Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Showing posts with label Informasi. Show all posts
Showing posts with label Informasi. Show all posts

Nutrisi Peningkat Libido

Written By Unknown on Tuesday, March 6, 2012 | 10:40 PM

Nutrisi Peningkat Libido Bagaimana jika Anda diberi panduan tentang makanan yang tak hanya lezat, tetapi juga membantu meningkatkan gairah seks? Bagaimana jika Anda diperingatkan untuk menjauhi makanan yang menyebabkan impotensi atau infertilitas?

Sebagai contoh, tubuh yang kekurangan kandungan zinc (seng) akan mengalami masalah ketidaksuburan. Jika Anda mengonsumsi teh atau kopi, Anda harus menyadari fakta bahwa kafein dapat menyebabkan rendahnya dorongan seks. Selain itu, stres dalam pekerjaan juga terbukti memberi kontribusi terhadap penurunan tingkat energi dan minat dalam melakukan hubungan seksual.

Ada sejumlah nutrisi tertentu dalam makanan yang dapat menaikkan libido dan kehidupan fantasi seks Anda. Berikut ini adalah beberapa nutrisi dalam makanan yang dapat meningkatkan gairah seksual Anda dan pasangan:

1. Antioksidan: Antioksidan banyak terkandung dalam buah-buahan dan sayuran segar. Zat ini memberikan perlindungan dari kanker serviks dengan menetralisir radikal bebas yang disintesis tubuh.

2. Vitamin A: Vitamin ini ditemukan dalam wortel, kuning telur, mentega, hati, dan keju. Nutrien ini diperlukan untuk menjaga jaringan epitel (terdiri dari lembaran sel yang menutupi permukaan eksternal tubuh) dari rahim dan vagina supaya selalu dalam kesehatan yang baik.

3. Vitamin B: Wanita yang sedang berusaha hamil harus menjalankan diet yang kaya asam folat dan vitamin B2. Asam folat dapat mencegah anemia pada ibu hamil karena memberi kontribusi untuk sintesis sel-sel darah yang sehat. Sementara vitamin B2 mendukung perkembangan sel-sel darah merah dan antibodi. Hal ini juga mendukung perkembangan janin yang sehat. Sumber asam folat dan vitamin B2 meliputi pisang, daging, telur, hati, ragi roti, bayam, ikan, susu, gandum, kacang, yoghurt, keju cottage, selada, kacang-kacangan, bayam, alpukat, brokoli, dan jeruk.

4. Vitamin C: Vitamin C mempunyai manfaat khusus untuk sistem reproduksi laki-laki dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas sperma. Dalam kondisi tertentu yang disebut aglutinasi, sperma tidak dapat mencapai ovum. Vitamin C mencegah terjadinya kondisi seperti itu. Jeruk, blackcurrant, buah kiwi, stroberi, dan paprika adalah sumber makanan kaya vitamin C.

5. Vitamin E: Vitamin ini ditemukan dalam minyak bunga matahari dan beberapa minyak nabati lainnya. Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan masalah neuromuskular dan anemia. Makanan yang kaya akan vitamin E di antaranya benih gandum, alpukat, biji, margarin, dan kacang-kacangan.

6. Zinc  (seng) : Zinc sangat penting untuk meningkatkan libido karena mendorong produksi sperma. Tiram merupakan sumber makanan yang kaya akan kandungan zinc (seng). Defisiensi zinc erat kaitannya dengan dorongan seks rendah pada wanita dan jumlah sperma rendah pada pria. Beras merah, kalkun, daging merah tanpa lemak, kerang, dan sayuran berdaun hijau adalah sumber makanan yang mengandung zinc.

7. Selenium: Selenium memfasilitasi produksi ovum dan sperma. Bubur gandum, daging, beras merah, dan jeroan merupakan sumber makanan yang kaya selenium.

8. Fitoestrogen: Zat ini mirip dengan hormon estrogen wanita. Anda dapat menemukannya dalam kacang kedelai dan produk kedelai seperti tahu atau tempe. Fitoestrogen dikenal karena bersifat sebagai pencegah kanker.

9. Asam lemak esensial: Produksi sperma didukung oleh asupan asam lemak esensial seperti asam linoleat. Sumber asam lemak esensial di antaranya kacang-kacangan, bunga matahari, dan minyak nabati lainnya.

10. Mangan: Hormon estrogen pada wanita membutuhkan mangan untuk metabolismenya. Kekurangan mangan dapat menyebabkan kemandulan pada wanita. Anda dapat menemukan jumlah yang cukup mangan dalam makanan seperti gandum, bayam, sereal gandum, kismis, kacang, gandum, nanas, dan teh.

Kita harus belajar tentang korelasi antara makanan dan kesehatan seksual. Jahe, bawang putih, bawang, wortel, ginseng dikenal karena kualitas mereka dalam peningkatan kepuasan seksual. Cara terbaik untuk meningkatkan kesehatan seksual adalah melalui asupan makanan. Jika Anda mengandalkan obat-obatan seperti Viagra atau pil energi lain, pertimbangkan pengaruhnya terhadap perubahan diet normal Anda.
10:40 PM | 0 komentar | Read More

Supermarket Finansial Citigroup

Written By Unknown on Sunday, February 26, 2012 | 4:33 PM


Sepertinya dapat dikatakan, supermarket finansial yang pertama kali dirintis oleh Citigroup akhirnya mati. Dinamakan supermarket finansial karena Citi berupaya menawarkan hampir semua jasa keuangan yang dibutuhkan pelanggannya. Sebut saja dari pinjaman konsumen hingga investment banking.


Nah, kini, dengan dijualnya unit broker Smith Barney kepada Morgan Stanley, tentu layanan yang diberikan Citi tak selengkap dulu.

Kesepakatan antara Citigroup dan Morgan Stanley akhirnya tercapai setelah Citi membutuhkan dana segar sebagai modal kerjanya yang semakin tergerus akibat krisis kredit berbasis mortgage. Bahkan, saat ini beredar spekulasi bahwa CEO Citi Vikram Pandit akan mengambil langkah lebih jauh untuk merampingkan dan memfokuskan unit usahanya.

Tak heran, banyak orang di Wall Street percaya, Citigroup perlahan-lahan akan semakin tidak eksis jika terus berada di bawah pengawasan Pemerintah AS. Sekadar mengingatkan, Pemerintah AS memang mengempit sebagian saham Citigroup melalui penggelontoran dana bailout beberapa waktu lalu.

“Saya rasa dalam 12 bulan, Citigroup tidak akan eksis lagi,” ujar William Smith dari Smith Asset Management yang juga memiliki saham Citigroup.

Smith memang meyakini, bailout yang diberikan akan memberikan pemerintah kekuasaan untuk memaksa Citigroup untuk melakukan tindakan-tindakan yang menurutnya sangat tidak sesuai untuk diterapkan pada saat ini.

Sekadar kilas balik, konsep supermarket finansial yang selama ini dijalankan Citi ditelurkan oleh Sandy Weil yang merupakan mantan CEO Citi.

Awal mula tercetusnya ide untuk membuat konsep Supermarket Finansial adalah adanya keinginan Citi memberikan layanan yang lengkap kepada nasabahnya. Dengan demikian, nasabahnya dapat menabung, meminjam, dan berinvestasi di satu perusahaan saja. Citigroup memang memiliki semua layanan itu, mulai dari retail and business banking operations, investment banking business, broker, bahkan asuransi perjalanan.

Nah, bagaimana satu perusahaan menangani berbagai macam perusahaan yang sudah terspesialisasi merupakan pertanyaan yang menghantui para pemegang saham sejak dilakukannya deregulasi industri perbankan pada 1990-an. Kini, kekhawatiran itu terjawab sudah. Ternyata, sangat sulit mengatur beragam bisnis dalam waktu yang bersamaan.

Sebenarnya, model usaha yang dijalankan JPMorgan Chase & Co juga seperti supermarket. Namun, JPMorgan tidak memiliki jangkauan luas secara internasional seperti halnya Citigroup. Demikian pula halnya dengan Bank of America (BoA) yang punya banyak bisnis kelolaan. Namun, BoA tetap memilih untuk fokus di cakupan wilayah AS saja.

Jika dibandingkan, para analis menilai bahwa para perbankan raksasa ini lebih terkoordinasi dan terintegrasi dengan lebih baik dibandingkan dengan Citigroup. “Permasalahan dengan Citi adalah modelnya, eksekusi, dan manajemen. Bagaimana sebuah perusahaan bisa melalui satu dekade tanpa terintegrasi?” kata Smith
4:33 PM | 1 komentar | Read More

5 Langkah Hentikan Konflik Finansial


Pertengkaran pasangan menikah seputar keuangan tak hanya memengaruhi psikis, tetapi juga fisik. Apalagi jika Anda dan pasangan memiliki sifat yang bertolak belakang. Misalnya, Anda senang berbelanja, suami senang menabung. Rasa bersalah yang kerapkali muncul membuat suasana tak lagi nyaman. Apalagi jika salah satu pihak berada di sisi yang benar, dan di sisi lain ada pihak yang merasa menjadi biang masalah karena kebiasaan buruk dalam menggunakan uang.

"Uang menjadi simbol yang kuat tentang kekuasaan dan kontrol. Bagaimana pasangan mengelola uang merefleksikan karakter mereka sebagai pasangan," kata Scott Stanley PhD, Wakil Direktur Center for Marital and Family Studies, University of Denver, yang juga penulis You Paid How Much for That?!: How to Win at Money Without Losing at Love.

Terapis pernikahan di Los Angeles, Steven C Schoger PsyD, mengamini pernyataan ini. Menurut analisnya, orang yang senang menghabiskan uang akan tertarik deRata Penuhngan orang yang lebih senang menyimpan uangnya sebagai tabungan. Ketertarikan ini muncul karena kebutuhan penggemar belanja untuk menyelamatkan dirinya. Masalah muncul dalam pasangan ketika penggemar belanja ini mengambil alih kontrol keuangan dan berjalan bertentangan dengan penggemar menabung.

"Pasangan yang bisa saling menerima pandangan berbeda tentang uang dan penggunaanya akan lebih mudah menyelesaikan masalah keuangan. Pasangan akan membantu menyelesaikan masalah keuangan, dan bukan menghukum Anda," jelas Dr Schoger.

Simak lima langkah berikut untuk menghentikan pertengkaran pasangan seputar uang. Terutama jika masalahnya terletak pada perilaku tak sehat dalam berbelanja.

1. Matikan televisi dan berbincanglah
Mulailah pembicaraan tentang masalah keuangan dalam suasana tenang. Matikan televisi dan duduklah bersama untuk membicarakan masalah Anda dan pasangan. Jika suasana sedang memanas, sebaiknya cari waktu bicara di pagi hari.

Saat membicarakan masalah keuangan, diskusikan apa yang menjadi harapan Anda dan pasangan soal finansial, apa yang menjadi kekhawatiran, bahas juga berbagai tagihan yang perlu dibayarkan bahkan hingga rahasia kecil seputar uang. Yang tak kalah penting adalah bicarakan jumlah uang Anda dan pasangan, termasuk juga berapa jumlah tabungan Anda.

Ketika berkomunikasi, berikan kesempatan kepada masing-masing individu untuk mengungkapkan pendapatnya. Pastikan Anda dan pasangan saling mendengarkan saat salah satu pihak sedang berbicara.

"Pasangan bisa menyelesaikan masalah yang terjadi di antara mereka hanya jika keduanya saling mendengarkan," kata Jeffrey Dew PhD, profesor bidang keluarga, konsumen, dan pengembangan SDM di Utah State University. Agar mudah memahami pasangan saat membicarakan problem finansial, cobalah untuk mengenali bagaimana orangtua pasangan mengelola keuangannya.

"Cara Anda mengelola keuangan erat kaitannya dengan cara orangtua mengelola keuangannya," jelas Dr Schoger menambahkan dengan mengetahui latar belakang sejarah keluarga ini membantu Anda lebih memahami dan berempati terhadap masalah yang dihadapi pasangan. Kemudian mencari solusi jika ternyata kebiasaan peninggalan dari keluarga ini menimbulkan masalah bagi Anda dan pasangan.

2. Membuat kesepakatan
"Saling melemparkan argumen takkan bisa menyelesaikan masalah keuangan. Argumentasi hanya akan berakhir dengan pembenaran masing-masing individu serta amarah," kata psikolog klinis dan konselor pernikahan Willard Harley Jr PhD.

Harley yang juga adalah penulis His Needs, Her Needs: Building an Affair-Proof Marriage, menambahkan, cara menghentikan saling-silang argumentasi ini adalah membuat kesepakatan. Kesepakatan ini harus ditulis dengan jelas dan ditandatangani oleh Anda dan pasangan. Pada intinya, kesepakatan ini berisi berapa pun penghasilan Anda dan pasangan, keduanya harus terlibat dalam menentukan berapa banyak uang yang bisa dan boleh dibelanjakan.

Kesepakatan bersama ini juga harus berisi penjelasan bahwa Anda dan pasangan bisa bernegosiasi dalam menggunakan uang. Negosiasi ini perlu dijalani dengan tujuan untuk mencari solusi bersama yang disetujui kedua belah pihak. Jika Anda dan pasangan berada dalam kondisi harus memutuskan penggunaan uang, tetapi tak juga menemukan titik temu, sebaiknya jangan membelanjakan uang tersebut. Aturan utamanya adalah Anda dan pasangan bisa menggunakan uang untuk berbelanja kebutuhan tertentu jika kedua belah pihak sudah menyetujuinya tanpa terpaksa.

Negosiasi dalam penggunaan uang bagi pasangan mudah dilakukan jika pasangan membangun kebiasaan bertukar pikiran. Luangkan lebih banyak waktu untuk bertukar pikiran terutama masalah uang. Ketika pasangan sedang mengungkapkan rencananya dalam menggunakan sejumlah dana bersama, jangan langsung memotong pembicaraan dengan mengkritiknya. Dengarkan pasangan berbicara tentang rencananya. Jika waktunya Anda bicara, sampaikan keberatan Anda. Nah, jika proses tukar pikiran ini juga tak berhasil, akhiri pembicaraan. Cari waktu lain untuk melanjutkan pembicaraan.

3. Membuat rencana belanja
Kesepakatan bersama yang sudah dibuatkan menjadi acuan dalam menyusun rencana belanja. Selanjutnya, sebelum menerima gaji bulanan, Anda dan pasangan sudah harus memiliki catatan jelas mengenai rencana belanja.

Mulailah membuat daftar pengeluaran tetap bulanan dan tagihan yang harus dibayarkan setiap bulannya. Hitung jumlah total dan kurangi pendapatan dengan pengeluaran ini. Kurangi lagi sisa penghasilan dengan pengeluaran lain seperti keanggotan gym, langganan TV kabel, dan lainnya. Sebaiknya biasakan membawa alat tulis Anda dan selalu mencatat setiap pengeluaran lain per bulan. Anda bisa menelusuri penggunaan uang Anda dari catatan ini. Dengan demikian, Anda juga bisa memotong pengeluaran yang dirasa tak perlu untuk menyelamatkan finansial Anda dan pasangan.

4. Mengelola utang
Semakin banyak utang, terutama kartu kredit, semakin membuat stres yang memicu pada pertengkaran pada pasangan. Perselisihan dalam pasangan tak selalu berkaitan dengan uang, tetapi sangat dipengaruhi oleh stres karena utang, seperti diungkapkan dalam riset National Marriage Project dari University of Virginia.

Anda dan pasangan perlu menetapkan tujuan bersama, yakni berhenti menambah utang. Simpan kartu kredit Anda, tahan godaannya, dan hindari penggunaan terlalu sering. Lalu mulailah melakukan tindakan agresif untuk membayar semua utang Anda dan pasangan. Pasang target pelunasan utang setiap bulan.

5. Menyenangkan diri sendiri
Usaha keras Anda dan pasangan dalam memperbaiki atau menjaga finansial tetap berada dalam jalur benar juga patut diapresiasi. Lakukan kompromi yang menyenangkan kedua belah pihak, kata Dr Harley. Caranya, sisihkan sejumlah uang, misalnya Rp 450.000 per minggu per orang (atau sesuai kemampuan finansial Anda dan pasangan) untuk digunakan sebebas-bebasnya, tanpa perlu menyertakan laporan penggunaan uang. Pastikan kompromi ini tertulis dalam kesepakatan bersama yang dibuat oleh Anda dan pasangan.

"Negosiasi yang sukses memberikan solusi dari setiap masalah yang menguntungkan kedua belah pihak tanpa menyinggung satu sama lain," kata Dr Harley.
4:32 PM | 0 komentar | Read More

Getarkan Korporasi Global


Bursa saham global bergolak pada hari ketiga, Rabu (17/9). Lehman Brothers bangkrut karena keteledoran CEO Richard Fuld yang dijuluki si ”Gorila”. Kasus Lehman memberi efek domino pada korporasi keuangan global.

Ekonom Rizal Ramli mengatakan, risiko krisis global terhadap Indonesia adalah potensi berhentinya investor menanamkan modal di Indonesia. ”Ini kemudian akan diatasi dengan kebijakan menaikkan suku bunga, mengikuti resep IMF, dan melakukan intervensi di pasar uang untuk mencegah kemerosotan rupiah yang menguras devisa. Kisah sukses ekonomi makro yang diumbar pemerintah pun menjadi hambar,” katanya.

Ini adalah efek dari tsunami keuangan global dengan episentrum di AS, melibatkan mahaguru raksasa keuangan global. Ironis karena lembaga keuangan global itu menjadi bahan studi yang disusun Harvard Business Review dan diajarkan di sekolah-sekolah bisnis karena reputasi mereka. Semuanya hambar di mata investor. Investor kecil kemungkinan akan terselamatkan karena bantuan The Securities Investor Protection Corp (SIPC), pelindung investor kelas teri. ”Kami punya komitmen mencegah kekacauan pasar akibat kebangkrsutan Lehman,” kata Ketua Badan Pengawas Pasar Modal AS (SEC) Christopher Cox.

SIPC tak melindungi investor kelas kakap yang buru-buru menguangkan investasi antara lain di American Insurance General (AIG), salah satu penjual obligasi terbitan Lehman Brothers. Tidak kuat dengan serbuan itu, AIG terpaksa mendapatkan suntikan 85 miliar dollar AS.

Faktor CDS

Imbas kebangkrutan Lehman pada AIG antara lain terkait transaksi credit default swaps (CDS). Ini adalah instrumen pelapis risiko jika obligasi yang dibeli investor atau perusahaan tidak bisa dibayar penerbitnya (default). AIG menjual CDS terkait obligasi terbitan Lehman.

Imbas kasus Lehman tidak saja kepada AIG, tetapi juga menimbulkan kepanikan investor global yang memegang CDS terbitan perusahaan lain. HBOS, perusahaan pembiayaan perumahan Inggris, juga diserbu nasabah. Para pemegang CDS panik. George Soros, pialang internasional, beberapa bulan lalu mengingatkan krisis kepercayaan kepada CDS bisa menggoyang keuangan global dan kini terjadi.

Kolumnis AS, Bryan Zepp Jamieson, pada 20 Juli 2008 menyebutkan, volume CDS mencapai 64 triliun dollar AS, lima kali dari produksi domestik bruto (PDB) AS yang sebesar 13,7 triliun dollar AS. Total transaksi keuangan global terkait obligasi sekitar 700 triliun dollar AS, lebih dari 10 kali PDB global, sebuah ambang batas aman yang terlampaui jauh.

Krisis belum berakhir

Menurut Direktur Pelaksana IMF Dominique Strauss-Kahn, kerugian akibat krisis keuangan mencapai 1 triliun dollar AS. Sejauh ini kerugian yang terlihat baru 350 miliar dollar AS. Karena itu, Strauss-Kahn mengatakan, krisis finansial global belumlah berakhir. Masih banyak lagi bank yang akan tutup dan terbuka kemungkinan perusahaan investasi lain mundur dari bisnis. ”Faktanya, masih ada beberapa bank lagi di AS yang sedang dalam proses restrukturisasi. Hendaknya kita semua tidak panik walau keruntuhan Lehman membawa ketidakpastian. Pasar finansial masih belum akan tenang dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Gubernur Bank Sentral Italia Mario Draghi yang juga anggota Dewan Direktur Bank Sentral Eropa mengatakan, dampak krisis keuangan itu membutuhkan puluhan tahun untuk bisa diatasi. Draghi memperkirakan, kini lembaga keuangan global memerlukan suntikan dana sebesar 500 miliar dollar AS dan kemungkinan tidak semua bank bisa mendapatkan itu. Itu juga sebabnya Draghi mengingatkan turbulensi masih berpotensi besar untuk terjadi.

Analis lain mengatakan hal senada bahwa pasar finansial masih akan bergejolak. ”Sistem finansial masih akan terus bergolak karena kepanikan investor,” demikian peringatan analis dari CMC, Iain Griffiths.

Faktor keserakahan

Ada keuntungan dari gejolak keuangan yang membuat investor setidaknya untuk sementara berhenti berspekulasi. Hal itu menolong penurunan harga minyak jenis Brent yang mencapai 91,70 dollar AS. Dalam dua hari belakangan ini harga minyak sudah turun 10 dollar AS.

Presiden AS George W Bush menyatakan, kesediaan mengatur perilaku lembaga keuangan sebuah perubahan drastis. Sebelumnya Bush mendukung penuh liberalisasi pasar yang sudah diingatkan ekonom AS, Paul Krugman, bahwa sikap itu berbahaya.

Calon presiden dari Partai Republik, John McCain, mengecam keserakahan Wall Street untuk meraup keuntungan besar dengan bermain pada investasi berisiko tinggi, termasuk CDS, yang tak diatur sama sekali. Namun, kecaman McCain ini ditertawakan capres dari Demokrat, Barack Obama, yang mengatakan, krisis ini adalah buah kinerja Republik delapan tahun terakhir.

Para pemimpin bisnis juga menyadari risiko investasi yang liar, tak diatur hukum, sikap yang menguat setelah kebangkrutan Lehman Brothers. ”Saya yakin kasus Lehman memberi pelajaran bagi pasar untuk berhati-hati,” kata William Brandt Jr, Ketua Development Specialists Inc.


Kerusakan sudah muncul yaitu berupa potensi penurunan pertumbuhan ekonomi. Namun, ekonom mengatakan, walau krisis keuangan ini adalah yang terburuk sejak tahun 1930-an, perekonomian global tak akan jatuh terlalu dalam.

”Keadaan perekonomian akan buruk dan bertahan buruk,” kata John Shoven, Direktur Stanford Institute for Economic Policy Research. ”Namun, ini adalah pil pahit yang lebih bagus kita telan ketimbang ekonomi hancur lebih dalam,” kata Shoven.
4:30 PM | 0 komentar | Read More

Mercedes-Benz Mobil Mewah Terbaik Indonesia

Written By Unknown on Wednesday, June 22, 2011 | 1:25 PM

Mercedes-Benz Mobil Mewah Terbaik Indonesia adalah Julukan/ Slogan Yang cocok dan patut di Berikan Untuk Alat transfortasi Mobil yang sehebat, Termewah, dan Ternyaman, Terbaik serta berteknologi handal siapa lagi yang memilik Julukan /Slogan selain hanya Mercedes-Bend.

logo web Mercedes Benz Mobil Mewah Terbaik Indonesia

Mercedes-Benz


Sejarah Butut Mobil Mewah Terbaik Indonesia :

Disini Komputerbutut akan mempaparkan mengenai history, Sejarah dan Pengalaman dari Kepala Negara Indonesia yang Menggunakan Alat transportasi Kebanggan nya dan juga kebanggan bangsa Indonesia yang tidak boleh dilupakan menggunakan Mobil Mewah Mercedes-Benz Terbaik Indonesia.

  • Presiden Presiden Soekarno diketahui memiliki satu Mercedes-Benz 600 limousine di antara berbagai merk mobil-mobil dinasnya. Namun, selama ia berkuasa (1945-1967), tidak ada foto atau berita di media massa yang memperlihatkan atau menyebutkan bahwa Presiden Soekarno pernah menggunakan mobil tersebut.
Sukarno Mercedes Benz 300x225 Mercedes Benz Mobil Mewah Terbaik Indonesia

Sukarno Mercedes-Benz

Satu-satunya cerita yang mengisahkan bahwa Presiden Soekarno menggunakan Crown Imperial Limousine diperoleh dari tulisan drg. Oei Hong Kian, yang sempat merawat gigi Presiden Soekarno selama beberapa bulan, menjelang dan sesudah kekuasaannya berakhir.

Dalam tulisannya yang dimuat di majalah Intisari bulan Oktober 1988, drg Oei Hong Kian mengisahkan, awal September 1967, tepat pukul 09.00 WIB, Soekarno, yang kekuasaannya berakhir pada awal Maret 1967, datang ke rumahnya untuk berobat dengan menggunakan Mercedes-Benz 600, diiringi lima jip penuh dengan tentara, yang menjaganya dengan ketat.

  • Presiden Soeharto (1967-1998), pertama kali menggunakan Mercedes-Benz 600 limousine pada waktu dia menerima kunjungan Ratu Belanda Juliana ke Jakarta pada 26 Agustus 1971.

suharto Mercedes Benz 600 limousine Mercedes Benz Mobil Mewah Terbaik Indonesia

suharto Mercedes-Benz 600 limousine

Foto Mercedes-Benz 600 itu terpampang ,Selama memegang kekuasaan sebagai Presiden, Soeharto menggunakan Mercedes-Benz S-Class sebagai kendaraan resminya. Tipenya berganti-ganti dari waktu ke waktu.


Dan, dalam perjalanannya yang terakhir dari Istana Merdeka menuju ke kediamannya di Jalan Cendana 8-10, Jakarta Pusat, setelah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden, ia menggunakan Mercedes-Benz S600 V12. Setelah Soeharto mengundurkan diri,

  • Dan sampai sekarang Hampir Semua Kepala Pemerintahan RI dari Sukarno sampai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggunakan Menggunakan Alat transforrasi menggunaka Mercedes-Benz. Mobil Mercedes-Benz Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah Mercedes-Benz tipe S600L model W221. Dengan lisensi plat RI 1, yang mempunyai Banyak Kehebatannya antar lain
S600L model W221 Mercedes Benz Mobil Mewah Terbaik Indonesia

S600L model W221

Mobil ini merupakan kendaraan lapis baja dengan tingkat resistensi Eropa B6/B7. Mercedes-Benz ini tahan terhadap senjata militer standar dan memberikan perlindungan terhadap fragmen yang muncul dari granat tangan, serta bahan peledak lainnya.



Fitur keamanan tambahan termasuk ban run-flat, tanki bahan bakar 90L dan sistem pemadam kebakaran otomatis. Selain itu, mobil ini juga menggunakan ban Michelin PAX 245-700 R470 AC, sistem pengaturan udara segar darurat, sistem kontrol pneumatik darurat untuk membuka jendela (beroperasi secara tersendiri dari sistem elektronik), serta Panic Alarm System tambahan.



Selain itu, ada pula kamera belakang, kaca depan dan jendela depan yang tahan panas, sistem adjutable doorhold yang digunakan di keempat pintu, di pintu belakang yang dapat ditarik dan menutup secara otomatis, serta tirai belakang listrik.



Kendaraan ini memiliki kecepatan puncak 210 kilometer / jam dengan GVW 4.200 kilogram.



Mobil Presiden SBY ini juga memiliki pengatur komponen suspensi dan tubuh mobil, sebuah penjepit tambahan (strut tower brace) antara suspensi depan dan dua bahan tambahan di bagian belakang untuk melengkapi suspensi udara yang lebih besar

Ayoo Mau Pilih apa lagi Alat transfortasi yang Termewah,Terhandal,Ternyaman, berteknologi Terhebat di dunia dan terbaik diantara yang baik hanya Mercedes-Benz Mobil Mewah Terbaik Indonesia . Orang no 1 di Indonesia saja pilih Mercede-Benz, masa kita pake yang lain. Apa kata dunia icon biggrin Mercedes Benz Mobil Mewah Terbaik Indonesia (bangsa yang Bijak Adalah Bangsa yang Menghargai Sejarah)

1:25 PM | 0 komentar | Read More

Saving for Emergencies

Written By Unknown on Friday, March 11, 2011 | 1:15 PM


Anticipating the impact of the global financial crisis, consumers in Asia Pacific is now more intensified her savings. Consumers really prepare yourself for the tough times and emergencies in the future.

As stated in the MasterCard survey compiled in the index of consumer spending priorities (MasterCard Worldwide Index of Consumer Purchasing Priorities). The survey was released in Singapore.

MasterCard survey conducted every year to find savings and spending behavior of consumers and their spending during the next 12 months. The resulting index is the result of a survey of 6019 consumers in 14 countries and was held on September 1 to 29, 2008.

In the survey also revealed, consumers will save 11 percent to 20 percent of their income. Consumers also said, saving money is important or very important, especially for those who income below 10,000 dollars per year.

Indonesia and the Philippines (each 97 percent), Malaysia (93 percent) and India (92 percent) had the highest percentage in the number of consumers are saving money was important or very important. The Chinese had the lowest percentage (77 percent), followed by Singapore (79 percent), and South Korea (81 percent).

Saving money just in case is the most often mentioned consumers in the Asia Pacific, which reached 66 percent. This most often mentioned reason consumers in Thailand (81 percent).

"The number of saving considerations in case illustrates the perception of consumers in the Asia Pacific region against economic uncertainty," said Yuwa Hendrick-Wong, economic adviser to MasterCard Asia Pacific.
1:15 PM | 0 komentar | Read More

Using Financial Services Planner, Should


Are you able to take control of your money? Are you able to arrange financing so that salary or income that could have all the needs and requirements sufficient? Can you understand all the investment instruments that need to be entered? Whether you can understand that dibutuhi insurance policy? Whether you can work on and manage your tax obligations more effectively? Whether you can prepare for retirement with a careful and thorough? Is Andamengetahui what needs to be done in preparing a legacy for the heirs with fair and joy, and to avoid disputes in the future?

If the answer is "No" from the questions above, then means you need a Financial Planner (FP). FP A professional will be able to help and serve you in doing the work and financial planning And, so many of your financial goals more easily achieved.

A FP will help you in the following:
1. Arrange and organize and manage cash flow (Cash Flow Management).
2. Build and has a net worth of more productive (Net Worth Management).
3. Choosing and buying insurance products that effectively and efficiently, according to the needs and current capabilities.
4. Investing in multiple investment instruments, which are relatively safe and optimal, in accordance with the character of risk and your financial goals.
5. Designing and enjoying retirement of your dreams, independent, and prosperous.
6. Develop and design heritage more wisely and fairly, in accordance with the wishes of your self.

Like a doctor, a FP will help you to get well and healthy from the threat of financial disease (consumerism and konsumtifisme), and make you as being free and independent in finance. But remember, the process is not instant. Achieving financial goals requires a process and time.

Anyone who needs to FP?
All the people who need help and services in arranging and planning their finances, for a variety of future goals can be achieved.

What is his fee?
Ranging between $ 250 thousand to Rp 2.5 million per hour for financial consulting; Rp 1.5 million - USD $ 3 million for the unit packets Financial Plan, and Rp 5 million - USD 50 million for the Comprehensive Financial Plan.

How to choose an FP?
FP is divided into 2 major groups, namely independent (only the service to clients and not inherent in a financial company) and dependent (embedded in a financial services institutions such as banks or insurance). We have already formed IFPC (Independent Financial Planner Club) to help you distinguish the FP.
1:13 PM | 1 komentar | Read More

Utilizing Appetite for Money Adding


Financial problems arise because most people desire to win more than needs. That is, the desire to meet the tastes, such as handbags or shoes have a model that became a favorite, trigger higher spending. Habits of appetite in the early pay-do not necessarily make money left. Though many needs that must be met early, for example debt repayments.

By making the expenditure priorities (see Tricks Without Spending a salary of Guilt), a common financial problems can be resolved. It takes consistency and discipline to change habits.

If you are able to change habits, you will be able to satisfy all tastes that never has limits, without sacrificing other mandatory requirements. Or conversely, you do not need to sacrifice the desire to meet all tastes because they have to meet priority needs.

Financial planners, Ahmad Gozali, said taste to which every person can be a motivation to increase income. That is, make the taste or the desire to explore the potential and increase revenue.

"Appetite is boundless, while salaries have a limit. In the short term, the taste must be defeated by following the salary restrictions. But in the long run, you can follow taste, by encouraging self-potential that can still be developed to supplement their income.

Gozali convey, in fact you can meet the tastes with the current income, regardless of the amount. But the desire to meet the tastes that continue to emerge without limits can be met, provided you try harder to improve ourselves.
1:12 PM | 0 komentar | Read More

Make Financial Planning Before Investing


By having good financial planning, it means you have a clear purpose, including for investment.

If you are a mutual fund investment options, financial planning firm and clear in the beginning will be very helpful. Mutual funds are liquid. You can save or withdraw at any time. Well, this convenience can mess up if you are not disciplined investment using funds invested in mutual funds.

"Investment depends on its purpose. If the purpose of investing with mutual funds for education expenses S1 prepare children for 18 years, to get the target of USD 750 million, so do not melt your money up to 18 years," said Ligwina.

It takes discipline to be more wise use of investment funds, in this mutual fund. Return to the original purpose stated in the financial planning will largely determine the success of these investments.

Well, if the financial plan has been clearly established, it will be easier for you to determine the choice of investment products. You will not be difficult when the future will develop an investment portfolio. Is a stage in the investment portfolio (mutual funds) to determine how your investment funds will be used later. This will affect future investment targets, including the results that you'll enjoy with the right portfolio according to your needs and your abilities.

If you're still confused how do financial planning, whether short, medium or long term, whichever is most appropriate for you, many sources of knowledge you can use, through a variety of workshops or talk about financial planning, or books.

With this knowledge you do not have to pay for the services of financial planners to control the extent of your investment running well or not. The advantage with using the services of financial planners, you can get a recommendation of investment products including a portfolio based on experience in preparing these financial practitioners.

Whatever your choice, you should first identify the needs, abilities, and your current financial condition, and set a goal before the origin of select investment products.
1:11 PM | 1 komentar | Read More

Securing Finance in the Crisis


Planning for retirement funds into other requirements you must meet. The goal is that you can still live comfortably during a crisis or when no longer productive to make money.

Science plan and manage these finances can be obtained in many ways. Following the seminar, workshop, looking for references from the books, and various articles to be some way. You can read the book Managing Your Wealth or through the website at www.MYWealth.co.id containing various stages of financial planning in its relevance to the age and needs.

What is learned?
* Begin to understand how to control your money, such as making financial decisions carefully to choose the adviser or financial planner right.

* Next, how to develop your money by investing. Begin to learn to recognize risks and find the most appropriate strategy for you, as well as selecting investment products that can optimize your money.

* Knowledge of the understanding and use of credit you also need to have in order not easy to get caught up in credit card debt.

* Financial planning is also needed for families, including children. For example, children's education savings.

* Setting up the pension fund becomes an important requirement. Approximately 24 percent of Indonesia has yet to start retirement plans (research Citi Indonesia). The good news, 38 percent have started saving, but do not know the needs of pension funds, and 26 percent have had good planning for retirement funds. You belonged to which?

* If a healthy financial condition, you can bequeath assets you have with the right to survival of the next generation. You certainly want your children to live in peace right? Even the science of managing legacy fund can you learn.

An understanding of financial planning will not produce results if not implemented with a strong commitment. Self-discipline is the key to your success to get a more healthy financial condition.
1:10 PM | 1 komentar | Read More

Ending Financial Lies


Financial problems often becomes a source of conflict. This often led to the destruction of relationships, including marital relationship. The cause is not only because of differences in income (higher-income wives), or lifestyle of the peg than the pole. Pair lied about the use of money into a dangerous form of infidelity.

According to a survey from Harris Interactive, one of three people have been duped of their partner about money. While one in four people said that their partner has been hiding financial information from them. Financial infidelity like these that have the potential to destroy the relationship, even interfere with couples sexual adventures.

Dayana Yochim, author of The Motley Fool's Guide to Couples & Cash: How to Handle Money with Your Honey stressed financial deception couples relationship bodes ill.

"The issue is not only because of their monetary value. Problem is talking about power, autonomy, fears, hopes, personal values, and beliefs," says Yochim.

Financial deceit can not be seen as anything trivial. For large-scale example of credit card debt that exploded. Or lie to your partner, that you buy the goods preferred by 75 per cent discount when you buy it with full price. Increasingly complex financial hoax issue if in the end you could not solve it alone. Especially when it comes to the other party the aggrieved. The couple also would not want to become involved and take responsibility, if you do not want to get involved greater financial trouble again. This is where the money ultimately destructive relationship conflict.

So as not to get caught up in this unpleasant situation, you should begin to honestly and openly, how:

"If you currently are conducting financial victimization, immediately confessed. Tell me frankly and with great regret. Understand state couples who feel betrayed by it," said psychotherapist Bonnie Eaker Weil, PhD, who is also the author of Financial Infidelity: Seven Steps to Conquering the # 1 Relationship Wrecker.

Financial independence need to be addressed from the outset. Express to your partner that you need to have a financially independent life. Separate special savings account for you. You can do financial planning for yourself. For example, for pension funds, investment, or the other, with your income.
1:08 PM | 0 komentar | Read More
Techie Blogger