Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Nova Eliza Kurangi Kesibukan Suting Demi Anak

Written By Unknown on Saturday, May 3, 2014 | 4:46 PM


Jakarta - Artis cantik berdarah Aceh, Nova Eliza, mengaku sudah tidak menjalani kesibukannya di dunia keartisan seintens dulu. Ia memilih untuk lebih banyak meluangkan waktu bersama anak perempuannya yang bernama, Naima Malinka.


"Aku tetap suting walaupun sibuk dengan bisnis kulinerku, yakni Nasi Kecak. Namun, aku juga nggak terlalu memaksakan, kalau lagi kangen suting ya suting. Tapi memang nggak seintensif dulu. Karena aku juga mau melihat perkembangan anakku," ujar Nova pada acara Festival Jajanan Bango (FJB) 2014 di Jakarta, Sabtu (3/5).


Ia mengatakan, sebagai orang tua tunggal, ia merasa harus bisa lebih memperhatikan sang buah hati.


"Kalau dia sudah 6 tahun ya mungkin aku bisa ambil suting stripping lagi. Sekarang sedikit mengalah demi kepentingan anakku," katanya.


Menurutnta, kadang dalam hidup harus ada pilihan. Dan Nova memilih untuk membesarkan anaknya dulu secara optimal. Menurutnya suting film dan yang lain masik bisa menunggu.


"Tapi, kalau anakku kan pertumbuhannya nggak bisa menunggu. Dia selalu tumbuh setiap hari," imbuhnya.


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Lukisan Yarno Diprediksi Makin Diburu Kolektor

Written By Unknown on Friday, May 2, 2014 | 4:46 PM


Jakarta - Indonesia kini memiliki seniman muda berbakat asal Pagar Alam, Sumatera Barat, bernama Yarno, yang namanya kian berkibar di percaturan seni internasional.


Seiring makin tingginya minat kolektor seni mancanegara terhadap karyanya, harga lukisan Yarno juga terus melesat.


Terakhir, karya seniman berusia 44 tahun yang khas dengan kritik lingkungan itu masuk di balai lelang Masterpiece Singapura, 13 April lalu. Lukisan karya Yarno berjudul "Power Struggle" yang dibuat pada 2011 menjadi incaran sejumlah kolektor.


Di akhir lelang, lukisan Yarno dibeli dengan harga total SGD 20.740 atau sekitar Rp 191 juta.


Pada awal Maret 2010, karya Yarno masih di harga Rp 9 juta dalam pameran bersama. Lalu naik terus di akhir 2011 menjadi Rp 18 juta setelah dipamerkan di Seoul, Korea, dan Singapura.


Di pertengahan 2012, harga tawar lukisannya naik lagi menjadi Rp 25 juta. Dan pada 2013, karya Yarno terus melambung hingga menyentuh angka Rp 40 juta.


Keunikan karya Yarno ada pada kepandaiannya mengolah kombinasi warna dan kekuatan goresannya. Tampilannya menarik dengan warna-warna monokrom bersifat kontemporer tanpa membuat jiwa jenuh.


"Banyak yang berminat untuk mengajak pameran. Rencananya November nanti Yarno akan berpameran di Taiwan," jelas Direktur Galeri, Apik Rahmat, Jumat (2/5).


Rahmat juga mengakui, permintaan terhadap karya Yarno sangat tinggi. Khususnya oleh kolektor seni di Eropa dan Taiwan.


Rahmat menambahkan, sepanjang "tour de art"-nya, tidak banyak seniman yang bisa melaju sedemikian pesat seperti Yarno.


Bahkan di Art Stage Singapura 2014, karya terbaru Yarno dipamerkan bersama karya terbaru Made Wianta dan Heri Dono.


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Takut Minum Obat Akibatkan Kondisi Olga Belum Stabil

Written By Unknown on Thursday, May 1, 2014 | 4:46 PM


Jakarta - Masih belum pulihnya kondisi kesehatan presenter dan komedian Olga Syahputra setelah hampir dua pekan dirawat intensif di ruang ICU Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) dikarenakan sang komedian takut minum obat.


"Bagian kepala sebelah kanan katanya masih pusing. Cuma jenisnya kayak perempuan, sama obat takut. Jadi ada obat-obatan yang enggak berani dia telen, jadi lewat infus. Dokter minta waktu dua minggu untuk istirahat di rumah sakit," ungkap Oppie Kumis saat ditemui di RSPI Jakarta Selatan, Rabu (30/4) malam.


Kondisi penyakit yang diderita Olga membuat tubuh komedian itu agak berkurang berat badannya.


"Rada kurus, habis kalau makan mual. Dia (Olga) kan suka mual, nanti dia bilang ngidam. Jadi gue suka bingung dia bercanda mulu. Tapi enggak ada yang gawat. Dalam dua minggu ini tahap pemulihan," kata Oppie.


Oppie sendiri merasakan kesedihan yang begitu mendalam akibat penyakit yang diderita Olga. Dalam kesempatan itu pula Oppie mendoakan kesembuhan sahabatnya itu.


"Saya selalu mendoakan Olga biar cepet baek. Cepet balik lagi ngehibur masyarakat. Pokoknya kami selalu menunggu dia," harap Oppie.


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Pelajar Gelar Konser Angklung di Bawah Menara Eiffel

Written By Unknown on Wednesday, April 30, 2014 | 4:46 PM


London - Para pelajar Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Eropa menggelar konser musik angklung di lapangan Champ de Mars yang berada di dalam kompleks pertamanan di kaki menara Eiffel Paris, Prancis.


Konser yang digelar sebagai penutup acara Eurolympique 2014 itu diikuti anggota Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Prancis, Belanda, Jerman, Inggris dan Spanyol serta beberapa pengunjung yang pada saat itu sedang berada di Champ de Mars, kata Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Paris, Syafsir Akhlus kepada Antara London.


Dubes RI untuk Prancis beserta istri Rezlan Ishar Jenie, Wakil Dubes beserta istri Ashariyadi serta Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Paris beserta istri Syafsir Akhlus juga hadir dan ikut memainkan angklung.


Konser dipimpin Gabriella Alodia, mahasiswa Indonesia yang sedang mengikuti program master hidrografi di ENSTA Bretagne, Brest. Ia merupakan salah seorang penerima beasiwa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).


Angklung yang dimainkan berjumlah 200 buah milik Rumah Budaya Indonesia (RBI) yang diserahkan kepada KBRI Paris.


Angklung-angklung tersebut merupakan permintaan dari atase pendidikan dan kebudayaan KBRI Paris kepada Direktorat Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya Kemdikbud untuk dijadikan alat diplomasi budaya Indonesia di Prancis.


Salah satu kelebihan angklung sebagai alat diplomasi budaya adalah keunikannya, baik dari segi bentuk maupun bunyi, serta relatif mudah untuk dimainkan secara berkelompok, meskipun bagi pemula yang baru saja mengenal dan memegang angklung.


Walaupun hanya memegang satu not dalam sebuah lagu, setiap pemegang angklung akan ikut merasakan memainkan keseluruhan dari lagu tersebut.


Syafsir berharap dengan adanya tambahan keberadaan angklung yang merupakan salah satu warisan budaya dunia asal Indonesia, peluang untuk mengenalkan Indonesia lewat pertunjukan angklung ke masyarakat Prancis dapat meningkatkan perhatian dan minat masyarakat Prancis terhadap Indonesia.


Konser angklung dengan latar belakang menara Eiffel pada akhir pekan merupakan pertunjukan perdana permainan angklung di tempat umum yang terbuka di Paris.


Pada konser tersebut lagu-lagu yang dimainkan cukup bervariasi, mulai dari lagu-lagu dengan melodi yang sederhana sampai lagu-lagu yang memainkan suara satu dan suara dua.


Beberapa pengunjung di Champ de Mars yang ikut bermain angklung merasa terkesan dengan pertunjukan instrumen musik khas Indonesia ini. Walau baru pertama kali mencoba tetapi mereka sudah bisa mengikuti lagu-lagu yang dimainkan.



4:46 PM | 0 komentar | Read More

Sophia Muller Benarkan Berpindah Keyakinan

Written By Unknown on Tuesday, April 29, 2014 | 4:46 PM


Jakarta - Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari artis senior Sophia Latjuba atau kini yang dikenal dengan nama Sophia Muller tentang keyakinan barunya. Mantan istri musisi, Indra Lesmana itu mengaku kini telah berpindah keyakinan menjadi seorang muslim. Hal itu diungkapkan ibunda Eva Celia itu saat ditemui di studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (28/4) malam.


"Ini privat banget soal agama, saya masih terus belajar (agama Islam)," ungkapnya singkat.


Lebih lanjut Sophia membantah keputusannya untuk berpindah keyakinan itu karena dipengaruhi oleh orang lain.


"Saya mualaf bukan karena siapa-siapa. Ini adalah hubungan saya dengan Tuhan. Bukan karena saya mau ngapa-ngapain," lanjutnya.


Ketika didesak apakah proses berpindah keyakinannya karena pengaruh vokalis NOAH, Nazriel Ilham atau yang akrab disapa Ariel. Dengan tegas Sophia mengatakan bahwa semua bukan karena isu kedeketannya dengan vokalis band asal Bandung itu.


"Pokoknya saya mualaf bukan karena siapa-siapa termasuk dia, sudah yah," tutup Sophia yang langsung meninggalkan kerumunan wartawan yang sudah menunggunya sejak sore hari.


Meski belum secara gamblang menjelaskan alasan dirinya akhirnya berpindah keyakinan, namun sejumlah orang menganggap berpindah keyakinannya Sophia Muller lantaran urusan percintaannya dengan Ariel "NOAH".


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Lukman Sardi Ikhlaskan Sang Ayah Sebelum Kepergiannya

Written By Unknown on Monday, April 28, 2014 | 4:46 PM


Jakarta - Pemain film Lukman Sardi yang juga anak dari mendiang maestro biola Indonesia Idris Sardi ternyata sudah memiliki firasat sebelum kepergian sang ayah. Hal itu diungkapkan Lukman Sardi saat ditemui di rumah kreatif, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Senin (28/4).


"Saya enggak tahu ini firasat atau enggak. Tapi dua hari sebelum meninggal, saya sudah berdoa untuk keikhlasannya," ungkap Lukman.


Lebih lanjut dijelaskan Lukman, penyakit yang diderita sang ayah tak pernah menyurutkan niatnya untuk terus berkarya dan menelurkan kreatifitas hingga ajal menjemputnya.


"Beliau tidak kenal kata sakit. Meski sakit dia terus dalam berkarya. Kondisi tua makin banyak penyakit, tapi bapak orang yang sangat fight," lanjutnya.


Lukman Sardi pun mengungkapkan banyak yang dia contoh dari sosok sang ayah dalam mengarungi dunia hiburan di Tanah Air, yakni kesederhanaan yang dia tinggalkan meski berbagai penghargaan telah didapatkannya dari masyarakat dan negara.


"Papa itu orangnya sederhana, saya alamin masa kecil dengan papa dibawa ke lokasi syuting. Apa yang diajarkan dulu baru saya rasakan di dunia sebenarnya, papa disiplin dan totalitas. Buat saya itu peninggalan paling penting," tuturnya.


"Dia enggak mau disebut maestro karena dia yakin itu datang dari Tuhan. Saat bermain buat Tuhan. Yang pantas bilang dirinya maestro adalah Tuhan," tutup Lukman mengenang sang Ayah.


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Merry Riana Wujudkan "Action"-nya dalam "Langkah Sejuta Suluh"

Written By Unknown on Sunday, April 27, 2014 | 4:46 PM


Jakarta - Tekanan hidup dan kesulitan hidup sebenarnya bisa menjadi langkah awal kesuksesan, jika seseorang bisa mampu bijaksana menyikapinya. Demikian kurang lebih benang merah yang disimpulkan dari tip-tip sukses seorang Merry Riana.


Tak berhenti dengan buku pertamanya, "Mimpi Sejuta Dollar", kali ini Merry Riana meluncurkan buku selanjutnya "Langkah Sejuta Suluh" di Central Park, Jakarta, Sabtu (26/4).


Jika dalam buku "Mimpi Sejuta Dollar", Merry bercerita tentang awal menjadi mahasiswi dengan ekonomi pas-pasan, maka dalam buku keduanya ini Merry menceritakan dengan lebih detail tentang perjalanan menuju kesuksesannya.


Dengan bantuan penulis Clara Ng, motivator kelahiran 29 Mei 1980 ini berharap agar generasi muda Indonesia bisa tergerak memperjuangkan hidupnya untuk mencapai taraf yang lebih baik.


"Menurut saya, formula sukses itu adalah vision, action dan passion. Kalau 'Mimpi Sejuta Dollar' menceritakan tentang vision atau mimpi saya, maka 'Langkah Sejuta Suluh' lebih banyak mengisahkan action. Apa saja yang saya lakukan untuk mewujudkan mimpi itu," ujarnya saat ditemui di acara peluncuran buku terbarunya.


"Langkah Sejuta Suluh" memiliki tebal 472 halaman, yang ditulis dengan alur cerita mengalir dan mudah dimengerti. Buku ini diterbitkan PT Gramedia Pustaka Utama dengan harga Rp 88.000/eksemplar.


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Festival Sakura Matsuri Kembali Hadir di Lippo Cikarang

Written By Unknown on Saturday, April 26, 2014 | 4:46 PM


Cikarang - Untuk ketiga kalinya, festival Budaya Jepang "Sakura Matsuri" (Festival Budaya Rakyat) kembali hadir di kawasan Lippo Cikarang Citywalk. Festival ini, rencananya akan berlangsung selama dua hari berturut-turut, 26 dan 27 April 2014.


Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Meow Chong Loh, mengatakan, pihaknya mendukung penuh acara ini mengingat banyaknya perusahaan dan masyarakat Jepang di Lippo Cikarang dan sekitarnya, sebagai bagian dari komunitas terbesar di koridor Cikarang-Bekasi.


"Komunitas Jepang, merupakan salah satu yang terbesar di Lippo Cikarang. Mereka ikut berperan penting dalam menggerakkan roda bisnis di kawasan Lippo Cikarang dan sekitarnya," kata dia di Cikarang, Sabtu (26/4).


Menurut Meow Chong Loh, potensi Lippo Cikarang sebagai pengelola kawasan sangat besar. "Saat ini ada sekitar 800 industri yang beroperasi di Kawasan Industri Lippo Cikarang. Kurang lebih, 30 persennya didominasi oleh perusahaan asing dan 70 persen lainnya merupakan perusahaan lokal. Selain itu, setiap hari ada sekitar 350.000 orang yang beraktivitas di kawasan ini," kata Loh.


Kawasan Lippo Cikarang, sambung Meow Chong Loh, dikembangkan secara berkesinambungan dengan konsep terintegrasi (Integrated Townships), ditambah dengan berbagai fasilitas yang tersedia di dalamnya.


"Dengan kelengkapan fasilitas, ditambah komunitas terbesar di dominasi oleh masyarakat Jepang dan Korea, setiap orang yang ada dapat bekerja, tinggal, dan berekreasi di kawasan Lippo Cikarang," tambahnya.


Sementara itu, Fuad C Khadir, Ketua Komunitas Alumni Jepang Indonesia (KAJI) yang menjadi penyelenggara acara festival ini mengatakan, kegiatan "Sakura Matsuri" diharapkan bisa menjadi penguat hubungan antara kedua pihak.


"Lewat acara ini, masyarakat Indonesia bisa lebih mengenal dan memahami budaya Jepang dalam berbagai bidang kehidupan," kata dia.


Fuad menambahkan, acara yang mendapat dukungan dari Lippo Cikarang sebagai tuan rumah dan sponsor utama, Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, serta Komunitas dan Perusahaan Jepang di Indonesia ini, menargetkan dapat meraih sekitar 30.000 pengunjung, selama dua hari acara festival.


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Yunita Bantah Pernikahannya dengan Daus Mini Adalah Kawin Kontrak

Written By Unknown on Friday, April 25, 2014 | 4:46 PM


Jakarta - Kabar miring terkait pernikahan pelawak bertubuh mungil Daus Mini dan Yunita Lestari, yang kini telah diambang perceraian kembali beredar. Menurut kabar, pernikahan yang dilangsungkan Daus Mini dan Yunita hanyalah sebatas 'kawin kontrak' saja. Namun hal itu langsung dibantah tegas oleh Yunita, saat ditemui usai mengisi acara di studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (24/4) sore.


"Kalau isu kawin kontrak itu gak benar, mas. Kalau memang kawin kontrak pasti cukup hanya setahun saja kali," ungkap Yunita.


Dilanjutkan Yunita, isu kawin kontrak tersebut telah mengganggu pikirannya, yang kini tengah move on pasca prahara yang terjadi di rumah tangganya dengan Daus Mini.


"Jelas berpengaruh. Saya lagi mencoba move on. Ini malah nambah masalah baru. Yang jelas kalau masalah kawin kontrak itu gak benar dan mengada-ada," lanjutnya.


Dijelaskan pula oleh ibu satu anak itu, meski proses perceraiannya belum selesai, namun Yunita telah menganggap Daus Mini hanya sebatas saudara saja, bukan lagi suami.


"Perasaannya cuma kayak saudara, sudah nggak ada kata rujuk. Meski begitu, sejauh ini komunikasi kita tetap lancar kalau masalah anak. Dan kita akan tetap berbagi apapun yang berkaitan dengan anak," tutup Yunita.


4:46 PM | 0 komentar | Read More

Penyanyi Korea Eru Ajak Anak Yatim di Konser Keduanya

Written By Unknown on Thursday, April 24, 2014 | 4:46 PM


Jakarta - Penyanyi pop asal Korea Selatan, Eru, siap menggelar konser keduanya bertajuk "Hide and Seek" di Lapangan D Senayan, Jakarta, pada 16 Mei mendatang.


Pelantun lagu "Black Glasses" ini mengaku sangat bahagia dan antusias bisa mengelar konser kembali di Indonesia sekaligus bertemu para penggemarnya. Eru rencananya akan mengajak anak-anak kurang mampu untuk turut menikmati waktu bersama menonton aksi panggungnya.


”Untuk konser, konsepnya Hide and Seek. Jadi saya akan menghilang dari panggung sebentar, lalu muncul dari sisi panggung berbeda. Ini buat penonton penasaran. Nanti akan membawakan lagu dari album lama dengan sentuhan berbeda. Saya tidak memiliki single atau album terbaru tahun ini, jadi lagu lama diaransemen lebih dramatis,” katanya di Mall Lotte Avenue, Jakarta, Rabu (23/4).


Penyanyi Korea yang pernah berduet dengan komedian Sule ini masih merahasiakan konsep asli konsernya. Namun, ia menjanjikan pertunjukannya akan menjadi hal yang spektakuler.


Konser keduanya kali ini merupakan salah satu dari rangkaian acara ulang tahun pertama pusat perbelanjaan bebas bea Lotte di Jakarta dan ia ditunjuk menjadi duta di Indonesia.


"Ini pertama kalinya bagiku, dan aku akan menjalani peranku sebagai brand ambassador Lotte Duty Free di Lotte Shopping Avenue, Jakarta. Aku merasa tersanjung terpilih sebagai ambassador. Ini kesempatan yang besar bagiku,” ucapnya bangga.


Rencananya, pria yang pernah membintangi film Indonesia "Hello Goodbye" (2012) ini akan menyanyikan 20 lagu dalam konsernya, baik lagunya sendiri maupun lagu dari penyanyi pop Korea lain, seperti Super Junior dan 2PM.


"Karena saat ini belum punya single baru, jadi selain menyanyikan laguku sendiri, saya juga akan menyanyikan lagu-lagu milik orang lain, seperti milik Super Junior. Tapi tentu saja saya akan menyanyikannya dengan gayaku sendiri," ungkap dia yang dalam konsernya juga akan dimeriahkan oleh band asal Indonesia, yaitu Ada Band dan RAN.


Pria yang bernama nama asli Jo Sung-Hyun ini memulai debutnya pada 2005 dengan album berjudul "Begin to Breath". Hingga saat ini, Eru telah merilis sepuluh album termasuk empat album single.


Namanya semakin dikenal di Indonesia sejak beradu akting dengan Atiqah Hasiholan lewat film kerjasama Indonesia dan Korea Selatan "Hello Goodbye", apalagi dirinya cukup fasih berbahasa Indonesia dengan baik.


4:46 PM | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger