Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts

Red Bull Yakin Vettel Akan Bertahan

Written By Unknown on Wednesday, October 30, 2013 | 4:47 PM





YAS MARINA, KOMPAS.com - Para petinggi Red Bull Racing yakin bahwa Sebastian Vettel tak akan tertarik untuk membalap dengan tim lain di Formula 1, selama mereka bisa menyediakan mobil yang bagus untuknya.

Vettel meraih gelar juara dunia keempatnya setelah memenangi GP India, akhir pekan kemarin, dengan tiga seri masih tersisa. Hal ini memunculkan dugaan bahwa pebalap Jerman tersebut akan mencari tantangan barus bersama tim lain, seperti yang dilakukan Michael Schumacher pada 1996 saat meninggalkan Benneton untuk bergabung dengan Ferrari.

Tetapi kepala tim Red Bull, Christian Horner yakin Vettel punya loyalitas tinggi terhadap timnya. "Saya rasa semua pebalap akan senang mengendarai mobil kami saat ini. Sebastian menikmati membalap untuk tim, dia besar bersama tim dan dia adalah bagian dari tim, kenapa dia ingin berada di tempat lain?"

"Dia mendapatkan semua suksesnya bersama mobil yang diproduksi di Milton Keynes, dia adalah anggota dari program Red Bull yunior, dan Dietrich Mateschitz sudah mendukungnya sejark dia berumur 13 atau 14 tahun."

"Tentu saja tidak ada garansi, tapi ini bukan soal kontrak atau sejenis itu. Ini tentang hubungan, kepercayaan penuh Sebastian pada tim, dan kepercayaan penuh tim pada Sebastian," tutur Horner.

Mateschitz adalah pengusaha asal Austria yang jadi pendiri perusahaan minuman enargi, Red Bull. Dia adalah pemegang 49 persen saham perusahaan ini.

Kepala teknik Red Bull, Adrian Newey tak menutup mata bahwa kemungkinan Vettel akan pergi selalu ada. "Mungkin saja. Tapi Sebastian yang saya tahu sangat mengerti soal statistik, dan dia juga sangat tertarik dengan sejarah olahraga ini," kata Newey.

"Dia senang dengan atmosfer yang ada di Red Bull. Kami berhasil membentuk tim yang jujur dan kami tidak berpura-pura menjadi sesuatu yang bukan kami. Kami mencoba agar kaki kami tetap menginjak bumi. Kami punya atmosfer yang kreatif di tim, dan kami bekerja keras."

"Saya rasa Seb menghargai itu dan semoga seluruh rekan kerja saya di tim menghargai itu juga. Empat juara dunia ini lebih dari segalanya, hasil kerja keras dan kreativitas serta bakat semua orang di Milton Keynes."




Editor : Pipit Puspita Rini















4:47 PM | 0 komentar | Read More

Pedrosa Kesulitan Saat Keluar Tikungan

Written By Unknown on Sunday, October 27, 2013 | 4:46 PM





MOTEGI, KOMPAS.com - Dani Pedrosa gagal mencatat hat-trick kemenangan di GP Jepang. Tak hanya itu, pebalap Repsol Honda ini juga tak lagi punya kesempatan untuk meraih gelar juara dunia musim ini, setelah hanya finis ketiga di Sirkuit Twin Ring Motegi, Minggu (27/10/2013).

Sebelum balapan hari ini, Pedrosa merupakan salah satu calon kuat juara di Motegi. Start dari posisi keempat, Pedrosa berhasil melewati Valentino Rossi pada lap kedua, yang mengantarnya mengunci posisi ketiga.

Sepanjang balapan dia mampu bersaing dengan Jorge Lorenzo dan Marc Marquez. Tetapi setelah lap ke-16, Lorenzo menambah kecepatannya dan Pedrosa tak mampu untuk mengimbangi, hingga balapan berakhir.

"Hari ini bukanlah balapan terbaik saya. Saya mencoba melakukan yang terbaik tapi saya sangat kesulitan saat keluar dari tikungan, dibandingkan mereka berdua (Lorenzo dan Marquez). Saya melakukan start dengan baik tapi kehilangan dua posisi pada tikungan pertama," kata Pedrosa.

"Saya berusaha tenang saat start dan tidak ingin membuat kesalahan. Tetapi, saya tidak bisa melewati tikungan secepat biasanya. Pada pertengahan balapan saat Jorge menambah kecepatan, saya tidak bisa mengimbangi. Pada akhirnya, tak ada yang tersisa. Saya tidak bisa tampil seperti yang saya inginkan, tapi kami harus mencoba dan berkembang."

Pedrosa sudah mencatat 12 podium musim ini, yang mengantarnya berada di peringkat tiga klasemen, tertinggal 38 poin dari Marquez di posisi pertama.




Editor : Pipit Puspita Rini















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Lorenzo Raih \"Pole Position\" pada Dua Balapan Beruntun

Written By Unknown on Saturday, October 26, 2013 | 4:46 PM





MOTEGI, KOMPAS.com - Jorge Lorenzo melanjutkan misi untuk mempertahankan gelar juara dunia miliknya. Pebalap Yamaha ini berhasil meraih pole position keempatnya musim ini, dengan mencatat waktu tercepat pada sesi kualifikasi GP Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi, Sabtu (26/10/2013).

Bagi Lorenzo, kualifikasi GP Jepang ini adalah kali kedua dia turun di lintasan basah musim ini, setelah akhir Juni lalu di Assen, Belanda. Ketika itu dia mendapat kecelakaan yang membuat collarbone (tulang selangka) kirinya patah.

"Saya sangat senang meraih pole position kedua beruntun saya setelah Phillip Island (GP Australia). Ini saat yang berat karena kali terakhir saya membalap di lintasan basah adalah di Assen. Jadi, saya tidak punya kenangan indah (saat melakukannya)! Pada awal sesi saya sangat hati-hati dan takut," tutur Lorenzo.

"Saya beruntung bisa memiliki waktu yang cukup untuk mendapatkan kepercayaan diri, sedikit demi sedikit, dan saya mulai melakukannya dengan lebih baik hingga akhirnya saya melakukan putaran dengan baik. Teorinya, besok akan jadi balapan kering dan kita lihat apa yang akan terjadi."

Lorenzo saat ini hanya tertinggal 18 poin dari pimpinan klasemen sementara, Marc Marquez. Dia berhasil memangkas selisih dari 43 angka, setelah menjuarai GP Australia, saat Marquez didiskualifikasi.

Lorenzo dan para pebalap lain menjalani kualifikasi GP Jepang tanpa menjalani sesi latihan sebelumnya, karena cuaca yang tidak mendukung sejak Jumat (25/10/2013). Mereka akan mendapat waktu untuk menjalani latihan selama 50 menit pada Minggu pagi, sebelum turun balapan pada siang hari.




Editor : Pipit Puspita Rini















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Cuaca Buruk Memaksa Perubahan Jadwal GP Jepang

Written By Unknown on Friday, October 25, 2013 | 4:47 PM





MOTEGI, KOMPAS.com - Dua sesi latihan bebas GP Jepang yang seharusnya digelar Jumat (25/10/2013) batal berlangsung karena cuaca buruk. Hujan dan kabut yang menutupi Sirkuit Twin Ring Motegi, membuat jarak pandang jadi buruk.

Race Direction segera menyusun rencana untuk mengantisipasi cuaca yang kemungkinan masih akan buruk, besok. Dalam konferensi pers yang dilaksanakan pukul 16.45 waktu setempat atau 14.15 WIB, Race Direction mengeluarkan beberapa kemungkinan.

"Helikopter medis mencoba mendapat ijin terbang sejak Kamis kemarin. Helikopter sudah siap setiap saat. Pertimbangan kami adalah, segera setelah mendapat ijin helikopter akan ada di sini dalam 10 menit, jadi kami menunggu sampai kemungkinan terakhir sebelum membatalkan sesi latihan," ucap Race Direction, Mike Webb.

"Dari semua alternatif, masalah besarnya adalah lokasi. Motegi berada lebih dari satu jam lewat perjalanan darat menuju rumah sakit terakreditasi terdekat. Kami mendapat masukan bahwa tidak aman jika ada pebalap yang mendapat cedera serius. Banyak, banyak alternatif yang diajukan dan dipersiksa, seperti sebagian jalan memakai ambulans, lalu lewat udara, lebih dekat ke medical centre. Tidak ada solusi masuk akal yang ditemukan."

"Cuaca diramalkan akan lebih terang pada Sabtu, tapi jika masih belum bisa terbang pada besok siang, helikopter akan dibawa ke sirkuit lewat jalan darat, lalu disiapkan untuk hari Minggu. Masalahnya bukan soal hujan, tapi jarak pandang."

Race Direction telah menyiapkan beberapa alternatif berkaitan dengan balapan akhir pekan ini.

Rencana A
"Jika besok (Sabtu) pagi bisa berlangsung, kami akan menggelar sesi latihan bebas selama mungkin, lalu mengikuti jadwal normal pada Sabtu Siang, yakni kualifikasi, dan jadwal normal pada Minggu."

Rencana B
"Jika besok pagi tidak bisa melakukan sesi latihan, Sabtu siang akan jadi sesi latihan selama mungkin. Akan ada revisi jadwal untuk hari Minggu yang cukup ketat, termasuk latihan, kualifikasi, dan balapan."

Rencana C
"Jika besok tidak ada memungkinkan sama sekali untuk menggelar latihan, kami berharap cuaca pada Minggu akan membaik dengan signifikan dan kami akan menyusun jadwal yang ketat, meilbatkan latihan, kualifikasi, dan balapan. Kami tetap ingin menggelar GP Jepang dan akan melakukan apapun untuk memastikan ini bisa terjadi."

Hingga saat ini tidak ada rencana untuk menunda balapan menjadi Senin.




Editor : Pipit Puspita Rini















4:47 PM | 0 komentar | Read More

Angka-angka Menarik Jelang GP Jepang

Written By Unknown on Thursday, October 24, 2013 | 4:46 PM





MOTEGI, KOMPAS.com - Dani Pedrosa kini mengoleksi tepat 2.000 poin sejak naik ke kelas MotoGP. Ini adalah satu dari beberapa angka menarik jelang GP Jepang di Sirkuit Motegi, akhir pekan ini.

3.192 - Dani Pedrosa total mengoleksi 3.192 poin sejak terjun ke dunia balap roda dua. Hanya dua pebalap yang mengoleksi poin lebih banyak dari Pedrosa, yakni Valentino Rossi (4.775 poin) dan Loris Capirossi (3.215 poin). Jika menang pada GP Jepang, dia akan berada di urutan dua.

2.000 - Dengan finis kedua pada GP Australia, Dani Pedrosa kini mengoleksi tepat 2.000 poin di keas MotoGP. Hanya tiga pebalap yang mengoleksi poin lebih banyak di kelas primer, yakni Valentino Rossi (3,833), Mick Doohan (2,298), dan Alex Barros (2,079).

110 - Kemenangan di GP Australia membawa Jorge Lorenzo naik podium untuk ke-110 sejak ikut Grand Prix, tertinggal satu podium dari Max Biaggi. Hanya enam pebalap yang naik podium lebih banyak dari Biaggi dan Lorenzo, yakni Valentino Rossi (183 podium), Giacomo Agostini (159), Angel Nieto (139), Dani Pedrosa (123), Phil Read (121), dan Mike Hailwood (112).

99 - Bradley Smith mengoleksi 99 poin dengan masih ada dua balapan musim ini. Dia butuh tujuh poin lagi untuk menjadi pebalap Inggris pertama yang meraih poin terbanyak saat menjadi rookie. Rekor saat ini masih dipegang James Toseland yang meraih 105 poin pada 2008.

33 - Marc Marquez butuh 33 poin dalam dua seri tersisa untuk memastikan gelar juara dunia 2013, meski seandainya Jorge Lorenzo menang di dua seri terakhir (Jepang dan Valencia).

32 - Hiroshi Aoyama akan merayakan ulang tahun ke-32 pada sesi latihan bebas hari pertama, Jumat (25/10/2013).

31 - Finis keenam pada GP Australia, membuat rider Moto2, Dominique Aegerter, mencatat balapan ke-31 secara beruntun di mana dia selalu meraih poin. Hanya satu pebalap dalam 65 tahun sejarah Grand Prix, yang mencatat kemenangan beruntun lebih lama di kelas menengah, yakni Luca Cadalora dengan 34.

25 - Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa finis bersama di posisi satu dan dua dalam 25 balapan MotoGP. Lorenzo finis pertama dalam 13 balapan, dan sisanya jadi milik Pedrosa.

23 - Danillo Petrucci tepat berumur 23 tahun, sehari sebelum sesi  latihan GP Jepang, Kamis (24/10/2013).

19 - Pebalap KTM memenangi 19 balapan Moto3 secara beruntun. Catatan ini menyamai prestasi Honda yang meraih kemenangan beruntun di kelas paling kecil, pada musim 1990 lanjut ke 1991.

14 - Pebalap Spanyol memenangi 14 balapan terakhir di semua kelas. Catatan ini hanya tertinggal kurang satu dari rekor terpanjang pebalap satu negara yang memenangi Grand Prix, yakni para pebalap Spanyol pada 2010. Pebalap non Spanyol yang terakhir menang adalah Scott Redding di kelas Moto2, pada GP Inggris di Sirkuit Silverstone, awal September.




Editor : Pipit Puspita Rini















4:46 PM | 0 komentar | Read More

DKI Kehilangan Pembina Olahraga

Written By Unknown on Tuesday, October 22, 2013 | 4:46 PM





JAKARTA, Kompas.com — Kusnan Ismukanto, tokoh pembina olahraga DKI Jakarta dan nasional meninggal dunia di Jakarta, Selasa (22/10/2013).

Kusnan meninggal dunia dalam usia 77 tahun di rumahnya di Jalan Cempaka Putih Timur 16 Nomor 2, jakarta Pusat.

Semasa hidupnya, Kusnan aktif dalam pembinaan olahraga di Jakarta. Ia pernah menjabat sebagai Wakil ketua KONI DKI Jakarta pada periode lalu. Saat ini ia menjabat sebagai anggota Dewan Kehormatan Koni Provinsi DKI Jakarta.

Kusnan jugalah yang aktif membawa DKI Jakarta menjadi juara umum dalam penyelenggaraan PON XVIII, Riau, September 2012 lalu. Saat itu  kontingen DKI berhasil meraih 110 medali emas dan mengatasi kontingen Jawa Barat dan Jawa Timur.

Ia juga pernah menjadi chef de mission kontingen Indonesia ke Paralimpik di Beijing pada 2008 lalu.

Selamat jalan, Pak Kusnan....




Editor : Tjahjo Sasongko















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Polisi: Video Mesum Siswi SMP 4 Suka Sama Suka

Written By Unknown on Monday, October 21, 2013 | 4:46 PM






JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak kepolisian melihat kasus video mesum pelajar SMPN 4 Jakarta tidak ada unsur pemaksaan. Polisi menyimpulkan video isi dalam video tersebut dilakukan suka sama suka.

"Kita menyimpulkan sementara, yang terlihat bukan sebuah pemaksaan. Kelihatan seperti suka sama suka. Sehingga harus dikonfirmasi lagi ke pihak-pihak yang terlibat," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (21/10/2013).

Sebelumnya, orang tua AE, siswi SMP 4 melaporkan bahwa anaknya dipaksa berhubungan intim dengan seorang temannya. Kejadian tersebut bahkan sengaja direkam dengan telepon genggam oleh temannya yang lain.

Kejadian terjadi pada Jumat (13/9/2013) pada pukul 11.50. Saat itu, AE tengah turun dari kelasnya, ketika jam pelajaran usai. Sesampainya di lantai dasar teman korban, A mengajak korban ke salah satu ruangan untuk bertemu dengan teman lainnya, yakni CN, CD, DN, IV dan WW.

Ketika korban masuk, selain ada teman-teman yang disebut tadi, ternyata sudah ada seorang pria yang merupakan adik kelas mereka, FP. Kemudian, A langsung menyuruh AE untuk berhubungan intim dengan FP.

Lalu teman-teman yang lainnya merekam dengan menggunakan telepon genggam. Menurut keterangan tersebut, A juga mengancam AE dengan menggunakan pisau dan akan melukainya jika tidak melakukan apa yang ia suruh. Bahkan A mengancam AE akan menyebar video yang telah direkam teman-temannya.

Polisi mengaku kesulitan meminta keterangan dari AE. Sejak melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Pusat, hinga kini mereka belum kembali ke rumahnya.

"Selain itu pemeran pria dalam video tersebut sampai sekarang belum masuk sekolah. Kita samper ke rumahnya juga tidak ada siapa-siapa dan dikunci," kata Rikwanto.

Saat ini polisi tengah memeriksa 12 orang saksi, yaitu seorang penjaga sekolah, guru BP SMP 4 dan 10 orang siswa yang ikut merekam dan menonton video tersebut.




Editor : Ana Shofiana Syatiri
















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Boe/Mogensen Tak Puas Hanya Menjadi Semifinalis

Written By Unknown on Sunday, October 20, 2013 | 4:46 PM





ODENSE, KOMPAS.com - Unggulan tiga ganda putra, Mathias Boe/Carsten Mogensen, terhenti di babak semifinal Yonex Denmark Open Superseries Premier 2013, yang berlangsung di Odense Sports Park, Denmark, Sabtu (19/10/2013). Harapan mereka untuk meraih gelar di kandang akhirnya pupus.

Boe/Mogensen dikalahkan ganda Korea yang baru berpasangan, Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong, dengan dua game langsung, 18-21, 13-21, dalam 41 menit. Yang membuat ganda Denmark ini kesal, adalah fakta bahwa mereka banyak melakukan kesalahan sendiri saat bertanding.

"Kami memulai pertandingan dengan sangat baik, tapi kami membuat kesalahan konyol yang membuat ganda Korea lebih percaya diri dan yakin bisa menang," kata Boe.

Finalis World Championships 2013 tersebut mengaku sangat tidak puas dengan permainan mereka pada pertandingan ini. "Kami bermain sangat jelek hari ini, benar-benar jelek. Kami tidak bermain untuk kalah, dan menjadi semifinalis bukanlah yang kami inginkan saat bermain di negara sendiri," aku Boe.

Sementara itu, Lee/Yoo melaju ke babak final dan akan bertemu dengan unggulan pertama dari Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Sebelum berpasangan dengan Yoo, Lee bersama Ko Sung-hyun selalu kalah pada tiga pertemuan terakhirnya dengan Ahsan/Hendra.




Editor : Pipit Puspita Rini















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Rossi Siap Habis-habisan demi Podium

Written By Unknown on Saturday, October 19, 2013 | 4:46 PM





PHILLIP ISLAND, KOMPAS.com - Valentino Rossi kembali meraih hasil positif saat sesi kualifikasi. Dalam dua seri berturut-turut, Malaysia dan Australia, pebalap Italia ini berhasil meraih tempat start di baris terdepan.

Pada GP Australia yang akan berlangsung di Sirkuit Phillip Island, Minggu (20/10/2013), Rossi akan menempati tempat start ketiga, berdampingan dengan Jorge Lorenzo sebagai pole-sitter dan Marc Marquez di posisi dua. Posisi ini membuka kesempatannya untuk kembali naik podium di akhir balapan.

Rossi adalah pebalap terakhir yang turun ke lintasan saat sesi kualifikasi dimulai, Sabtu (19/10/2013), menunggu lintasan bersih dari pebalap-pebalap lain. Dengan memakai ban depan lunak, dia berhasil mencatat waktu tercepat keempat pada percobaan pertama.

Dia kembali ke pit saat sesi tersisa delapan menit. Dengan penggantian ban yang sangat cepat, dia kembali ke lintasan dengan waktu tersisa sekita enam menit. Rossi melakukan gebrakan dan mencatat waktu 1 menit 28,647 detik, yang membawanya berhasil mengunci posisi start ketiga.

"Kembali ke Phillip Island dengan aspal baru sangat fantastis," kata Rossi. "Terutama dengan cuaca dan suhu seperti ini, kembali membalap dengan M1 adalah kesenangan luar biasa. Bisa meraih hasil maksimal dengan ban depan lunak rasanya fantastis. Saya sangat senang dengan posisi ini. Ini adalah baris terdepan kedua secara beruntun."

"Seperti pada balapan terakhir (di Malaysia), kami menemukan solusi lebih baik untuk kualifikasi, karena pada awal musim saya mengalami banyak kesulitan. Saya tahu, balapan masih besok dan terutama Marc (Marquez), Jorge (Lorenzo), dan Dani (Pedrosa) akan sangat sulit untuk dikalahkan. Saya harus membalap dengan maksimal, mencari setting dan ban yang bagus, dan mencoba berjuang untuk podium."




Editor : Pipit Puspita Rini















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Ratchanok Intanon Ingin Jadi Perdana Menteri

Written By Unknown on Thursday, October 17, 2013 | 4:46 PM





ODENSE, KOMPAS.com - Sejak menjadi Juara Dunia 2013, Agustus lalu, nama Ratchanok Intanon makin melambung. Remaja asal Thailand ini berhasil mencuri perhatian para pecinta bulu tangkis di seluruh dunia. Tetapi, fakta ini tak menghentikan Intanon untuk menikmati hidup, seperti layaknya remaja pada umumnya.

Pemain berusia 18 tahun ini juga bermain dan belajar saat tidak sedang latihan. "Kalau sedang tidak belajar atau berlatih, saya suka berbelanja, menonton televisi, dan mendengarkan musik," kata Intanon sambil tersenyum.

"Saya masih pergi ke kelas, biasanya seminggu sekali, karena jadwal latihan saya. Universitas juga telah banyak membantu. Saya mendapatkan guru privat untuk mengejar pelajaran sehingga saya bisa lulus tepat waktu."

"Saya benar-benar berharap akan menjadi perdana menteri suatu hari nanti, ketika karier bulu tangkis saya selesai. Untuk itulah saya mengambil ilmu politik," kata mahasiswi ilmu politik di Bangkok Thonburi University tersebut.

Intanon tengah bertanding di Yonex Denmark Open Superseries Premier 2013. "Saya sangat bersemangat untuk bermain karena saya tidak bermain dalam dua bulan," ucap Intanon yang baru sembuh dari cedera kaki yang didapat saat final World Championships 2013, Agustus lalu.

Intanon lolos dari babak pertama Denmark Open dengan memenangi pertandingan melawan Michelle Chan Ky (Selandia Baru), 21-9, 21-11. Pada babak kedua, ia akan bertemu dengan tunggal Ceko,  Kristina Gavnholt, Kamis (17/10/2013) pukul 16.30 waktu setempat atau 21.30 WIB.




Editor : Pipit Puspita Rini















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Stadion Olimpiade Tokyo Dianggap Terlalu Besar

Written By Unknown on Wednesday, October 16, 2013 | 4:46 PM





TOKYO, Kompas.com — Rancangan stadion bergaya pesawat luar angkasa yang akan digunakan dalam penyelenggaraan Olimpiade 2020 di Tokyo dikritik karena terlampau besar.

Funihiko Maki, seorang arsitek ternama Jepang, mengritik, rancangan tersebut terlalu mahal dan mengganggu keseimbangan lingkungan. Maki mengklaim dirinya mendapat dukungan dari 100 orang tokoh masyarakat Jepang.

Namun, Maki menegaskan, ia tidak mengkritik desain stadion, hanya ukurannya. Rancangan stadion Tokyo ini dibuat oleh biro arsitek Inggris, Zaha Hadid.

Stadion berkapasitas 80 ribu tempat duduk ini akan dibangun dekat Tokyo Metropolitan Gymnasium rancangan Maki pada 1990 lalu.

Meski telah disetujui Pemerintah Jepang, proyek pembangunan stadion ini sendiri baru akan dimulai pada 2014 mendatang.

Direktur Zaha Hadid, Jim Heverin, menyebut rancangan stadion baru tersebut merupakan paduan antara gaya dan struktur besar kecil. Heverin mengaku, pihaknya masih sangat terbuka dengan masukan sebelum pembangunan dimulai.




Editor : Tjahjo Sasongko















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Marc Marquez Resmi Juara Dunia di Phillip Island jika...

Written By Unknown on Tuesday, October 15, 2013 | 4:46 PM





PHILLIP ISLAND, KOMPAS.com — Tak bisa disangkal, Marc Marquez tampil luar biasa sepanjang musim balap MotoGP 2013. Setelah menyelesaikan 15 dari total 18 seri musim ini, pebalap Spanyol tersebut memimpin klasemen dengan 298 poin, unggul 43 angka dari Jorge Lorenzo di posisi dua, dan 54 angka dari Dani Pedrosa di urutan tiga.

Yang lebih hebat lagi, ini adalah tahun pertama Marquez turun di kelas MotoGP. Pebalap 20 tahun tersebut sudah mengantongi enam kemenangan, dan berpotensi menjadi juara dunia termuda MotoGP sepanjang sejarah. Jika benar Marquez melakukannya, dia akan jadi rookie pertama yang menjadi juara dunia sejak Kenny Roberts melakukannya pada 1978, 35 tahun yang lalu.

Gelar juara dunia tersebut bisa saja didapat Marquez akhir pekan nanti, saat turun di GP Australia di Sirkuit Phillip Island. Syaratnya, minimal dia harus finis kedelapan dan diikuti syarat-syarat lainnya yang melibatkan Lorenzo dan Pedrosa, yaitu sebagai berikut:

- Marquez finis pertama, Lorenzo ketiga atau lebih rendah.
- Marquez finis kedua, Lorenzo kelima atau lebih rendah, dan Pedrosa tidak menang.
- Marquez finis ketiga, Lorenzo kedelapan atau lebih rendah, dan Pedrosa tidak menang.
- Marquez finis keempat, Lorenzo ke-11 atau lebih rendah, dan Pedrosa tidak menang atau finis kedua.
- Marquez finis kelima, Lorenzo ke-13 atau lebih rendah, dan Pedrosa tidak podium.
- Marquez finis keenam, Lorenzo ke-14 atau lebih rendah, dan Pedrosa tidak podium.
- Marquez finis ketujuh, Lorenzo ke-15 atau lebih rendah, dan Pedrosa tidak podium.
- Marquez finis kedelapan, Lorenzo tidak mendapat poin, dan Pedrosa tidak finis empat besar.

Tahun lalu, Marquez memastikan gelar juara dunia di kelas Moto2, di Sirkuit Phillip Island.




Editor : Pipit Puspita Rini















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Kejar Posisi Nomor Satu, McIlroy Putuskan Wozniacki

Written By Unknown on Monday, October 14, 2013 | 4:46 PM





LONDON, KOMPAS.com — Pegolf dunia, Rory McIlroy, dikabarkan memutuskan hubungan cintanya dengan petenis Caroline Wozniacki untuk mengejar ambisinya kembali ke peringkat satu dunia.

Hubungan cinta McIlroy dan Wozniacki telah berjalan beberapa tahun, dan petenis asal Denmark tersebut dikabarkan sangat kecewa dengan keputusan dua kali juara dunia tersebut.

Media Inggris, The Telegraph, menyebut ini keputusan akhir dari McIlroy. Sumber media tersebut menyebut keputusan tersebut benar-benar memukul Wozniacki. "Hubungan mereka telah berakhir. Ini keputusan sulit, tetapi dibutuhkan untuk jangka panjang."

"Keputusan ini juga ditandai dengan derai tangisan. (Wozniacki) memang masih memasang foto mereka berdua sebagai profile picture-nya di media sosial. Namun, saya pastikan, mereka kini telah berpisah," kata sumber tersebut.

"Rory sangat menghormati Wozniacki dan mereka memiliki waktu kebersamaan yang luar biasa. Namun, ia merasa sekarang saatnya untuk maju terus dan berharap yang terbaik untuk Wozniacki."




Editor : Tjahjo Sasongko















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Rinov Sumbang Dua Gelar Untuk Indonesia

Written By Unknown on Sunday, October 13, 2013 | 4:46 PM





KUDUS, Kompas.com - Rinov Rinaldy menyumbangkan dua gelar juara ganda campuran dan putera di Blibli.com Flypower Asia Youth U17 & U15 Championships 2013 nomor U15, Minggu (13/10/2013).

Di babak final Blibli.com Flypower Asia Youth U17 & U15 Championships 2013 nomor U15 sudah usai. Tercatat empat negara membawa pulang gelar juara, dimana tuan rumah berhasil meraih dua gelar sementara tiga gelar lainnya menjadi milik India, Korea dan Singapura.

Adalah Rinov Rinaldy yang berhasil menyumbangkan dua gelar untuk Indonesia. Bermain di dua nomor yakni di ganda campuran dan ganda putra, Rinov terlebih dahulu berhasil menjadi yang terbaik di ganda campuran.

Bersama pasangan Vania Arianti Sukoco, Rinov sukses membekuk wakil Thailand Nipornram Pacharapol/Chaiwan Pattarasuda dalam dua gim 21-14 dan 21-15 di pertandingan pertama final pada Minggu (13/10).

Kemenangan berhasil dia lanjutkan di ganda putra, berpasangan dengan Rifky Nur Alam, kembali Rinov berhasil mempecundangi wakil Thailand. Kali ini giliran Cheiklinthes Kittithat/Inkaew Wipoo yang ditaklukan.

Berhasil menang 21-14 dengan mengandalkan bola cepat di gim pertama, mereka justru berbalik ketinggalan, bahkan sempat tertinggal 1-10 di gim kedua. Melepas gim kedua dan kalah 13-21, Rinov/Alam sanggup menutup gim ketiga ini dengan 21-12.

“Di gim pertama kami memaksa bermain cepat, mungkin mereka belum panas, akhirnya di gim kedua mereka bermain cepat kita kalah. Sementara di gim ketiga kami mulai merubah strategi, kami memperbanyak rally,” ujar Rinov usai laga.

Rinov yang lahir di Bekasi, 13 November 1999 ini mengaku sangat senang bisa meraih dua gelar di ajang tahunan milik Konfederasi Bulutangkis Asia (BAC) ini. Ia yang mengaku tampil buruk di babak pertama, tidak menyangka pada akhirnya ia malah justru bisa membawa pulang dua gelar.

“Saya tidak menyangka bisa juara dua-duanya, karena di awal turnamen saya bermain jelek. Tapi akhirnya saya berusaha untuk terus memiliki keyakinan bahwa saya bisa, dan terus berdoa,” lanjutnya.

Indonesia sebenarnya berpeluang untuk meraih empat gelar di nomor U15 ini, sayang dua wakil lainnya di nomor ganda putri dan tunggal putra harus kalah dari lawan masing-masing. Vania Arianti Sukoco/Serena Kani harus mengakui keunggulan ganda kembar asal Korea, Seong Ah Yeong/Seong Na Yeong, mereka kalah dua gim langsung 19-21 dan 18-21.

Sementara wakil dari PB Exist, Gatjra Putra harus mengakui keunggulan Varma Siril dengan 11-21 dan 17-21. Sedangkan gelar tunggal putri terbang ke Singapura, setelah unggulan pertama Yeo Jiamin menang atas wakil Korea Jang Na Ra dengan 21-17, 20-22 dan 21-16. (*/)




Editor : Tjahjo Sasongko















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Pertarungan Sengit, Marquez Rebut \"Pole\" GP Malaysia

Written By Unknown on Saturday, October 12, 2013 | 4:46 PM





SEPANG, KOMPAS.com - Pebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez, memenangi pertarungan sengit memperebutkan pole position pada GP Malaysia. Ia menjadi pebalap tercepat pada sesi kualifikasi dua di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, Sabtu (12/10/2013).

Hujan yang mengguyur seluruh sirkuit sebelum dimulainya babak kualifikasi sedikit menyulitkan para pebalap. Andrea Dovizioso menjadi pebalap pertama yang mencatat waktu tercepat pada sesi ini dengan 2 menit 24,147 detik.


Pada putaran berikutnya, Dovizioso langsung tersingkir ke posisi enam setelah Valentino Rossi membukukan waktu 2 menit 3,499 detik dan langsung naik ke posisi kedua. Posisi berikutnya ditemapti Dani Pedrosa, Bradley Smith, Alvaro Bautista, dan Marc Marquez.


Pada putaran kelima, Jorge Lorenzo melesat naik ke posisi puncak setelah mencatat waktu 2 menit 0,578 detik. Lorenzo tak terkalahkan hingga detik terakhir sesi kualifikasi dua.


Namun, Marquez, Rossi, dan Cal Crutchlow yang belum mencapai finis mengerahkan seluruh kemampuan mereka pada lap terakhir tersebut. Lorenzo pun gagal meraih pole setelah Marquez merebutnya dengan menorehkan waktu tercepat, yakni 2 menit 0,011 detik.


Malang bagi Lorenzo, Rossi dan Crutchlow juga menggesernya ke posisi empat setelah masing-masing mengukuhkan diri di posisi kedua dan ketiga.

Hasil Sesi Kualifikasi Dua:
1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 2m 0.011s (Lap 7/7)
2. Valentino Rossi ITA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 2m 0.336s (7/7)
3. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 2m 0.359s (7/7)
4. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 2m 0.578s (5/5)
5. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 2m 0.692s (7/7)
6. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V) 2m 0.974s (7/7)
7. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 2m 1.306s (7/7)
8. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP13) 2m 1.635s (6/6)
9. Aleix Espargaro ESP Power Electronics Aspar (ART CRT) 2m 2.151s (2/3)
10. Andrea Iannone ITA Energy T.I. Pramac Racing (GP13) 2m 2.536s (7/7)
11. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP13) 2m 2.900s (6/7)
12. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) No Time

Hasil Sesi Kualifikasi Satu:
13. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (FTR-Kawasaki CRT)* 2m 2.858s (2/6)
14. Claudio Corti ITA NGM Forward Racing (FTR-Kawasaki CRT)* 2m 3.175s (2/6)
15. Hector Barbera ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)* 2m 3.212s (6/7)
16. Hiroshi Aoyama JPN Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT)* 2m 3.418s (4/7)
17. Yonny Hernandez COL Ignite Pramac Racing (GP13) 2m 3.651s (6/7)
18. Randy De Puniet FRA Power Electronics Aspar (ART CRT) 2m 3.805s (4/7)
19. Michael Laverty GBR Paul Bird Motorsport (ART CRT) 2m 4.198s (3/7)
20. Danilo Petrucci ITA Came IodaRacing Project (Suter-BMW CRT)* 2m 4.310s (3/7)
21. Luca Scassa ITA Cardion AB Motoracing (ART CRT) 2m 5.199s (6/7)
22. Bryan Staring AUS Go&Fun Honda Gresini (FTR-Honda CRT) 2m 6.038s (3/6)
23. Lukas Pesek CZE Came IodaRacing Project (Suter-BMW CRT)* 2m 6.203s (2/6)
24. Damian Cudlin AUS Paul Bird Motorsport (PBM-ART CRT)* 2m 6.273s (4/6)
* Standard ECU.

Fastest practice time:
Dani Pedrosa ESP Honda 2m 0.554s (FP2)

Official Malaysian MotoGP records:
Best lap:
Jorge Lorenzo ESP Yamaha2m 0.334s (2012)
Fastest race lap:
Casey Stoner AUS Ducati2m 2.108s (2007)

Fastest lap in 2013 pre-season testing:
Dani Pedrosa ESP Honda 2m 0.100s
Unofficial fastest Sepang test lap:
Casey Stoner AUS Honda 1m 59.607s (February 2, 2012)





Editor : Laksono Hari Wiwoho















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Lepas Galank, Satria Muda Tambah \"Big Man\"

Written By Unknown on Friday, October 11, 2013 | 4:46 PM






JAKARTA, KOMPAS.com
- Tim basket Satria Muda (SM) BritAma kembali melakukan pertukaran pemain untuk memperkuat tim sebelum masuk musim reguler National Basket League (NBL) 2013. Kali ini, SM merelakan Galank Gunawan untuk mendapatkan Vinton Nolland Surawi dari Garuda Kukar Bandung.

Vinton adalah seorang power forward yang memiliki reputasi bagus. Ia merupakan salah satu pemain andalan Garuda, yang juga tergabung dalam tim nasional basket 3x3 Indonesia.

Secara ofensif, permainan Vinton memang lebih variatif dari Galank. Musim lalu, Vinton memasukkan 19 dari total 62 tembakan tiga angkanya. Ia mencatat 30,6 persen untuk keberhasilan tembakan tiga angka, cukup tinggi jika dibandingkan rata-rata persentase tembakan tiga angka di NBL, yaitu 26,6 persen. Vinton juga memasukkan 70,7 persen dari tembakan bebasnya musim lalu.

"Vinton adalah big man yang bisa main di bawah ring dan punya kemampuan outside shooting yang bagus. Di samping itu, rebound-nya juga sangat baik. Ia juga akan menjadi back up yang bagus untuk Rony Gunawan dan pemain-pemain post kami yang lain," kata pelatih SM, Cokorda Raka, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (11/10/2013).

"Mudah-mudahan Vinton merupakan missing piece yang belum kami miliki di NBL Preseason Tournament kemarin, hingga performa Satria Muda BritAma akan lebih baik lagi untuk musim depan," tambah Cokorda.

Bagi SM, tidak mudah untuk melepas seorang pemain basket berbakat seperti Galank. Hal ini disampaikan oleh Managing Director Indonesia Sport Venture, Riska Natalia. "Satria Muda BritAma sangat bangga punya pemain seperti Galank, yang telah menunjukkan perkembangan pesat sejak pertama kali bergabung di SM BritAma hingga kini bisa menjadi pemain di tim nasional Indonesia. Kami berharap ia dapat selalu meningkatkan prestasinya dan menjadi yang terbaik di Garuda," kata Riska.

Vinton akan mulai bermain untuk SM pada Seri I NBL, di Malang, 16 November mendatang. Sedangkan Galank baru bisa memperkuat Garuda pada Seri II di Jakarta karena masih menjalankan pelatihan untuk SEA Games 2013 bersama tim nasional Indonesia.




Editor : Ana Shofiana Syatiri















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Panji Singkirkan Unggulan Pertama Asia Youth

Written By Unknown on Thursday, October 10, 2013 | 4:46 PM





KUDUS, Kompas.com – Pasukan merah putih kembali membawa kabar gembira bagi pecinta bulutangkis tanah air. Di laga 16 besar Blibli.com Flypower Asia Youth U17 & U15 Championships 2013 wakil Indonesia berhasil menundukkan unggulan nomor wahid. Di nomor tunggal putra U17 Panji Ahmad Maulana asal PB Mutiara, berhasil mengalahkan Ng Zin Rei Ryan asal Singapura.

Bertanding di markas besar PB Djarum di GOR Jati, Panji berhasil memenangkan laganya ini melalui pertarungan tiga gim 21-12, 15-21 dan 21-13. Panji pun bertutur mengenai kendalanya saat menghadapi unggulan pertama itu.

“Sebetulnya stamina saya sudah habis, makanya saya bisa kalah di gim kedua, tapi di gim ketiga saya mau memaksakan diri untuk bisa bermain,” ujarnya.

Di babak kedua sebelumnya, Panji pun dipaksa bermain tiga gim. Menghadapi tunggal asal Hong Kong Chung Yonny, atlet yang lahir 21 Juli 1997 ini menang dengan 21-19, 17-21 dan 21-9. Berhasil masuk ke babak perempat final, Panji sudah dinanti oleh rekan satu timnya, Enzi Shafira yang merupakan unggulan enam.

“Besok (11/10) saya lawan Enzi, teman satu tim. Biasanya lawan teman satu tim justru lebih sulit, karena masing-masing sudah mengetahui kelebihan dan kekurangan di lapangan,” lanjutnya.

Namun Panji sendiri mengaku sudah dua kali berhadapan dengan Enzi dan ia berhasil memenangkan pertandingan di kedua laga. “Kemenangan itu tentu jadi modal saya untuk pertandingan nanti,” pungkasnya.

Enzi sendiri melaju ke babak perempat final usai mengalahkan Koki Watanabe dari Jepang, lain dengan rekan satu timnya yang dipaksa bertanding tiga gim, Enzi sukses membungkam wakil negeri sakura itu dengan dua gim langsung 21-17 dan 21-13.

Selain perjumpaan antara Panji dan Enzi, dua partai babak perempat final lainnya akan mempertemukan sesama pemain Indonesia. Wakil PB Djarum, Andri Wijaya akan berhadapan dengan Abdul Khadir Zaelani.

Andri mengalahkan Leung Ka Yau dari Hong Kong dengan 21-8 dan 21-6, Sentara Abdul menghentikan langkah unggulan tujuh asal India, Talar Laa, 21-19 dan 21-16. Dan duel sesama PB Mutiara akan terjadi di babak perempat final lain dimana Vega Vio Nirwanda akan melawan Firman Abdul Kholik.

Dua tempat terakhir di babak perempat final menjadi milik Farid Daniel asal India yang menyingkirkan wakil Indonesia lainnya, Ramadhani M Zulkifli 21-12, 10-21 dan 21-12. Farid akan bersua dengan unggulan dua asal Thailand, Narongrit Mak yang menang 23-21 dan 21-13 dari wakil Jepang, Nihei Sumiya. (*/)




Editor : Tjahjo Sasongko















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Mantan Pebasket NBA Allen Iverson Akan Kunjungi Indonesia

Written By Unknown on Wednesday, October 9, 2013 | 4:46 PM





JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia akan kedatangan mantan pemain NBA, Allen Iverson, pada grand final LA Lights Streetball, yang berlangsung di Plaza Barat Senayan, Jakarta, 26 Oktober 2013. Iverson adalah pebasket legendaris yang pernah terpilih sebagai Rookie of The Year bersama Philadelphia 76ers, setelah dua tahun bermain di Georgetown University pada 1996.

Kecepatan dipadu dengan ketepatan dalam mencetak angka adalah dua hal yang membuat Allen Iverson layak diperhitungkan sebagai pemain NBA. Majalah SLAM menobatkan pebasket kelahiran Hamptown, Virginia, 7 Juni 1975, ini sebagai salah satu dari 76 pemain terbaik NBA sepanjang masa.

Sebelum kontraknya dengan Sixers berakhir pada 2010, Iverson telah terpilih 11 kali sebagai point guard pada ajang All Star Game. Ia bermain secara profesional di Turki pada 2010-2011 agar bisa dipanggil kembali ke liga basket nasional Amerika tersebut. Sayangnya, Iverson gagal  mencuri hati para klub besar di NBA karena perilakunya yang dinilai buruk.

Pihak penyelenggara LA Lights Streetball 2013 mengundang Iverson hadir di Jakarta untuk menampilkan aksi terbaiknya, bermain di hadapan para pencinta streetball.

Sebagai bintang yang memulai kariernya dari bawah, Iverson merupakan salah satu contoh nyata yang menggambarkan bahwa keberaniannya dalam berjuang membawanya mencapai prestasi. Hal ini sejalan dengan tema "Dare to Shine" yang diusung ajang streetball terbesar di Indonesia ini.

"Allen Iverson merupakan sosok pemain basket profesional yang memulai kariernya dari bawah. Masa lalu yang kelam tidak membuatnya patah semangat dalam meraih sukses. Dalam berbagai aksinya di lapangan, Iverson juga kerap menunjukkan gaya maupun trik yang identik dengan permainan streetball."

"Semua alasan inilah yang membuat LA Lights memilihnya sebagai bintang tamu pada grand final LA Lights Streetball 2013. Iverson merupakan contoh yang baik untuk memperlihatkan semangat 'Let’s Do It' yang ingin kami tularkan kepada masyarakat luas," kata Brand Manager LA Lights Ivan Prawira Rahayu pada rilis yang diterima Kompas.com.




Editor : Pipit Puspita Rini















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Lin Dan Kecewakan Istri Lee Chong Wei

Written By Unknown on Tuesday, October 8, 2013 | 4:46 PM





DONGGUAN, KOMPAS.com — Di antara sekian banyak penonton yang kecewa dengan mundurnya Lin Dan yang seharusnya melawan Lee Chong Wei, pada China Badminton Super League 2013-2014, Sabtu (5/10/2013), ada satu orang cukup menarik perhatian. Dia adalah Wong Mew Choo, mantan pebulu tangkis Malaysia yang juga istri Lee.

Demi melihat pertandingan ini, Wong sengaja terbang ke China, menemani sang suami. Tak hanya itu, dia juga harus meninggalkan anak mereka yang barus berusia lima bulan, Lee Kingston, di Malaysia. Sayangnya, pengorbanan besar ini harus berakhir dengan kekecewaan.

Sebelumnya, Wong tidak bisa datang mendukung saat Lee bertanding melawan Lin Dan pada babak final World Championships 2013, di Guangzhou, China, Agustus lalu.

"Saat itu Kingston masih sangat kecil dan sulit untuk meninggalkannya sendirian, sehingga Mew Choo tidak bisa datang saat World Championships," terang Lee seperti dilansir situs berita China, sports sina.

Pada pertandingan kemarin, Lin Dan yang memperkuat Bayi Dongling Group Badminton Club, digantikan oleh Wu Xin. Lee yang memperkuat Guangdong Century City Badminton Club berhasil memenangi pertandingan ini. Lee pun mempersembahkan kemenangannya untuk sang istri.

Seusai pertandingan, Lee menghampiri istrinya yang mendukung dari bangku penonton. Meski kecewa, Wong tetap memberi selamat dan memeluk suaminya sebagai rasa syukur atas kemenangan pertama Lee pada kompetisi tersebut.




Editor : Pipit Puspita Rini















4:46 PM | 0 komentar | Read More

Persiapan PON, Atlet Jabar Berlatih di Korea

Written By Unknown on Monday, October 7, 2013 | 4:46 PM





BANDUNG, Kompas.com - KONI Jawa Barat memberangkatkan 27 atlet Pelatda ke Korea Selatan untuk berlatih selama tujuh bulan di "Negeri Gingseng" tersebut.

"Pemberangkatan 27 atlet itu dari tiga cabang, yakni senam, taekwondo dan gulat. Saat ini ada juga atlet gulat yang berlatih di sana," kata Sekretaris KONI Jawa Barat Lili Rolina di Bandung, Senin (7/10/2013).

Menurut Lili, atlet yang berangkat itu tujuh dari senam, tujuh dari gulat dan sepuluh atlet taekwondo. Pengiriman atlet itu merupakan bagian dari Pelatda jangka panjang yang digelar KONI Jawa Barat.

Ketiga cabang itu merupakan cabang yang memperebutkan emas cukup banyak di mana cabang-cabang dengan emas banyak akan menjadi prioritas Jabar dalam rangka mengejar target Jurara Umum pada PON XIX/2012.

"Cabang-cabang itu kebetulan ditangani atlet asal Korea dan rata-rata atlet belia dengan target mencapai puncak penampilan pada PON XIX/2013," katanya.

Lili menyebutkan dalam Pelatda Jangka Panjang itu diterapkan sistem promosi dan degradasi, sehingga bisa meningkatkan kompetitif di kalangan atlet.

Artinya, kata Lili, evaluasi dilakukan setiap waktu dan tidak menutup kemungkinan akan digantikan oleh atlet lainnya bila ada yang lebih baik.

"Selain sebelas cabang yang dilatih oleh atlet asal Korea, itu para atletnya tetap memiliki peluang untuk berlatih di luar negeri dengan beberapa tujuan negara, selain ke Korea juga ke China, Jepang atau bahkan ke beberapa negara di Eropa," kata Lili Rolina.

Selain dikirim berlatih di luar negeri, kata dia KONI Jabar juga akan mengirim atlet-atletnya untuk mengikuti sejumlah kejuaraan di luar negeri untuk meningkatkan percaya diri para atlet.

"Program uji tanding di kejuaraan di luar negeri merupakan salah satu cara yang akan dan telah kami lakukan, pengajuan dari cabang dan KONI menindaklanjuti dengan pengiriman mereka berlaga di luar negeri," katanya.




Editor : Tjahjo Sasongko















4:46 PM | 0 komentar | Read More
Techie Blogger Techie Blogger