi istirahat, yah. Tidak terlalu banyak bicara dengan dia ya," jelas istri dari Bambang Trihatmodjo itu.

Mayangsari pun mengaku berharap agar Ashanty bisa cepat sembuh dan kembali menjalani aktivitasnya seperti sedia kala. "Yang jelas, saya mewakili teman-teman, berharap semoga Ashanty cepat sehat. Banyak istirahat, jangan capek-capek dulu," ujarnya.

Ashanty sendiri, menurut penuturan Anang Hermansyah sebelumnya, didiagnosa menderita penyakit radang selaput otak, sehingga mengharuskan Ashanty menjalani terapi dan istirahat total.


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Perkap Kapolri Soal SIM Akan Dikaji Kembali





Perkap Kapolri Soal SIM Akan Dikaji Kembali





Penulis : Robertus Belarminus | Rabu, 20 Februari 2013 | 15:46 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Penerapan peraturan Kapolri Nomor 9 tahun 2012 dalam Pasal 28 Ayat 2 dan 3 yang menyebut proses kepengurusan perpanjangan SIM sama seperti pembuatan baru, baik sebelum masa kadarluarsa ataupun telah melewati masa kadarluarsa, akan kembali dikaji pihak kepolisian.


"Saat ini masih dikaji kembali ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (20/2/2013).


Menurut Rikwanto, polisi menilai perlu melakukan sosialisasi kembali terkait kebijakan tersebut agar dapat dipahami masyarakat. Rencana penerapan Perkap Kapolri yang akan dilakukan pada 1 Maret 2013 masih memerlukan pengkajian kembali dan belum diberlakukan Maret nanti.


"Kami konfirmasi lagi, itu belum bisa diberlakukan segera, terutama masalah pembiayaan dan kadarluwarsanya," ujar Rikwanto.


Dalam penjelasannya, kata Rikwanto, penerapan peratuan tersebut memang memuat aturan mereka yang mengurus SIM baik sebelum masa kadarluwarsa ataupun sesudah masa kadarluwarsa akan dikenakan biaya. "Biaya baru itu kaitannya dengan item kesehatan," kata Rikwanto.


Dalam Perkap Kapolri nomor 9 tahun 2012 Pasal 28 Ayat 2 menyebutkan bahwa perpanjangan SIM dilakukan sebelum masa berlakunya berakhir. Pada Pasal 3 Perkap tersebut, perpanjangan SIM yang dilakukan setelah lewat waktu, sebagaimana dimaksud pada Ayat (2), harus diajukan SIM baru sesuai dengan golongan yang dimiliki dengan memenuhi persyaratan Pasal 27.






Editor :


Hertanto Soebijoto















4:23 PM | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Bisnis Keuangan

Written By Unknown on Tuesday, February 19, 2013 | 4:48 PM

KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comAngkutan Ternak Tidak DiperlukanLayani Pembayaran, Pelindo III Gandeng CIMB NiagaSoal Fee Kurator Telkomsel, Dahlan: Ini DipalakinHashim Djojohadikusumo Angkat Bicara soal BumiDyandra Segera Rampungkan "Convention Hall" Terbesar di IndonesiaDahlan Tegur Empat Dirut BUMNDyandra Tawarkan Harga IPO Rp 315-415 Per SahamIni Rapor Kinerja Darmin Nasution versi DPRAS Libur, Harga Minyak BervariasiGE Investasikan 300 Juta DollarGalangan Kapal Andalkan BUMNLelang SBSN Diharap Mampu Tahan RupiahSentimen Harry Tanoe Bisa Kerek BUMI ke 1.200Ada Apa dengan Grup BakrieIHSG Dibuka Naik Tipis


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Tue , 19 Feb 2013 16:40:10 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/16025788/Angkutan.Ternak.Tidak.Diperlukan Tue , 19 Feb 2013 16:02:57 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/29/1729034t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan menganggap, angkutan ternak khususnya sapi dan kerbau dinilai tidak diperlukan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/16025788/Angkutan.Ternak.Tidak.Diperlukan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/16025788/Angkutan.Ternak.Tidak.Diperlukan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/15335358/Layani.Pembayaran..Pelindo.III.Gandeng.CIMB.Niaga Tue , 19 Feb 2013 15:33:53 UTC+0700PT Bank CIMB Niaga Tbk BNGA melakukan kerjasama dengan PT Pelabuhan Indonesia III Pelindo untuk layanan cash management. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/15335358/Layani.Pembayaran..Pelindo.III.Gandeng.CIMB.Niaga">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/15335358/Layani.Pembayaran..Pelindo.III.Gandeng.CIMB.Niaga http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/15194630/Soal.Fee.Kurator.Telkomsel..Dahlan.Ini.Dipalakin Tue , 19 Feb 2013 15:19:46 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/09/1120014-pri-dahlan-iskan-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta direksi PT Telkomsel untuk melawan kurator yang meminta Telkomsel membayar fee Rp 146,8 miliar. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/15194630/Soal.Fee.Kurator.Telkomsel..Dahlan.Ini.Dipalakin">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/15194630/Soal.Fee.Kurator.Telkomsel..Dahlan.Ini.Dipalakin http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/14553220/Hashim.Djojohadikusumo.Angkat.Bicara.soal.Bumi Tue , 19 Feb 2013 14:55:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/19/1451011-hashim-djojohadikusumo-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Perseteruan Nat Rothschild dengan Keluarga Bakrie semakin panas. Kedua belah pihak memperkuat posisi masing-masing. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/14553220/Hashim.Djojohadikusumo.Angkat.Bicara.soal.Bumi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/14553220/Hashim.Djojohadikusumo.Angkat.Bicara.soal.Bumi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/14090977/Dyandra.Segera.Rampungkan.Convention.Hall.Terbesar.di.Indonesia Tue , 19 Feb 2013 14:09:09 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/19/1406104-ipo-dyandra-media-international-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Dyandra Media International Tbk, salah satu anak usaha Kompas Gramedia Group, akan segera merampungkan pembangunan &quot;convention hall&quot; terbesar. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/14090977/Dyandra.Segera.Rampungkan.Convention.Hall.Terbesar.di.Indonesia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/14090977/Dyandra.Segera.Rampungkan.Convention.Hall.Terbesar.di.Indonesia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/13492733/Dahlan.Tegur.Empat.Dirut.BUMN Tue , 19 Feb 2013 13:49:27 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/02/1633048-dahlan-iskan-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan menegur empar direktur utama anak perusahaan BUMN. Teguran itu disebabkan mereka kurang senyum. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/13492733/Dahlan.Tegur.Empat.Dirut.BUMN">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/13492733/Dahlan.Tegur.Empat.Dirut.BUMN http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/13365329/Dyandra.Tawarkan.Harga.IPO.Rp.315.415.Per.Saham Tue , 19 Feb 2013 13:36:53 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/19/1404598-ipo-dyandra-media-international-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Dyandra Media International Tbk berencana untuk menawarkan harga saham perdana Initial Public Offering/IPO di level Rp 315-415 per saham. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/13365329/Dyandra.Tawarkan.Harga.IPO.Rp.315.415.Per.Saham">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/13365329/Dyandra.Tawarkan.Harga.IPO.Rp.315415.Per.Saham http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/12123222/Ini.Rapor.Kinerja.Darmin.Nasution.versi.DPR Tue , 19 Feb 2013 12:12:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/11/1354307-pri-gubernur-bank-indonesia-darmin-nasution-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dewan Perwakilan Rakyat DPR memiliki penilaian terhadap kinerja Gubernur Bank Indonesia BI Darmin Nasution. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/12123222/Ini.Rapor.Kinerja.Darmin.Nasution.versi.DPR">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/12123222/Ini.Rapor.Kinerja.Darmin.Nasution.versi.DPR http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/11455842/AS.Libur..Harga.Minyak.Bervariasi Tue , 19 Feb 2013 11:45:58 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/03/16/0858492t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Harga minyak bervariasi di perdagangan Asia Selasa, setelah liburan di AS dan data yang menunjukkan ekspor minyak melemah dari Arab Saudi. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/11455842/AS.Libur..Harga.Minyak.Bervariasi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/11455842/AS.Libur..Harga.Minyak.Bervariasi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/11335256/GE.Investasikan.300.Juta.Dollar. Tue , 19 Feb 2013 11:33:52 UTC+0700General Electric mengumumkan akan mengalokasikan dana 300 juta dollar Amerika untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/11335256/GE.Investasikan.300.Juta.Dollar.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/11335256/GE.Investasikan.300.Juta.Dollar. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/11235596/Galangan.Kapal.Andalkan.BUMN Tue , 19 Feb 2013 11:23:55 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/27/4922573t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Industri galangan kapal nasional optimistis bisnis pembuatan kapal baru bisa melesat tinggi tahun ini. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/11235596/Galangan.Kapal.Andalkan.BUMN">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/11235596/Galangan.Kapal.Andalkan.BUMN http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/10372592/Lelang.SBSN.Diharap.Mampu.Tahan.Rupiah Tue , 19 Feb 2013 10:37:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/04/1922214t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tekanan pelemahan belum juga lepas terhadap mata uang rupiah. Lelang surat berharga syariah negara diharapkan mampu menopang rupiah hari ini. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/10372592/Lelang.SBSN.Diharap.Mampu.Tahan.Rupiah">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/10372592/Lelang.SBSN.Diharap.Mampu.Tahan.Rupiah http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/10071070/Sentimen.Harry.Tanoe.Bisa.Kerek.BUMI.ke.1.200 Tue , 19 Feb 2013 10:07:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/19/1005222-bumi-resources-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Saham PT Bumi Resources Tbk BUMI sejak beberapa hari belakangan sudah menjadi pencetak return tertinggi. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/10071070/Sentimen.Harry.Tanoe.Bisa.Kerek.BUMI.ke.1.200">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/10071070/Sentimen.Harry.Tanoe.Bisa.Kerek.BUMI.ke.1.200 http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/09311089/Ada.Apa.dengan.Grup.Bakrie Tue , 19 Feb 2013 09:31:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/03/19/1516554t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Perusahaan keluarga Bakrie saat ini dikabarkan sedang menjual beberapa aset unggulnya. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/09311089/Ada.Apa.dengan.Grup.Bakrie">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/09311089/Ada.Apa.dengan.Grup.Bakrie http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/09164550/IHSG.Dibuka.Naik.Tipis Tue , 19 Feb 2013 09:16:45 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/27/1054132t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan menguat tipis 1,828 poin atau sekitar 0,04 persen ke level 4.613,874, Selasa 19/2/2013 <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/09164550/IHSG.Dibuka.Naik.Tipis">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/09164550/IHSG.Dibuka.Naik.Tipis


KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comAngkutan Ternak Tidak DiperlukanLayani Pembayaran, Pelindo III Gandeng CIMB NiagaSoal Fee Kurator Telkomsel, Dahlan: Ini DipalakinHashim Djojohadikusumo Angkat Bicara soal BumiDyandra Segera Rampungkan "Convention Hall" Terbesar di IndonesiaDahlan Tegur Empat Dirut BUMNDyandra Tawarkan Harga IPO Rp 315-415 Per SahamIni Rapor Kinerja Darmin Nasution versi DPRAS Libur, Harga Minyak BervariasiGE Investasikan 300 Juta DollarGalangan Kapal Andalkan BUMNLelang SBSN Diharap Mampu Tahan RupiahSentimen Harry Tanoe Bisa Kerek BUMI ke 1.200Ada Apa dengan Grup BakrieIHSG Dibuka Naik Tipis


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Tue , 19 Feb 2013 16:40:10 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/16025788/Angkutan.Ternak.Tidak.Diperlukan Tue , 19 Feb 2013 16:02:57 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/29/1729034t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan menganggap, angkutan ternak khususnya sapi dan kerbau dinilai tidak diperlukan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/16025788/Angkutan.Ternak.Tidak.Diperlukan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/16025788/Angkutan.Ternak.Tidak.Diperlukan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/15335358/Layani.Pembayaran..Pelindo.III.Gandeng.CIMB.Niaga Tue , 19 Feb 2013 15:33:53 UTC+0700PT Bank CIMB Niaga Tbk BNGA melakukan kerjasama dengan PT Pelabuhan Indonesia III Pelindo untuk layanan cash management. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/15335358/Layani.Pembayaran..Pelindo.III.Gandeng.CIMB.Niaga">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/15335358/Layani.Pembayaran..Pelindo.III.Gandeng.CIMB.Niaga http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/15194630/Soal.Fee.Kurator.Telkomsel..Dahlan.Ini.Dipalakin Tue , 19 Feb 2013 15:19:46 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/09/1120014-pri-dahlan-iskan-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta direksi PT Telkomsel untuk melawan kurator yang meminta Telkomsel membayar fee Rp 146,8 miliar. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/15194630/Soal.Fee.Kurator.Telkomsel..Dahlan.Ini.Dipalakin">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/15194630/Soal.Fee.Kurator.Telkomsel..Dahlan.Ini.Dipalakin http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/14553220/Hashim.Djojohadikusumo.Angkat.Bicara.soal.Bumi Tue , 19 Feb 2013 14:55:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/19/1451011-hashim-djojohadikusumo-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Perseteruan Nat Rothschild dengan Keluarga Bakrie semakin panas. Kedua belah pihak memperkuat posisi masing-masing. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/14553220/Hashim.Djojohadikusumo.Angkat.Bicara.soal.Bumi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/14553220/Hashim.Djojohadikusumo.Angkat.Bicara.soal.Bumi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/14090977/Dyandra.Segera.Rampungkan.Convention.Hall.Terbesar.di.Indonesia Tue , 19 Feb 2013 14:09:09 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/19/1406104-ipo-dyandra-media-international-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Dyandra Media International Tbk, salah satu anak usaha Kompas Gramedia Group, akan segera merampungkan pembangunan &quot;convention hall&quot; terbesar. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/14090977/Dyandra.Segera.Rampungkan.Convention.Hall.Terbesar.di.Indonesia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/14090977/Dyandra.Segera.Rampungkan.Convention.Hall.Terbesar.di.Indonesia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/13492733/Dahlan.Tegur.Empat.Dirut.BUMN Tue , 19 Feb 2013 13:49:27 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/02/1633048-dahlan-iskan-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan menegur empar direktur utama anak perusahaan BUMN. Teguran itu disebabkan mereka kurang senyum. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/13492733/Dahlan.Tegur.Empat.Dirut.BUMN">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/13492733/Dahlan.Tegur.Empat.Dirut.BUMN http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/13365329/Dyandra.Tawarkan.Harga.IPO.Rp.315.415.Per.Saham Tue , 19 Feb 2013 13:36:53 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/19/1404598-ipo-dyandra-media-international-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Dyandra Media International Tbk berencana untuk menawarkan harga saham perdana Initial Public Offering/IPO di level Rp 315-415 per saham. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/13365329/Dyandra.Tawarkan.Harga.IPO.Rp.315.415.Per.Saham">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/13365329/Dyandra.Tawarkan.Harga.IPO.Rp.315415.Per.Saham http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/12123222/Ini.Rapor.Kinerja.Darmin.Nasution.versi.DPR Tue , 19 Feb 2013 12:12:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/11/1354307-pri-gubernur-bank-indonesia-darmin-nasution-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Dewan Perwakilan Rakyat DPR memiliki penilaian terhadap kinerja Gubernur Bank Indonesia BI Darmin Nasution. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/12123222/Ini.Rapor.Kinerja.Darmin.Nasution.versi.DPR">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/12123222/Ini.Rapor.Kinerja.Darmin.Nasution.versi.DPR http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/11455842/AS.Libur..Harga.Minyak.Bervariasi Tue , 19 Feb 2013 11:45:58 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/03/16/0858492t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Harga minyak bervariasi di perdagangan Asia Selasa, setelah liburan di AS dan data yang menunjukkan ekspor minyak melemah dari Arab Saudi. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/11455842/AS.Libur..Harga.Minyak.Bervariasi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/11455842/AS.Libur..Harga.Minyak.Bervariasi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/11335256/GE.Investasikan.300.Juta.Dollar. Tue , 19 Feb 2013 11:33:52 UTC+0700General Electric mengumumkan akan mengalokasikan dana 300 juta dollar Amerika untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/11335256/GE.Investasikan.300.Juta.Dollar.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/11335256/GE.Investasikan.300.Juta.Dollar. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/11235596/Galangan.Kapal.Andalkan.BUMN Tue , 19 Feb 2013 11:23:55 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/27/4922573t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Industri galangan kapal nasional optimistis bisnis pembuatan kapal baru bisa melesat tinggi tahun ini. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/11235596/Galangan.Kapal.Andalkan.BUMN">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/11235596/Galangan.Kapal.Andalkan.BUMN http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/10372592/Lelang.SBSN.Diharap.Mampu.Tahan.Rupiah Tue , 19 Feb 2013 10:37:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/04/1922214t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tekanan pelemahan belum juga lepas terhadap mata uang rupiah. Lelang surat berharga syariah negara diharapkan mampu menopang rupiah hari ini. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/10372592/Lelang.SBSN.Diharap.Mampu.Tahan.Rupiah">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/10372592/Lelang.SBSN.Diharap.Mampu.Tahan.Rupiah http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/10071070/Sentimen.Harry.Tanoe.Bisa.Kerek.BUMI.ke.1.200 Tue , 19 Feb 2013 10:07:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/19/1005222-bumi-resources-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Saham PT Bumi Resources Tbk BUMI sejak beberapa hari belakangan sudah menjadi pencetak return tertinggi. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/10071070/Sentimen.Harry.Tanoe.Bisa.Kerek.BUMI.ke.1.200">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/10071070/Sentimen.Harry.Tanoe.Bisa.Kerek.BUMI.ke.1.200 http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/09311089/Ada.Apa.dengan.Grup.Bakrie Tue , 19 Feb 2013 09:31:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/03/19/1516554t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Perusahaan keluarga Bakrie saat ini dikabarkan sedang menjual beberapa aset unggulnya. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/09311089/Ada.Apa.dengan.Grup.Bakrie">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/09311089/Ada.Apa.dengan.Grup.Bakrie http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/09164550/IHSG.Dibuka.Naik.Tipis Tue , 19 Feb 2013 09:16:45 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/27/1054132t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan menguat tipis 1,828 poin atau sekitar 0,04 persen ke level 4.613,874, Selasa 19/2/2013 <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/09164550/IHSG.Dibuka.Naik.Tipis">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/19/09164550/IHSG.Dibuka.Naik.Tipis


4:48 PM | 0 komentar | Read More

Disiplin Rendah Hancurkan Renang Australia




Disiplin Rendah Hancurkan Renang Australia





Selasa, 19 Februari 2013 | 11:17 WIB













SYDNEY, Kompas.com - Manajemen yang salah dan disiplin rendah  telah menghancurkan prestasi dan reputasi tim rennag Australia saat tampil di Olimpiade London 2012 lalu.

Australia mencatat hasil terburuk di ajang Olimpiade  dalam 20 tahun terakhir dengan hanya meraih satu emas, enam perak dan tiga perunggu. Medali emas pun diraih di nomor estafet. Padahal [pada masa lalu, Australia dikenal dengan perenang-perenang kelas dunia seperti  Grant Hackett dan ian Thorpe.

Sebuah hasil peneltian yang dilakukan sebuah lembaga independen menunjukkan  tim renang Australia tampil buruk disebabkan beberapa faktor termasuk kelakuan kekanakan, ego yang berlebihan,  penggunaan obat-obatan dan juga tindak bullying yang tak ketahuan.

Lembaga penelitian Bluestone menyebut tim berangkat ke London tanpa memiliki target dan standar yang jelas, disiplin dan pengrhitungan yang akurat. Demikian paparan hasil analisis mereka. Kondisi ini diperburuk dengan kepemimpinan yang lemah baik dari pelatih, ofisial mau pun perenang senior. "Tidak ada yang berani mengambil tindakan untuk keluar dari masalah."

Menurut Bluestone, tidak ada ikatan kebersamaan pada semua anggota tim yang berangkat ke London. "Para perenang menggambarkan Olimipiade yang lalu merupakan Olimpiade dengan kepetingan masing-masing di dalamnya. Tidak ada ikatan antara tim dengan atlet atau antaratlet, pengurus dan pelatih."

Sementara hasil penelitian yang dilakukan komisi olah raga Australia juga menunjukkan hal serupa. Perlu ada perbaikan di tingkat kepemimpinan, manajemen mau pun budaya bersaing di kalangan atlet.

Ketua Swimming Australia, Barclay Nettlefold menerima semua kritrik yang ditujukan kepada institusinya.  Ia mengaku harus melakukan banyak hal untuk mengembalikan kepercayaan publik kepada renang Australia.

"Sebelum kembali ke ambisi mengejar emas (Olimpiade), kami harus mengembalikan dulu kepercayaan bangsa ini. Kami akan berhubungan dengan semua komunitas renang.  Kami telah memulai dengan menunjuk direktur dengan semangat kerja yang tinggi dan memiliki kerangka etika yang jelas."







Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Paul Mc Cartney Berduka atas Meninggalnya Tony Sheridan


Hamburg - "Tony adalah seorang pria yang baik, dan kami pernah bekerja sama. Dirinya menghabiskan hari-hari terakhirnya di Hamburg," ujar Paul Mc Cartney dalam pernyataan di website pribadinya menanggapi wafatnya Tony Sheridan.

Penyanyi dan penulis lagu Tony Sheridan, yang juga supporter utama The Beatles diketahui meninggal dunia pada usia 72 tahun di Hamburg, Jerman, Kamis,(16/2).

Seperti dilaporkan laman koran Der Spiegel, Sheridan meninggal setelah menderita sakit yang cukup lama.

Sheridan sendiri pernah berada di The Beatles yang dikenal sebagai Silver Beatles. Band tersebut merupakan back-up band ketika mereka bermain di klub malam di Hamburg pada tahun 1960. Pada saat itu band asal Inggris ini belum membuat hit nomor satu yang membuat mereka terkenal.

The Beatles kemudian bermain sebagai "The Brothers Beat" yang juga didukung oleh Sheridan pada lagunya "My Bonnie". Pada tahun terakhir, lagu ini diputar pada peringatan 50 tahun "Star Club" yang legendaris di kota Hamburg, Jerman.

Tahun 1962, performance juga termasuk Ringo Starr yang menduduki posisi drum di Star Club dengan lagu "Roll Over Beethoven" yang membuat The Beatles menjadi tenar. Pertunjukan itu adalah pemanasan dari Sheridan.

"Kami biasanya menyaksikan pertunjukan malamnya dan mengagumi gayanya. Dia akan dirindukan" jelas Paul Mc Cartney


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Presiden Hadiri Perayaan Imlek Nasional





Presiden Hadiri Perayaan Imlek Nasional





Penulis : Sandro Gatra | Selasa, 19 Februari 2013 | 16:08 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ny Ani Yudhoyono serta Wakil Presiden Boediono didampingi Ny Herawati Boediono menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek Nasional 2564, di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa ( 19/2/2013 ) sore.


Ikut hadir para menteri, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Marzuki Alie, istri Abdurrahman Wahid, Shinta Nuriyah Wahid, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama, tokoh lain, serta ribuan tamu undangan.


Presidium dan Sekretaris Dewan Rohaniwan MAKATIN Budi S Tanuwibowo mengatakan, tema Imlek tahun ini adalah "Rasa Malu Besar Artinya bagi Manusia". Tema tersebut, kata dia, diangkat untuk menyegarkan kembali tentang arti pentingnya hidup lurus sesuai tata nilai yang seharusnya dijunjung.


"Utamanya terkait dengan kejujuran dan pantang korupsi. Apalagi situasi negara kita sekarang ini benar-benar marak dan akut dihinggapi penyakit korupsi," kata Budi dalam siaran persnya.


Budi menambahkan, Nabi Khonghucu dan cicit muridnya Meng Zi menegaskan, perbedaan antara manusia dan hewan sangat tipis, yaitu tidak adanya rasa malu. "Bila rasa malu hilang dari manusia, sejatinya tidak ada bedanya dengan hewan yang dipandang rendah," pungkas dia.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary















4:39 PM | 0 komentar | Read More

Basuki: Saya Memang Arogan!


JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kerap mengancam akan memecat para pegawai yang tidak dapat melaksanakan tugasnya secara baik. Ia tak peduli kalau dicap sebagai seorang yang arogan.


"Orang bilang saya arogan sekali, memang arogan saya. Sebab, negara ini tidak bisa dipimpin baik-baik, mesti diajak berantem," kata Basuki saat menjadi pembicara dalam seminar Perubahan Lingkungan dan Strategi RS Nirlaba di Indonesia di RS Husada, Jakarta, Selasa (19/2/2013).


Menurut Basuki, gaji dokter saat ini kalah besar dengan gaji sopir transjakarta. Tahun ini, kata dia, semua koridor mendapat 3,5 kali dari besaran upah minimum provinsi (UMP) menjadi Rp 7,2 juta per bulan.


"Kalau dia (sopir transjakarta) sembarangan, kami pecat. Yang susah lebih banyak, jadi kira-kira begitu. Kalau macam-macam, saya akan singkirkan Anda," kata Basuki.


Di dalam seminar itu, Basuki menerima banyak keluhan dari pihak rumah sakit atas semakin membludaknya pasien setelah diterapkannya program Kartu Jakarta Sehat (KJS). Basuki pun mengaku tak bisa berbuat apa-apa karena Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI yang masih belum disahkan.


"Kami baru tahap menjanjikan bakti sosial setiap hari di puskesmas. Dokter-dokter juga masih digaji murah. Dokter ini semua dasarnya dibiayai UMP Rp 2,2 juta kemudian ada kerja sama medis lagi," kata Basuki.


Saat ini, kata Basuki, ia sedang melakukan uji coba dengan dokter-dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk menaikkan kapasitas dokter-dokter ke lini depan sehingga semua dokter memiliki standar RSCM.


"Jadi enggak perlu jauh-jauh ke lagi ke RSCM untuk berobat, cukup ke puskesmas, misalnya dokter di puskesmas itu dapat mengobati orang TBC atau demam berdarah," katanya.






Editor :


Ana Shofiana Syatiri









4:23 PM | 0 komentar | Read More

Polisi Selidiki Kematian Peserta Motocross Australia

Written By Unknown on Monday, February 18, 2013 | 4:46 PM




Polisi Selidiki Kematian Peserta Motocross Australia





Penulis : Lukas Adi Prasetya | Senin, 18 Februari 2013 | 16:18 WIB












BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Pascakejadian meninggalnya peserta motocross asal Australia yang terjebak di Taman Hutan Rakyat (Tahura) Bukit Soeharto, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, polisi segera memulai penyelidikan.


Kepala Bidang Humas Polda Kaltim, mengatakan, sebanyak 20 peserta yang terakhir dicari, sudah ditemukan Minggu petang kemarin. Kami segera memulai penyelidikan, antara lain ke panitia penyelenggara, katanya, Senin.


Dalam ajang non-kompetisi berjudul Balikpapan Two Days Enduro 4 dalam rangkaian HUT Kota Balikpapan ke-116 yang berlangsung Sabtu dan Minggu kemarin itu, Michael Adrian Headley (34), meninggal, saat terjebak di Tahura. WNA asal Australia itu bekerja di salah satu perusahaan tambang di Balikpapan.


Karena kondisi cuaca buruk, sebagian peserta, yang dalam kondisi kelelahan, dehidrasi, dan hipotermia, ini, terpaksa berada di dalam Tahura menunggu dievakuasi tim SAR gabungan. Acara itu diikuti 800-an peserta, dari kalangan non-profesional.





















4:46 PM | 0 komentar | Read More

PLTS Kapasitas 1 MW Dibangun di Bali

Written By Unknown on Sunday, February 17, 2013 | 4:48 PM





PLTS Kapasitas 1 MW Dibangun di Bali





Penulis : Evy Rachmawati | Minggu, 17 Februari 2013 | 14:15 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Pusat Listrik Tenaga Surya berkapasitas 1 megawatt (MW) dibangun di Bali. Hal ini diharapkan dapat menjadi pendorong pengembangan energi surya bagi kelistrikan.


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik menyampaikan hal itu saat menjadi pembicara kunci dalam diskusi panel " Jurus Alternatif Penghematan Konsumsi Bahan Bakar Minyak", Minggu (17/2/2013), di Hotel Mulia, Jakarta.


Jero Wacik menjelaskan, rencananya dalam waktu dekat ia akan meresmikan pengoperasian PLTS skala besar berkapasitas 1 MW di atas lahan seluas dua hektar di Bali. "Ada dua unit pembangkit," ujarnya.


Dengan pengoperasian PLTS skala besar itu, lanjut Wacik, hal ini diharapkan dapat mendorong pengembangan tenaga surya di tempat lain. " Bagi yang hendak membangun PLTS, bisa mencontoh apa yang sudah dibangun di Bali," kata dia.


Total potensi biomassa dan tenaga surya sekitar 50.000 megawatt. " Kalau kita memanfaatkan energi baru terbarukan, itu bisa memenuhi kebutuhan energi nasional jangka panjang," ujarnya.



















4:48 PM | 0 komentar | Read More

Tak Bisa Rayakan Ultah Bersama, Raffi Mohon Maaf


Ibunda Raffi Ahmad Amy Qanita

Ibunda Raffi Ahmad Amy Qanita (sumber: BeritaSatu.com)




"Dan saya yakin teman-temannya Raffi mengerti kondisi ini".


Jakarta - Raffi Ahmad tengah bersedih. Sebab, di hari ulang tahunnya yang jatuh pada hari ini, tidak dapat dirayakan seperti biasanya. Lantaran masih harus menjalani pemeriksaan di tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN).



"Sedih enggak bisa (merayakan ulang tahun) bersama temen-temen, tapi mau bagaimana lagi, " terang Amy Qonita, menirukan ucapan anaknya, Raffi Ahmad, Minggu (17/2) di kantor BNN, Jakarta Timur.



Namun, Qonita bersyukur lantaran melihat Raffi lebih tegar menghadapi masalah yang menimpanya.



"Sekarang Raffi sehat dan tegar meski tak ada perayaan ulang tahun yang meriah," paparnya lagi.



Qonita juga berharap, teman-teman Raffi memahami kondisi yang tengah dihadapi Raffi tiga pekan belakangan.



"Dengan kondisi seperti ini mohon maaf kepada teman-temannya Raffi tidak bisa besuk Raffi dan mohon pengertiannya. Dan saya yakin teman-temannya Raffi mengerti kondisi ini," ungkap Ibunda Raffi.



Seperti diberitakan sebelumnya, banyak teman-teman artis yang hadir di Kantor BNN seperti Ruben Onsu, Oppie Kumis, Christy Jusung tidak dapat menjenguk Raffi lantaran bukan waktu besuk.


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Pengurus Demokrat Serahkan Pakta Integritas pada SBY


JAKARTA, KOMPAS.com - Perwakilan setiap unsur pengurus Partai Demokrat menyerahkan pakta integritas kepada Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono. Penyerahan dilakukan pada acara Rapimnas Partai Demokrat pada Minggu (17/2/2013) di Hotel Sahid Jaya.


Pakta Integritas diberikan kepada SBY disaksikan delapan anggota Majelis Tinggi lainnya yakni Wakil Ketua Majelis Tinggi Anas Urbaningrum, Jero Wacik, Edhie Baskoro Yudhoyono, Jhonny Allen Marbun, Marzuki Alie, dan Max Sopacua.


Adapun pakta integritas dimulai dari unsur Dewan Pembina yang diwakili oleh EE Mangindaan, dilanjutan Dewan Kehormatan yang diwakili Amir Syamsuddin, Komisi Pengawas diwakili Suadi Marasabesy, DPP Partai Demokrat Sartono Hutomo, dan Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf.


Selanjutnya, pakta integritas diserahkan dari perwakilan unsur DPC yakni DPC Pidie, DPC Pacitan, DPC Deli Serdang, DPC Bima, DPC Kota Baru, DPC Tana Toraja, dan DPC Merauke. Pakta integritas merupakan salah satu upaya penyelamatan partai Demokrat yang elektabilitasnya terjun bebas akibat perkara kasus korupsi yang terjadi pada kadernya.


Di dalam pakta itu, terdapat 10 poin yang harus ditaati kader partai pemenang Pemilu 2009 itu. Berikut isi pakta integritas tersebut:


1. Selalu menjaga integritas dan terus memajukan kesejahteraan bangsa negara, dan menjaga nama baik Partai Demokrat dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, saya akan terus menjunjung tinggi kader yang bersih, cerdas dan santun.


2. Dalam tugas utamanya adalah melayani masyarakat, adil dalam bekerja untuk semua dan tidak melakukan keputusan yang diskriminatif antara suku, agama gender dan berbagai perbedaan identitas lainnya.


3. Sesuai ideologi, dan platform Partai Demokrat, saya akan sungguh-sungguh memperkuat harmoni dan toleransi yang majemuk, berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.


4. Demi tercapai semangat pembangunan saya akan bekerja dengan keras untuk meningkatkan kehidupan rakyat yang miskin dengan langkah prorakyat yang sedang dilakukan pemerintah akan saya jalankan dan tingkatkan.


5. Sebagai kader Partai Demokrat saya akan senantiasa patuh dan taat pada konstitusi, hukum dan aturan yang berlaku, sebagai cerminan sikap pada warga negara yang baik dan kader partai yang amanah dan tanggungjawab.


6. Sebagai kader Partai Demokrat yang saat ini sedang menjalankan tugas legislatif dan yudikatif saya akan menjalankan moral dan tata pemerintahan yang bersih dari korupsi, kapable, dan responsif dan bekerja sekuat tenaga bagi bangsa dan negara.


7. Sebagai pejabat publik saya akan mencegah dan menghindarkan diri dari perbuatan korupsi, suap, asusila, narkoba dan pelanggaran berat tersebut. Bila saya tersangka, terdakwa dan terpidana sesuai dengan kode etik saya siap menerima sanksi yang ditetapkan dewan kehormatan.


8. Bila saya ditetapkan sebagai tersangka, terdakwa atau terpidana dalam kasus korupsi saya bersedia mengundurkan diri dari jabatan saya di Partai Demokrat dan siap menerima sanksi pemecatan dari dewan kehormatan partai.


9. Sebagai pejabat negara dan publik serta sebagai bentuk dukungan saya terhadap gerakan pemberantasan korupsi saya bersedia menyerahkan data kekayaan saya kepada Dewan Kehormatan Partai Demokrat beserta NPWP saya.


10. Khusus mengenai sering terjadinya korupsi dan penyimpangan pelaksanaan APBN dan APBD maka saya yang bertugas menjabat eksekutif atau legislatif berjanji untuk tidak melakukan penyimpangan. Saya siap menerima sanksi organisasi bila saya saya melakukan penyimpangan dari apa yang saya janjikan.












4:39 PM | 0 komentar | Read More

Kelelahan, Jokowi "Tumbang" di Lapangan Futsal


JAKARTA, KOMPAS.com - Penonton pertandingan futsal yang diikuti Joko Widodo sempat panik saat Gubernur Jakarta itu tampak kelelahan lalu terlentang di sisi lapangan di Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (17/2).

Peristiwa terkulainya Joko Widodo atau Jokowi itu berawal dari keikutsertaannya dalam pertandingan persahabatan di sela turnamen dengan rekan-rekan wartawan. Berbaju putih berkerah, celana pendek dan sepatu olahraga layaknya atlet, Jokowi tampak mahir mengolah si kulit bundar. Kehadirannya menjadi daya tarik tersendiri bagi pemain di lapangan serta para penonton.

Para penonton tampak antusias menyaksikan Sang Gubernur bertanding bola. Pemain satu tim dengan dia kerap menjadikan Jokowi sebagai sasaran operan bola. Suasana pun meledak ketika Jokowi berhasil mencetak gol dengan memanfaatkan umpan tarik dari sisi kanan gawang.

Setelah melakukan selebrasi kecil-kecilan dengan beberapa pemain, Jokowi yang tampak kelelahan langsung menepi ke pinggir lapangan dan tidur terlentang.

"Aduh, nggak sanggup lagi saya," kata Jokowi sambil terengah-engah.

Tentu saja peristiwa itu membuat panik panitia, pemain dan ajudannya. Beberapa orang langsung berlari ke arah Jokowi, hendak memberi dia minuman.

Namun, Jokowi ternyata langsung bangkit dan memutuskan untuk menyudahi permainan. "Dari dulu sebenarnya saya suka main futsal, tapi saya kecapekan, tadi muter- muter dari pagi," ujar Jokowi usai berganti pakaian.

Sejak Minggu pagi, agenda Jokowi memang padat. Pukul 07.00 WIB, Jokowi menemani rekan separtainya, Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki menggelar kampanye pemilihan gubernur Jawa Barat di Depok. Usai menjadi juru kampanye, Jokowi menyempatkan diri blusukan dan memberikan bantuan kepada para korban banjir akibat tanggul jebol di Cipinang Melayu. Setelah itu, ia hadir pada turnamen futsal di GOR Rawamangun, Pulogadung, itu. Di sanalah, Jokowi tumbang.







Editor :


Egidius Patnistik









4:23 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger