Tolak DPR Malas Jadi Caleg, Ruhut Minta BK Buka Absensi DPR

Written By Kome land on Wednesday, May 8, 2013 | 4:39 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Politikus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, meminta partai-partai politik memberikan sanksi tegas kepada para anggota Dewan yang kerap membolos dengan tidak mencalonkan mereka kembali Pemilihan Umum 2014. Ruhut meminta Badan Kehormatan (BK) DPR untuk membuka absensi para anggota Dewan yang sebagian besar maju lagi sebagai caleg ini.


"Saya setuju, biar BK juga kelihatan fungsinya. Dibuka saja itu absensinya, supaya kelihatan yang tukang bolos siapa. Jangan sampai kita beli kucing dalam karung," ujar Ruhut di Kompleks Parlemen, Rabu (8/5/2013).


Ruhut menuturkan, partai juga jangan tinggal diam melihat kemalasan para anggotanya. Sebagai sanksi, partai politik seharusnya tidak lagi mencalonkan anggotanya yang pemalas. "Mencalonkan anggota DPR yang pemalas sama saja merugikan partai itu sendiri. Ini persoalan disiplin kita sebagai wakil rakyat," ujar Ruhut.


Ruhut menyatakan, anggota Dewan itu sebaiknya menyadari kemampuan dirinya sehingga tak perlu maju lagi. "Jangan sampai karena hanya satu orang, bisa merusak 500-an caleg lainnya. Bisa bahaya itu," kata advokat yang juga bintang film ini.


Politikus PDI Perjuangan, Sukur Nababan, kembali maju sebagai bakal calon anggota legislatif periode 2014-2019. Selama menjadi anggota DPR periode ini, Sukur kerap tak hadir dalam rapat komisi hingga rapat paripurna. Sukur pun sudah pernah dipanggil Badan Kehormatan DPR akibat ulahnya membolos itu.


Berdasarkan data bakal caleg yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sukur maju sebagai bakal caleg dari daerah pemilihan Jawa Barat VI dengan nomor urut nomor 1. Di daerah pemilihan itu, Sukur maju bersama bakal caleg lain dari PDI Perjuangan, seperti Riad Oscha Chalik (nomor urut 2), Aprileny (3), Romy Bareno (4), Noer Fajriensyah (5), dan Risa Mariska (6).


Pada periode 2009-2014 ini, Sukur juga tetap berada di daerah pemilihan yang sama. Namun, untuk pemilu mendatang, saingan Sukur dari partai lain cukup kuat. Daerah pemilihan Jawa Barat VI diisi tokoh-tokoh, antara lain Bendahara Umum Partai Keadilan Sejahtera Mahfudz Abdurrahman hingga kalangan artis, seperti Akri "Patrio" dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Derry Drajat (Partai Gerindra), dan Lucky Hakim (Partai Amanat Nasional).


Selama menjadi anggota DPR, Sukur jarang terlihat hadir dalam rapat komisi hingga rapat paripurna. Dia bahkan sudah enam kali berturut-turut tidak menghadiri rapat apa pun di DPR. Hal inilah yang membuat BK DPR akhirnya bertindak. Surat panggilan pun dilayangkan BK DPR kepada Sukur pada Februari lalu, tetapi dia tidak hadir dengan alasan sakit.












Anda sedang membaca artikel tentang

Tolak DPR Malas Jadi Caleg, Ruhut Minta BK Buka Absensi DPR

Dengan url

http://householdfinancialproblems.blogspot.com/2013/05/tolak-dpr-malas-jadi-caleg-ruhut-minta.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Tolak DPR Malas Jadi Caleg, Ruhut Minta BK Buka Absensi DPR

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Tolak DPR Malas Jadi Caleg, Ruhut Minta BK Buka Absensi DPR

sebagai sumbernya

0 komentar:

Post a Comment

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger